MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 23 Februari 2018 11:26
Ular Bikin Listrik Padam
GERAK CEPAT: Seorang petugas memanjat untuk membersihkan bangkai ular yang menempel di jaringan PLN yang diketahui sebagai penyebab listrik padam siang kemarin (22/2).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Masyarakat Tanjung Redeb dan sekitarnya tampak gusar siang kemarin (22/2). Penyebabnya, aliran listrik yang sudah menjadi kebutuhan dasar, tiba-tiba padam sekitar pukul 13.30 Wita hingga sekitar empat jam.

Aktivitas masyarakat pun terganggu. Bahkan dikatakan Eny, warga Jalan Pulau Derawan, Kecamatan Tanjung Redeb, dirinya merasa dirugikan. Sebabnya, usaha air minum miliknya harus terhenti sementara akibat padamnya listrik.

“Ya tidak bisa apa-apa, pasrah saja. Karena alat (mesin air minum isi ulang, red) yang saya gunakan memang harus menggunakan listrik," katanya kepada Berau Post, Kamis (22/2).

Hal serupa diutarakan Sari, warga Tanjung Redeb lainnya. Akibat pemadaman listrik kemarin, usaha laundry yang digelutinya juga terhenti sementara. Karena mesin cuci yang digunakannya tak bisa berfungsi. "Sebenarnya sudah lama tidak mati lampu. Kalau pun mati, paling beberapa menit saja tak selama kali ini," ujarnya.

Dikonfirmasi, Manajer PLN Rayon Tanjung Redeb, Teguh Oktavianto, memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan akibat pemadaman listrik total siang kemarin.

Ia mengungkapkan, pemadaman listrik disebabkan terjadinya korsleting atau ledakan kecil di tower yang berada di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati.

Awalnya ia menerangkan, butuh waktu sekitar dua jam untuk perbaikan dan pemulihan, setelah ditemukannya penyebab korsleting listrik tersebut. "Namun tidak sampai dua jam, melainkan hanya satu jam saja," katanya.

Perihal penyebab ledakan, Teguh menyebut disebabkan oleh seekor ular. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya hewan reptil tersebut di atas tower. "Petugas kami di lapangan menemukan keberadaan seekor ular di tower. Dan kondisinya sudah kempes, tinggal kulit saja lagi," jelasnya singkat. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:45

Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:56

Pertamina Ultimatum Pengetap BBM

TANJUNG REDEB - Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*