MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 07 Maret 2018 11:43
Kemendagri “Batalkan” Mutasi Tiga Pejabat Disdukcapil
GARA-GARA SISTEM TERGANGGU: Masyarakat selalu memenuhi ruang pelayanan Disdukcapil Berau. Bahkan agar tidak menumpuk di dalam gedung, petugas Disdukcapil juga membuka pos pelayanan di halaman gedung, karena membludaknya masyarakat mengurus administrasi kependudukan setiap harinya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, telah mencabut tiga Surat Keputusan (SK) mutasi yang sebelumnya diterbitkan Bupati Berau terhadap tiga pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau. Pencabutan ini ditengarai karena adanya surat teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) perihal mutasi pejabat Disdukcapil tersebut, 2017 lalu.

Menurut Kepala BKPP Berau Abdul Rifai, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas surat teguran yang dilayangkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri kepada pihaknya. Hal itu juga yang diduga membuat sistem pelayanan administrasi kependudukan Disdukcapil Berau selalu mengalami gangguan dalam beberapa pekan terakhir, karena tidak bisa mengakses koneksi di Kemendagri.

Pasalnya, pemindahan tiga pejabat Disdukcapil yang dilakukan sebelumnya, belum disetujui Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Ketiga pejabat Disdukcapil yang sebelumnya dimutasi yakni, dua kepala bidang yang dipindah ke instansi lain. Serta satu pejabat diberikan promosi. “SK tiga pejabat ini sudah kami cabut dan mereka telah kembali lagi ke Disdukcapil,” katanya kepada Berau Post, Selasa (6/3).

Namun, meskipun telah dikembalikan ke posisinya semula, Rifai menerangkan ketiga pejabat tersebut akan kembali dimutasi sesuai SK yang sebelumnya diterbitkan, bila sudah mendapat persetujuan Dirjen Dukcapil.

Pihaknya juga sudah mengusulkan kembali ketiga nama tersebut melalui Pemprov Kalimantan Timur, agar bisa dimutasi.

“Usulan ini juga sudah ditandatangani Pak Bupati. Dan dari informasi Dirjen Dukcapil, persetujuan itu akan selesai paling lambat dua minggu,” ucapnya.

“Kemudian apabila sudah disetujui, maka ketiga pejabat itu akan kembali dilantik,” tambahnya.

Rifai mengungkapkan, untuk proses pemindahan atau mutasi terhadap pegawai atau pejabat di Disdukcapil, harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Dirjen Dukcapil. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 76 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat pada Unit Kerja yang Menangani Urusan Administrasi Kependudukan di Provinsi dan Kabupaten atau Kota.

“Kami berharap segera disetujui. Sebab ini mengenai pelayanan umum bagi masyarakat dan harus segera diselesaikan,” tandasnya.

Sebelumnya, akibat belum mendapat persetujuannya mutasi tiga pejabat Disdukcapil pada 2017 lalu, Kemendagri memberi sanksi kepada Pemkab Berau dengan memutus Jaringan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Disdukcapil Berau. Hal ini pun berdampak terhadap pelayanan umum kepada masyarakat.

Dikatakan Kepala Bidang Penduduk dan Catatan Sipil Disdukcapil Berau Masgul, jaringan SIAK di Disdukcapil Berau mengalami gangguan dan berdampak pada proses pencetakan KTP el. Sehingga membuat pelayanan pembuatan KTP el terlambat.

"Saat ini terjadi gangguan jaringan dari pusat, sehingga server tidak dapat melakukan proses pembuatan KTP el. Jadi, kami hanya memberikan surat keterangan pengganti KTP," jelasnya.

Lanjutnya, untuk surat keterangan pengganti KTP el, dapat dipergunakan dalam segala keperluan, karena resmi diterbitkan dari Kemeterian Dalam Negeri, apabila terjadi permasalahan di setiap daerah.

"Dapat dipergunakan untuk berbagai kepentingan umum seperti, perbankan, keimigrasian, asuransi, pemilu, dan lainnya," katanya.

Pihaknya berharap, para pemohon KTP el bersabar, lantaran proses pencetakan belum bisa dilakukan. "Kami sudah berusaha memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk keperluan masyarakat di Berau," tutupnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .