MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 07 Maret 2018 11:43
Kemendagri “Batalkan” Mutasi Tiga Pejabat Disdukcapil
GARA-GARA SISTEM TERGANGGU: Masyarakat selalu memenuhi ruang pelayanan Disdukcapil Berau. Bahkan agar tidak menumpuk di dalam gedung, petugas Disdukcapil juga membuka pos pelayanan di halaman gedung, karena membludaknya masyarakat mengurus administrasi kependudukan setiap harinya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, telah mencabut tiga Surat Keputusan (SK) mutasi yang sebelumnya diterbitkan Bupati Berau terhadap tiga pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau. Pencabutan ini ditengarai karena adanya surat teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) perihal mutasi pejabat Disdukcapil tersebut, 2017 lalu.

Menurut Kepala BKPP Berau Abdul Rifai, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas surat teguran yang dilayangkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri kepada pihaknya. Hal itu juga yang diduga membuat sistem pelayanan administrasi kependudukan Disdukcapil Berau selalu mengalami gangguan dalam beberapa pekan terakhir, karena tidak bisa mengakses koneksi di Kemendagri.

Pasalnya, pemindahan tiga pejabat Disdukcapil yang dilakukan sebelumnya, belum disetujui Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Ketiga pejabat Disdukcapil yang sebelumnya dimutasi yakni, dua kepala bidang yang dipindah ke instansi lain. Serta satu pejabat diberikan promosi. “SK tiga pejabat ini sudah kami cabut dan mereka telah kembali lagi ke Disdukcapil,” katanya kepada Berau Post, Selasa (6/3).

Namun, meskipun telah dikembalikan ke posisinya semula, Rifai menerangkan ketiga pejabat tersebut akan kembali dimutasi sesuai SK yang sebelumnya diterbitkan, bila sudah mendapat persetujuan Dirjen Dukcapil.

Pihaknya juga sudah mengusulkan kembali ketiga nama tersebut melalui Pemprov Kalimantan Timur, agar bisa dimutasi.

“Usulan ini juga sudah ditandatangani Pak Bupati. Dan dari informasi Dirjen Dukcapil, persetujuan itu akan selesai paling lambat dua minggu,” ucapnya.

“Kemudian apabila sudah disetujui, maka ketiga pejabat itu akan kembali dilantik,” tambahnya.

Rifai mengungkapkan, untuk proses pemindahan atau mutasi terhadap pegawai atau pejabat di Disdukcapil, harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Dirjen Dukcapil. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 76 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat pada Unit Kerja yang Menangani Urusan Administrasi Kependudukan di Provinsi dan Kabupaten atau Kota.

“Kami berharap segera disetujui. Sebab ini mengenai pelayanan umum bagi masyarakat dan harus segera diselesaikan,” tandasnya.

Sebelumnya, akibat belum mendapat persetujuannya mutasi tiga pejabat Disdukcapil pada 2017 lalu, Kemendagri memberi sanksi kepada Pemkab Berau dengan memutus Jaringan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Disdukcapil Berau. Hal ini pun berdampak terhadap pelayanan umum kepada masyarakat.

Dikatakan Kepala Bidang Penduduk dan Catatan Sipil Disdukcapil Berau Masgul, jaringan SIAK di Disdukcapil Berau mengalami gangguan dan berdampak pada proses pencetakan KTP el. Sehingga membuat pelayanan pembuatan KTP el terlambat.

"Saat ini terjadi gangguan jaringan dari pusat, sehingga server tidak dapat melakukan proses pembuatan KTP el. Jadi, kami hanya memberikan surat keterangan pengganti KTP," jelasnya.

Lanjutnya, untuk surat keterangan pengganti KTP el, dapat dipergunakan dalam segala keperluan, karena resmi diterbitkan dari Kemeterian Dalam Negeri, apabila terjadi permasalahan di setiap daerah.

"Dapat dipergunakan untuk berbagai kepentingan umum seperti, perbankan, keimigrasian, asuransi, pemilu, dan lainnya," katanya.

Pihaknya berharap, para pemohon KTP el bersabar, lantaran proses pencetakan belum bisa dilakukan. "Kami sudah berusaha memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk keperluan masyarakat di Berau," tutupnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 01:05

Diduga Martin B-10

BANGKAI pesawat di gunung Kampung Long Keluh, diduga kuat berjenis bomber medium, yakni Martin B-10…

Jumat, 17 Agustus 2018 01:02

Misteri Gunung Pesawat

KUNG  PHONG (Gunung Besar) di Kampung Long Keluh, Kecamatan Kelay, masih menyimpan misteri tentang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:03

Dewan Pengawas Bisa “Memaksa”

TANJUNG REDEB - Memegang amanat sebagai Dewan Pengawas pada sebuah Perusahaan Daerah (Perusda), disebut…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:00

Disiplin Berlatih, Hanya Kalah dari Pelari Mancanegara

Olahraga lari, selain menjadi hobi yang sehat, juga menjadi motivasi untuk mencatatkan prestasi dan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:57

KPU Dinilai Tertutup

TANJUNG REDEB - Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak)…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:50

Harus Jalin Kerja Sama dengan Dokter Spesialis

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Berau Johansyah, mengakui…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:58

Dua Sekolah Minta Ditunda

TANJUNG REDEB – Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, tengah gencar…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:55

RSUD Jadi “Tumbal” BPJS Lagi, Nurmin: Kita yang Dibenturkan dengan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, kembali  terkena getah dari aturan…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:53

Tolak Disebut Kecolongan

TANJUNG REDEB - Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Ramlan Asri, menolak…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:52

Wadah Bakat Muda, Lapangan Latihan Sering Kebanjiran

Melihat besarnya antusias anak-anak Kampung Pegat Batumbuk bermain sepak bola, mendorong Hamsah untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .