MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

ALL SPORT

Rabu, 07 Maret 2018 12:19
Butuh Lawan Tanding
LATIHAN REGULER: Petenis muda Berau, sedang berlatih di Lapangan Tenis, Jalan Cendana, Tanjung Redeb beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VI/2018 di Kutai Timur, cabang olahraga permainan paling kesulitan dalam melakukan permainan.

Pasalnya, dalam melakukan persiapan, para atlet olahraga permainan membutuhkan lawan tanding demi menambah kematangan dalam bertanding.

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Berau, Iwan Rifani Wijaya mengatakan, sejumlah atletnya bahkan berlatih di luar daerah demi mendapat lawan tanding lebih banyak.

“Sebab, jika hanya di Berau, para atlet tersebut sudah menjadi yang paling hebat. Seperti Habibie Wahid tidak memiliki lawan lagi di sini. Jadi demi meningkatkan permainannya, dia sampai berlatih di Jerman,” katanya.

Hal serupa juga dialami para petenis Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau. Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau Juliansyah mengatakan, khusus untuk atlet muda berlatih bersama petenis senior.

Namun, khusus petenis senior yang sudah bekerja di Berau, sulit untuk bisa mendapat lawan sepadan. Sehingga ketika latihan ujar Juliansyah, para atlet tenis senior hanya menjaga kebugaran fisik dan akurasi pukulan. “Namun, untuk bisa benar-benar mematangkan permainan atlet tenis saya butuh kompetisi. Terutama para atlet senior,” jelasnya.

Pelti Berau terang Juliansyah masih terbantu dengan sejumlah turnamen tenis yang digelar oleh pihak swasta. Seperti bulan ini, akan ada open tournament yang dihelat oleh perusahaan swasta.

“Kami masih beruntung ada atlet luar daerah yang datang ke sini untuk bertanding. Namun, untuk bisa mengirim atlet ke turnamen tenis yang lebih besar selain kejurprov rasanya sulit,” ujar pria yang menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemkab Berau ini.

Terkait persiapan atlet jelang porprov, Pelti Berau terang Juliansyah masih belum menyusun program. Pihaknya akan berkonsultasi dahulu dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, terkait program training center (TC). Para petenis ujarnya, membutuhkan sparing di sejumlah daerah demi meningkatkan teknik, permainan dan mental saat TC.

“Kami lihat dan pelajari dahulu bagaimana program TC dari KONI. Nanti baru disesuaikan dengan kebutuhan atlet. Tapi, para atlet masih terus berlatih demi memantapkan fisik dan akurasi pukulan,” pungkasnya. (rio2)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 13:25

Targetkan Tembus PON 2022

TANJUNG REDEB – Bawa pulang satu medali emas dan satu…

Selasa, 11 Desember 2018 13:43

Tambah Tiga Emas dari Panahan

TANJUNG REDEB – Tambahan satu medali emas di perhelatan Pekan…

Senin, 10 Desember 2018 14:21

Emas Tambahan dari Kriket

TANJUNG REDEB – Tim kriket putri Berau mampu menambah medali…

Sabtu, 08 Desember 2018 14:04

Atletik Amankan 25 Medali

TANJUNG REDEB - Cabang  Olahraga atletik mampu menjadi penyumbang medali…

Kamis, 06 Desember 2018 13:43

Layar Optimistis Lampaui Target

TANJUNG REDEB – Cabor layar semakin percaya diri mampu melebihi…

Kamis, 06 Desember 2018 13:41

Rizki Sapu Bersih Medali Emas

TANJUNG REDEB – Pebalap sepeda andalan Berau, Rizki Hidayatul Fadli,…

Rabu, 05 Desember 2018 12:35

Berau Jaga Kans Juara Umum

TANJUNG REDEB – Atlet-atlet layar andalan Bumi Batiwakkal – punya…

Selasa, 04 Desember 2018 13:36

Emas Keenam dari Sepeda

TANJUNG REDEB – Pesepeda andalan Bumi Batiwakkal Rizki Hidayatul Fadli,…

Senin, 03 Desember 2018 13:18

Emas Pertama dari Sepatu Roda

TANJUNG REDEB – Cabang olahraga sepatu roda menjadi yang pertama…

Senin, 03 Desember 2018 13:13

Hari Ini, Cabor Layar Dipertandingkan

PERTANDINGAN untuk cabang olahraga layar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .