MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 08 Maret 2018 11:34
JPU Ajukan Kasasi, Atas Vonis Bebas Sopian yang Diduga Menyetubuhi Anak Kandungnya
Daud Zakariah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Setelah Sopian Hari (42) divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung.

Dikatakan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Berau, Daud Zakariah, saat ini pihaknya tengah berproses untuk mengirim memori kasasi ke PN Tanjung Redeb yang selanjutnya akan dikirim ke Mahkamah Agung (MA).

Proses kasasi di Mahkamah Agung, ujar Daud, umumnya tergantung pada lamanya penahanan atau proses hukum terhadap terdakwa. Terlebih di MA juga terjadi penumpukan berkas perkara.

“Tapi saya tidak tahu ini apakah tetap menjadi prioritas di Mahkamah Agung, itu kembali ke mereka. Kami tidak berhak mengintervensi. Tapi kami harap bisa cepat diproses. Biasanya 2-3 bulan baru ada putusan,” beber Daud yang ditemui di ruang kerjanya kemarin (7/3).

Pihaknya tetap berkeyakinan, terdakwa melakukan perbuatan menyetubuhi korban yang masih di bawah umur, terbukti adanya. “Harapan kami minta dihukum sesuai tuntutan kami yakni 10 tahun. Tapi kembali ke pihak mereka (MA). Apakah diputus sesuai dengan apa yang kami tuntut. Atau memutus tetap bebas sesuai dengan putusan Majelis Hakim yang di sini,” ungkapnya.

Pihaknya juga terkejut mendengar putusan Majelis Hakim yang memvonis bebas Sopian, warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, Tanjung Redeb itu. Karena segala yang berkenaan dengan bukti dan pernyataan para saksi, jelas membuktikan terdakwa benar telah menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun.

“Padahal bukti dan keterangan para saksi sudah sangat jelas. Saat proses penyidikan tanpa paksaan diakui oleh korban maupun terdakwa sendiri, bahwa korban disetubuhi dan bapaknya sendiri mengakui menyetubuhi anaknya,” katanya.

Bahkan hasil asesmen dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Berau, menyatakan anak tersebut memang menjadi korban “birahi” ayahnya sendiri.

“Saat putusan korban mengaku tidak diperkosa. Padahal bukti ada, visum ada, alat rekaman medik itu ada. Pengakuan asesmen dari P2TP2A Berau juga ada, bahkan rekaman pengakuan dari korban maupun terdakwa, telah menyatakan sama-sama mengaku. Digauli dan menggauli. Jadi semuanya tidak ada yang meringankan,” pungkasnya.

Namun Majelis Hakim berpendapat lain dan mengabaikan keterangan saksi, dan alat bukti surat saat pihaknya melemparkan pernyataan itu. Alasannya bahwa korban telah mencabut laporan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dalam berkas perkara saat di persidangan.

“Jika melihat dari fakta hukumnya ternyata benar, ada melakukan tindak pidana asusila itu. Hanya saja pendapat hakim lain. Karena korban tidak mengakui, dan telah mencabut BAP itu. Akhirnya terdakwa yang kami tahan, juga mengaku tidak pernah melakukan hubungan badan dengan anaknya,” ungkapnya.

Pihaknya berasumsi korban mendapat tekanan dari orangtuanya. “Kami dengarnya begitu,” singkatnya.

Terlebih, tindakan asusila tersebut bukan kali pertama diterima korban, tapi sudah berulang kali. “Ya, mungkin karena faktor ekonomi, makanya korban tidak mengakui dan mencabut BAP itu. Tapi di luar apapun itu, yang namanya asusila, itu bukanlah tindakan yang wajar. Biadab namanya,” tambahnya. (*/mar/udi)


BACA JUGA

Minggu, 17 Juni 2018 15:21
BREAKING NEWS

JANGAN DITIRU..!! Lebaran, Pengendara Motor Banyak Tak Pakai Helm

TANJUNG REDEB - Mulai hari pertama hingga ketiga lebaran, masih banyak pengendara motor tidak menggunakan…

Sabtu, 16 Juni 2018 16:50

30 Petugas Dishub Siaga di Lima Posko Mudik Lebaran

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan Berau, kerahkan 30 anggotanya guna menyukseskan arus mudik Lebaran…

Sabtu, 16 Juni 2018 12:15

Pembesuk Membeludak, Rutan Batasi Waktu

TANJUNG REDEB - Pembesuk pada hari kedua Lebaran di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IB membeludak,…

Jumat, 15 Juni 2018 18:15

Pembesuk Membeludak, Penjagaan Rutan Diperketat

TANJUNG REDEB – Pengaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb diperketat. …

Jumat, 15 Juni 2018 16:31

Momen Lebaran, Lokasi Wisata Ramai

SAMBALIUNG - Meski tengah dalam suasana Idul Fitri, namun tak menyurutkan antusias masyarakat untuk…

Jumat, 15 Juni 2018 12:27

BERKAH..!! Idulfitri, Empat Narapidana Hirup Udara Segar

TANJUNG REDEB – Ada 369 narapidana (Napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb…

Jumat, 15 Juni 2018 08:32
BREAKING NEWS

Semangat Salat Idulfitri Meski Hujan

TANJUNG REDEB - Hujan yang menguyur Bumi Batiwakkal sejak dini hari tidak melunturkan semangat umat…

Jumat, 15 Juni 2018 08:25
BREAKING NEWS

Kebakaran di Lamin Diduga karena Korsleting Listrik

TELUK BAYUR - Kebakaran di kawasan Lamin, Kecamatan Teluk Bayur merupakan rumah sewa milik Suroto. Diduga…

Jumat, 15 Juni 2018 05:06
BREAKING NEWS

Teluk Bayur Kebakaran Lagi, Rumah di Lamin Hangus

TELUK BAYUR - Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (15/6). Setelah sebelumnya di…

Kamis, 14 Juni 2018 22:15
BREAKING NEWS

Kumandang Takbir hingga Pesisir

TALISAYAN - Tak mau kalah, Kecamatan Talisayan juga mengumandangkan takbir dengan konvoi kendaraan keliling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .