MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Kamis, 08 Maret 2018 11:53
Camat Bakal Sidak Pedagang Elpiji

Terkait Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp 55 Ribu

TAK TEPAT SASARAN: Pemerintah Kecematan Talisayan menduga ada oknum yang bermain terhadap kelangkaan elpiji 3 kg saat ini.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Persoalan tingginya harga elpiji 3 kilogram (kg) mencapai Rp 55 ribu per tabung membuat Camat Talisayan, David Pamuji akan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sejumlah pedagang elpiji di sepuluh perkampungan di wilayah kerjanya akan dikunjungi untuk dimintai keterangan.

Pamuji mensinyalir ada oknum pedagang yang memanfaatkan kelangkaan elpiji tiga kilogram untuk meraup keuntungan, dengan mematok harga tinggi. Tingginya elpiji melon terutama berada di wilayah perkampungan.

“Beberapa hari lalu, kami meminta data penyalur elpiji dari agen resmi. Ini lah yang menjadi acuan kami melakukan sidak nantinya. Karena ini sudah meresahkan masyarakat,” katanya kepada Berau Post, Rabu (7/3).

Jika mendapat penjual elpiji 3 kg dengan harga tinggi, Pamuji langsung mengambil tindakan dengan cara memberi surat teguran bahkan hingga melalui jalur hukum. Mengingat, elpiji tiga kilogram merupakan bantuan pemerintah hanya untuk masyarakat tidak mampu.

Ia menerangkan, menjual elpiji 3 kg tidak dilarang. Namun, harus mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. “Harusnya subsidi meringankan beban masyarakat tidak mampu. Bukan malah memberatkan dengan harga tidak wajar. Itu sama saja melakukan bisnis ilegal,”sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pemerintah kampung untuk mengawasi harga jual elpiji. Sebab, elpiji merupakan kebutuhan utama masyarakat.

Melakukan pengawasan juga bertujuan, agar penyaluran elpiji tiga kg tepat sasaran. “Pemerintah kampung juga harus memberikan pemahaman kepada pedagang di daerahnya. Mana masyarakat yang bisa mendapatkan dan yang tidak. Masalah ini akan segera saya bicarakan dan tindaklanjuti,” jelasnya.

Terkait kurangnya elpiji bersubsidi, pihaknya akan melakukan rekomendasi dukungan penambahan kuota elpiji agen di Talisayan kepada Pemkab Berau untuk diajukan ke PT Pertamina (Persero).

“Disetujui atau tidaknya, diserahkan kepada Pemkab Berau. Kalau masalah kekurangan pasti, mengingat jumlah penduduk di wilayah ini terus bertambah tiap tahunnya,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .