MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 09 Maret 2018 13:43
Pembukaan Jalan Sisa 3.000 Meter

Proyek MYC Peningkatan Jalan Teluk Harapan-Teluk Alulu

BUKA AKSES: Proyek peningkatan jalan di lokasi Kampung Teluk Harapan yang sudah masuk dalam tahap agregat, sementara di wilayah Teluk Alulu baru pembukaan jalan.

PROKAL.CO, MARATUA – Proyek tahun jamak (Multi Years Contract) peningkatan jalan di Kecamatan Maratua, tepatnya antara Kampung Teluk Harapan-Teluk Alulu, terus dikebut.

Disebutkan Site Manager PT Pelita Shakti, Budi Sutikno, proyek yang dikerjakan dari wilayah Teluk Harapan ke Teluk Alulu, sepanjang 10.025 meter dan lebar 5,5 meter. Pekerjaan dibagi menjadi dua, masing-masing 4.525 meter di wilayah Kampung Teluk Harapan, dan lingkungan dua sepanjang 5.500 meter di wilayah Kampung Teluk Alulu.

“Peningkatan jalan berupa pengaspalan lebih dari 10 kilometer (10.025 meter, red). Yang sudah diagregat sepanjang 4.525 meter,” ungkapnya kepada Berau Post saat meninjau pekerjaan jalan di Maratua, beberapa waktu lalu.

Sementara untuk lingkungan 2, dikatakan Budi, dari total yang akan dikerjakan 5.500 meter, jalan baru terbuka sepanjang 2.500 meter. Sementara sisanya sekitar 3.000 meter, ditargetkan kembali dikerjakan Maret ini. “Yang sepanjang 2.500 meter rencananya mau kami mulai agregat, kalau untuk pengaspalan nanti sekalian setelah jalan terbuka dan sudah agregat semua,” jelasnya.

Namun, kata Budi, tidak menutup kemungkinan jalan lingkungan 1 yang sudah agregat bisa lebih dahulu dilakukan pengaspalan jika fondasinya sudah kuat.

Terkait kendala pekerjaan, diakuinya cukup banyak, mulai dari meratakan gunung, cuaca dan mendatangkan material dari Palu. “Ada beberapa gunung yang harus dipangkas. Di lingkungan 2 ini sudah 1 gunung kami ratakan, sisanya kalau enggak salah masih ada 3 lagi,” ujarnya.

Kondisi geografis Pulau Maratua, sebagian besar merupakan batu karang, juga menjadi salah satu kendala. Untuk meratakan 1 gunung saja dengan tinggi sekitar 20 meter, pihaknya membutuhkan waktu sekitar 3 bulan.

“Alat berat sudah banyak yang rusak karena banyak bebatuan, gunung menjadi konsentrasi kami untuk dikerjakan,” tandasnya.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut Hendra, menyebutkan progres pekerjaan baru sekitar 25 persen. Dia optimistis pekerjaan bisa tepat waktu diselesaikan.

“Kalau terkait kendala yang disampaikan kontraktor itu memang benar, mulai dari medan, cuaca dan pengangkutan material. Doakan saja selesai semuanya tepat waktu,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, berharap proyek bisa diselesaikan sebelum tahun 2019. Apalagi, dengan adanya peningkatan jalan ini, membuka akses dua kampung yang sebelumnya sulit dilalui, sehingga dapat memudahkan masyarakat beraktivitas.

“Lebih dari itu, pembangunan jalan ini juga sebagai dukungan pembangunan infrastruktur pariwisata di Pulau Maratua,” pungkasnya. (app/udi)

 

PROYEK TAHUN JAMAK (MULTI YEARS CONCTRACT/MYC) PENINGKATAN JALAN MARATUA

  1. Bersumber dari APBD Berau senilai Rp 56 miliar
  2. Pekerjaan dimulai Agustus 2017 dan berakhir tahun 2019
  3. Dikerjakan PT Pelita Shakti
  4. Peningkatan jalan berupa aspal sepanjang 10.025 meter dengan lebar 5,5 meter
  5. Terbagi dua tahap pekerjaan:

-      Lingkungan 1 sepanjang 4.525 meter

-      Lingkungan 2 sepanjang 5.000 meter

  1. Menggunakan 14 unit alat berat
  2. Jumlah pekerja 33 orang
  3. Progres pekerjaan saat ini mencapai 25%
  4. Kendala pekerjaan:

-      Cuaca

-      Pengangkutan material dari selat Makassar dan Perairan Berau

-      Komunikasi sulit

-      Medan kerja batuan keras

-      Jarak yang jauh

 

Sumber: Kontraktor dan PPK


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 16:43

Yakin Bawa Pulang Tiga Medali Emas

Cabang olahraga Muay Thai merupakan salah satu cabor yang nyatakan kesiapannya di ajang Porprov 2018…

Selasa, 18 September 2018 16:40

Muncul Koperasi TKBM ‘Tandingan’

TANJUNG REDEB – Polemik antara buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung…

Selasa, 18 September 2018 16:39

12 Juli, Rustan Mundur dari Gerindra

Polemik mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW) Firmansyah, membuat komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 18 September 2018 16:33

Internal Demokrat Berau Memanas

TANJUNG REDEB – Keputusan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau yang menunjuk…

Selasa, 18 September 2018 16:20

Berpuasa, Widi Tertidur saat Berkendara

TANJUNG REDEB – Enam pengendara roda dua dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul…

Senin, 17 September 2018 15:27

Mogok Kerja Merugikan Masyarakat, K2 di Berau Diimbau Tak Ikut-ikutan

TANJUNG REDEB – Kembali mencuatnya rencana honorer kategori 2 (K2) se-Indonesia menggelar aksi…

Senin, 17 September 2018 13:58

Target Dua Emas, Matangkan Atlet di Bekasi

Dua emas menjadi target yang dicanangkan Perserosi Berau pada porprov nanti. Untuk mewujudkan itu, empat…

Senin, 17 September 2018 13:56

Ayo Makan Ikan!

TANJUNG REDEB – Ribuan masyarakat Berau berpesta pada Irau Manutung Jukut yang digelar di sepanjang…

Minggu, 16 September 2018 12:58

Hobi Terlarang Kicau Mania

POPULASINYA dianggap terancam punah, sebanyak 562 jenis burung masuk dalam 919 jenis tumbuhan dan satwa…

Minggu, 16 September 2018 12:52

Tak Pernah Pasang Target, Atlet Jalani TC tiap Hari

Menjadi salah satu cabor yang paling banyak mendulang medali, atlet atletik tidak pernah absen berlatih.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .