MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 09 Maret 2018 13:51
Tertibkan Truk Pengangkut Galian C
KOTOR: Kondisi Jalan Gunung Panjang yang terlihat tanah berceceran, akibat material yang jatuh dari truk, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB  - Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Berau, telah berusaha menertibkan truk pengangkut material galian C yang tidak menutup baknya saat melintas di jalan. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak saja pemilik kendaraan yang tidak taat aturan.

Kepala Dishub Berau, Abdurrahman mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat menyangkut aktivitas mengangkut muatan material dengan kendaraan terbuka yang dapat mengotori jalan.

Namun, lanjut Abdurrahman, di beberapa ruas jalan yang ada di seputaran Kota Tanjung Redeb masih ditemui sejumlah kendaraan dengan bak terbuka bermuatan material tanpa penutup, hingga materialnya berceceran di badan jalan. Aktivitas itu terlihat di Jalan Diponegoro, Jalan Dr Murjani II, Jalan Gunung Panjang hingga wilayah Teluk Bayur.

Menurutnya, material yang tumpah ke jalan juga membahayakan pengguna jalan yang lain. Jadi ditegaskan Abdurrahman, masih banyak sopir truk yang nakal dan tidak mematuhi aturan yang berlaku.

"Karena itu, Dishub Berau bersama Satlantas Polres kerap melakukan penindakan untuk menertibkan kendaraan pengangkut material galian C tanpa penutup bak," ujarnya.

Abdurrahman mengatakan, dari banyaknya truk pengangkut galian C, sebagian digunakan untuk proyek-proyek pemerintah. Karena itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.

Melalui DPUTR, pihaknya meminta agar kontraktor pelaksana proyek pemerintah mematuhi aturan dengan menutup bak kendaraannya yang mengangkut material galian C seperti pasir, batu dan tanah timbunan agar tidak berceceran di jalan.

Selain itu, untuk kendaraan yang melakukan aktivitas muat material bangunan, diharapkan tidak ugal-ugalan saat berkendara. Pasalnya, saat muat bahan material, kondisi kendaraan lebih sulit dikendalikan sehingga harus lebih berhati-hati.

“Muatan bahan material melewati jalan raya yang juga dilalui oleh masyarakat. Mereka tidak punya jalur khusus, karena itu kami harap pengemudi truk lebih pelan dan tidak bertindak ceroboh dalam mengemudi,” imbaunya.

Pihaknya juga mengimbau agar pengemudi truk atau kendaraan bak terbuka tidak digunakan untuk mengangkut orang. Larangan itu karena kendaraan terbuka berbahaya bagi keselamatan penumpang, dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

Karena itu, kata Abdurrahman, Dishub dan Satlantas akan terus melakukan pemantauan sejumlah ruas jalan, untuk meningkatkan kedisiplinan para pengendara. (sin/app)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .