MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Jumat, 09 Maret 2018 13:55
Keuangan Terbatas, Masyarakat Diminta Tetap Optimistis

Dewan Minta Pembangunan Ekonomi Diprioritaskan

PUNYA POTENSI: Sektor perikanan memiliki potensi besar, namun belum ditunjang infrastruktur yang memadai.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Banyaknya aspirasi masyarakat di wilayah pesisir selatan Berau yang belum bisa dijawab Pemkab Berau, menjadi perhatian Ketua DPRD Berau, Syarifatul Syadiah.

Sebagai wakil rakyat, Sari–sapaan karibnya- pun tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, kondisi keuangan daerah kini masih tipis. ”Keterbasan anggaran, membuat kami (DPRD, Red.) tidak bisa apa-apa,” katanya kepada Berau Post, belum lama ini.

Wanita berhijab itu meminta kepada seluruh pemerintah kampung di wilayah pesisir Berau untuk tidak patah semangat, dan mampu memaksimalkan Alokasi Dana Kampung (ADK). Meski, kucuran dana di perkampungan mengalami penurunan akibat dari defisit anggaran. “Kami hanya berpesan, gunakan ADK dengan sebaik mungkin sesuai skala prioritas,” pintanya.

Politisi Partai Golkar itu meminta, masyarakat tetap optimistis. Serta terus berusaha, sembari berdoa agar keuangan daerah secepatnya membaik. Sehingga berakibat kucuran anggaran di kecamatan maupun kampung dapat lebih besar gelontorkan. “Begitu pun dengan sejumlah usulan atau aspirasi masyarakat dapat segera dipenuhi oleh Pemkab Berau,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisi II DPRD Berau, Abdul Waris mengutarakan hal serupa. Ia mengatakan, usulan pembangunan semakin banyak, namun keuangan terbatas.

“Usulan itu mengambarkan optimisme. Meski kehilangan uang, optimisme mewujudkan aspirasi masyarakat jangan hilang. Semua usulan di Berau, merupakan optimisme kita untuk segera direalisasikan,” ucapnya.

Menurutnya, di tengah kondisi ini, pemerintah harus menentukan skala prioritas. Salah satunya infrastruktur berbasis ekonomi di pesisir harus dibangun. Karena, dari laut hingga darat potensi pesisir sangat luar biasa. Terutama pertanian dan perikanan.

Seperti halnya pembangunan akses jalan penghubung empat kampung eks transmigrasi yakni Kampung Suka Murya, Purnasari Jaya, Eka Sapta dan Sumber Mulya yang menggunakan metode tahun jamak. Itu, kata dia, merupakan akses penunjang sektor pertanian di Talisayan.

Namun yang kurang adalah, penunjang sektor perikanan. Sampai detik ini, di Kecamatan Talisayan belum memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kebutuhan infrastruktur juga berpengaruh kepada kesejahteraan nelayan.

Menurutnya, untuk membangun TPI di tengah keuangan pemerintah daerah saat ini tidak memungkinkan. Namun, ada langkah lain yang dapat ditempuh. Yakni dengan cara mengajukan permohonan pembangunan TPI kepada pemerintah pusat.

“Saya melihat, pembangunan berbasis ekonomi harus digeliatkan. Banyak sektor atau potensi yang belum dikelola dengan baik dan maksimal,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:08

Gara-Gara Ini, Stop Kembangkan Rumput Laut

TALISAYAN - Para petani rumput laut di Kampung Sumber Agung, Kecamatan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:16

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik

TANJUNG REDEB – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…

Selasa, 27 November 2018 13:48

Gas Elpiji 3 Kg Kosong?

TANJUNG REDEB – Gas elpiji 3 Kilogram (Kg) lagi sulit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .