MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 10 Maret 2018 10:09
PT MER Kantongi Izin Angkut-Jual

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kepala Bidang Pertambangan Umum, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Goenoeng Joko Hadi, menyebut Izin Usaha Pertambangan (IUP) Khusus yang dimiliki PT Mineral Energi Resource (MER), merupakan izin angkut-jual.

Izin tersebut diterangkan Goenoeng, dikeluarkan setelah adanya permohonan dari Korpri Berau selaku pemilik lahan. Dalam kajian yang diberikan Korpri Berau, lahan yang bakal dijadikan perumahan bagi para pegawai tersebut memiliki kandungan batu bara.

“Jadi kajian itu menjelaskan apabila tetap dibangun perumahan di atas lahan yang ada batu baranya, maka akan berbahaya bagi masyarakat sekitar,” katanya saat dihubungi Berau Post, Jumat (9/3).

Namun, karena Kopri tak memiliki kewenangan untuk melakukan pengerukan batu bara, maka PT MER ditunjuk melakukan pengeluaran batu bara, sekaligus pematangan lahan.

Goenoeng menyebutkan, sebelum IUP Khusus tersebut dikeluarkan, pihak PT MER telah membayar royalti kepada pemerintah. Sekaligus kewajiban yang harus dibayar setelah dikeluarkannya IUP khusus tersebut.

Meskipun tak mengetahui persis jumlah royalti yang telah dibayarkan, ia menjelaskan besarannya berdasar hasil rumusan kualitas batu bara yang diangkut dan harga patokan batu bara yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, terkait jangka waktu pengerukan batu bara, pihaknya tidak memberikan batasan waktu terhadap PT MER. Namun, tetap diperhitungkan dengan waktu pematangan lahan.

“Yang perlu diketahui juga, untuk IUP Khusus ini dari kami yang mengeluarkan izinnya. Sementara kalau untuk pematangan lahan, itu kewenangan dari pihak kabupaten,” tuturnya.

Mengurus IUP Khusus juga tidak instan. Butuh waktu cukup panjang. “Mengurus izin ini sebenarnya membutuhkan waktu lama. Tidak sebentar. Untuk PT Mineral Energi Resource saja perlu satu tahun proses pengurusan izin sampai keluar,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, aktivitas pengerukan batu bara di lokasi pematangan lahan, terjadi di Jalan Kedaung, Tanjung Redeb.

Hal itu diakui Kepala Bidang Amdal dan Hukum Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Lita Handiri. Dikatakan, pihaknya memang telah mengeluarkan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) untuk perusahaan tersebut, namun hanya untuk kegiatan pematangan lahan yang rencananya untuk pembangunan perumahan Korpri. 

Namun, perihal adanya kandungan batu bara di lokasi pembangunan, maka kegiatan pematangan lahan yang akan dilakukan, wajib berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim selaku pihak berwenang. “Untuk hal seperti ini yang sifatnya tergali, maka mereka harus berkoordinasi dengan ESDM Provinsi,” katanya kepada Berau Post, Selasa (6/3).

Dikonfirmasi, Direktur Operasional PT Mineral Energi Resource Gunawan Sumantri, memastikan pihaknya telah mengantongi IUP Khusus yang diterbitkan Gubernur Kaltim, untuk melakukan pengambilan batu bara di sekitar Jalan Kedaung, Kecamatan Tanjung Redeb.

Menurut Gunawan, kegiatan penambangan tersebut merupakan salah satu langkah untuk melakukan pematangan lahan, pada lokasi rencana proyek perumahan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Pihaknya, ujar Gunawan, telah mengurus perizinan kegiatan tersebut sejak lima tahun lalu. Termasuk IUP Khusus yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Satu Pintu (DPMSP) Provinsi Kaltim yang diterbitkan Desember 2017. “Ini adalah proyek pematangan lahan milik Korpri dengan luasan sekitar 7 hektare. Dan ini bukan penambangan,” katanya saat ditemui di sekitar lokasi pematangan lahan, Rabu (7/3).

Ia menjelaskan, setelah diketahui lokasi rencana pembangunan perumahan ada kandungan batu bara, maka sesuai ketentuan perundang-undangan, batu bara tersebut harus diambil untuk menghindari bahaya bagi masyarakat sekitar. Sehingga pematangan lahan harus didahului dengan pengambilan batu baranya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 16:31

Momen Lebaran, Lokasi Wisata Ramai

SAMBALIUNG - Meski tengah dalam suasana Idul Fitri, namun tak menyurutkan antusias masyarakat untuk…

Jumat, 15 Juni 2018 08:25
BREAKING NEWS

Kebakaran di Lamin Diduga karena Korsleting Listrik

TELUK BAYUR - Kebakaran di kawasan Lamin, Kecamatan Teluk Bayur merupakan rumah sewa milik Suroto. Diduga…

Jumat, 15 Juni 2018 05:06
BREAKING NEWS

Teluk Bayur Kebakaran Lagi, Rumah di Lamin Hangus

TELUK BAYUR - Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (15/6). Setelah sebelumnya di…

Kamis, 14 Juni 2018 22:15
BREAKING NEWS

Kumandang Takbir hingga Pesisir

TALISAYAN - Tak mau kalah, Kecamatan Talisayan juga mengumandangkan takbir dengan konvoi kendaraan keliling…

Kamis, 14 Juni 2018 21:24
BREAKING NEWS

Takbir Berkumandang di Ruas Jalan Tanjung Redeb

TANJUNG REDEB - Takbir keliling telah menghiasi beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb. Gema takbir pun…

Kamis, 14 Juni 2018 20:22
BREAKING NEWS

Kementerian Agama Tetapkan Besok Lebaran

TANJUNG REDEB - Setelah beberapa jam menggelar rapat sidang Isbat secara tertutup perihal penetapan…

Kamis, 14 Juni 2018 19:23
BREAKING NEWS

Jelang Idulfitri, Permakaman Ramai di Kunjungi

TANJUNG REDEB - Jelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat Berau khususnya Islam ramai berziarah di makam…

Kamis, 14 Juni 2018 13:57

Dari Surau Disulap Jadi Pesantren

Menempuh pendidikan agama Islam hingga ke Pakistan, menarik Muhammad Arifin menyalurkan ilmu yang didapatkannya…

Kamis, 14 Juni 2018 13:55

Jalur Kelay Paling Rawan

TANJUNG REDEB – Jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, menaruh perhatian terhadap kondisi jalan…

Kamis, 14 Juni 2018 13:52

Poros Berau-Bulungan, 22 Titik Rusak Parah

TINGGINYA arus lalu lintas angkutan darat dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Utara maupun sebaliknya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .