MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 10 Maret 2018 10:12
Membumikan Ekonomi Syariah
TINGKATKAN LITERASI: SPS dan JES bekerjasama dengan BNI 46 Syariah menggelar bincang-bincang dengan para jurnalis di Hotel Novotel, Balikpapan, Jumat (9/3).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Serikat Perusahaan Pers (SPS) bersama Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) dipelopori BNI 46 Syariah mengadakan bincang-bincang dengan para jurnalis di Hotel Novotel, Balikpapan, Jumat (9/3).

Kegiatan itu dilakukan demi meningkatkan literasi ekonomi syariah kepada masyarakat khususnya para pewarta.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur (Kaltim) Dwi Ariyanto mengatakan, tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk-produk ekonomi syariah di Bumi Etam hanya 3,6 persen. Nilai itu terangnya, masih sangat kecil jika dibandingkan inklusi keuangan ekonomi syariah yang mencapai 12,6 persen pada Januari 2018. Hal itu terangnya, membuat banyak masyarakat, masih awam terhadap produk-produk ekonomi syariah. “Artinya pertumbuhan secara bisnis cukup baik. Tapi tidak terhadap pemahaman,” katanya di sela-sela diskusi.

Sependapat, Manajer Moneter Bank Indonesia (BI) Balikpapan Joko Andono menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi syariah di Kota Minyak-sebutan Kota Balikpapan- cukup baik. Namun, masih kalah dengan bank konvesional. Oleh sebab itu, pertumbuhannya pun masih sangat rendah. Persoalan lain terangnya, karena jumlah cabang perbankan syariah di daerah masih sangat minim. Sementara, bank konvesional yang lebih dulu berkembang telah memiliki kantor cabang bahkan hingga pelosok perkampungan.

Untuk itulah SPS bersama JES yang didukung BNI 46 Syariah mengajak para pewarta menjadi agen dalam membantu pemerintah mengembangkan ekonomi syariah melalui literasi. Sebab, untuk ukuran negara yang mayoritas Islam, penggunaan terhadap produk-produk syariah hanya 5 persen secara nasional. Selisih 15 persen terhadap Malaysia, yang mencapai 20 persen.

Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI 46 Syariah Tribuana Tunggadewi menerangkan, pihak perbankan tengah berupaya tidak hanya sekadar meningkatkan inklusi keuangan. Tapi juga pemahaman kepada masyarakat terhadap produk-produk ekonomi syariah.

Namun, perempuan yang disapa Dewi ini tidak menampik jika perbankan syariah di Indonesia cukup sulit berkembang. Bukan hanya karena pemahaman yang kurang, namun minimnya aset yang dikelola perbankan syariah. Jumlah aset perbankan syariah di Indonesia saat ini hanya mencapai Rp 350 triliun.

“Oleh sebab itu kami perlu memilah risiko-risiko bisnis yang dapat merugikan. Selain itu juga menghilangkan riba dalam bisnis yang dijalankan,” katanya.

Caranya terang Dewi adalah dengan melakukan mitigasi bisnis secara komprehensif. Setidaknya, ada 10 aspek yang diawasi perbankan syariah dalam pengelolaan aset. Lebih banyak dibandingkan bank konvesional yang hanya 8 aspek. “Tapi kami yakin ekonomi syariah ini mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama,” tandasnya. (rio2)

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 09:01
BREAKING NEWS

Pastikan Pasokan Listrik Aman, Najemuddin Cek ke PLTU Lati

TANJUNG REDEB - Untuk memastikan pasokan listrik aman atau tidak terjadi gangguan di PLTU Lati, Direktur…

Kamis, 14 Juni 2018 14:04
Kampung Tembudan Kenalkan Gua Luang Subuyan

YESS..!! Gua Ini Eksotis Banget, Lebaran Ini Dibuka untuk Umum

BATU PUTIH - Potensi objek wisata di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih seperti tak ada habisnya.…

Kamis, 14 Juni 2018 14:02

Perlu Lembaga Tangani Pengguna Lem

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau Iramsyah menyatakan, hingga…

Kamis, 14 Juni 2018 14:00

Siagakan 27 Personel Amankan Permukiman

TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idulfitri, upaya pengamanan wilayah mulai digencarkan Polsek…

Kamis, 14 Juni 2018 13:59

Satu Damkar Bakal Disiagakan di Talisayan

TANJUNG REDEB - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan akan melakukan penambahan…

Rabu, 13 Juni 2018 12:15

Kendaraan Besar Paksa lewat Jembatan Bujangga, Dishub Ancam Tarik KIR Kendaraan

TANJUNG REDEB - Kembali rusaknya portal Jembatan Bujangga, membuat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 13 Juni 2018 12:14

Berau Targetkan 30.000 Kunjungan Wisatawan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng…

Rabu, 13 Juni 2018 12:11

ASN dan Kakam Harus Hindari Politik Praktis

TALISAYAN- Pemilihan Gubernur Kaltim tidak lama lagi berlangsung. Berbagai cara dan upaya dilakukan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:44

IPA Mangkrak Perlu Dioperasikan

TANJUNG REDEB - Belum sepenuhnya fasilitas air bersih wilayah pesisir selatan Berau beropeasi, menjadi…

Selasa, 12 Juni 2018 14:41

Takbir Keliling di Kecamatan Juga Bisa Digelar

TALISAYAN - Masyarakat yang berada di Kecamatan Talisayan, pastikan akan menggelar takbir keliling pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .