MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 11 Maret 2018 00:03
Siapkan Pengolahan Sampah di Maratua
KOTOR: Sampah-sampah yang menumpuk di salah satu pantai di Maratua.

PROKAL.CO, MARATUA – Sampah di objek-objek wisata menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Salah satunya di Pulau Maratua, berbagai upaya akan dilakukan guna mengatasi permasalahan sampah di pulau terluar itu.

Saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua, permasalahan sampah dibahas bersama dengan seluruh pihak. Rencananya, akan ada pengelolaan yang dilakukan pemerintah kampung.

Dikatakan Camat Maratua, Marsudi, saat Musrenbang dipermasalahkan jika banyaknya sampah di Pulau Maratua karena merupakan sampah kiriman dari Filipina, maupun dari Maratua. Namun, menurut dia tidak menutup kemungkinan juga sebagian sampah juga berasal dari Maratua.

“Berbicara sampah dari mana asalnya tidak penting, yang penting itu penanganannya sekarang, dan tanggung jawab semua pihak untuk menjaga kebersihan,” ujarnya kepada Berau Post, beberapa waktu lalu.

Solusi yang diambil, kata Marsudi, dari Pemerintah Kecamatan Maratua akan menyiapkan lahan sekitar 2 hektare (Ha) di Kampung Teluk Harapan, sebagai tempat penampungan sampah.

Sampah-sampah yang ada nantinya tidak hanya ditampung, melainkan diolah menjadi barang-barang yang bermanfaat. “Untuk sampah seperti plastik nantinya dicacah dan bisa dijadikan bahan kerajinan tangan, sementara sampah seperti batang kayu dijadikan briket untuk bahan bakar memasak,” tuturnya.

Lanjut Marsudi, untuk pengolahan, akan disiapkan dua alat. Yakni pencacah sampah plastik dan penyerut sampah-sampah kayu yang kerap terdampar di sepanjang pantai. Untuk pengadaan alat nantinya bisa melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) ataupun kontribusi dari pemilik-pemilik resort yang beroperasi di Pulau Maratua.

“Kemungkinan di dua kampung nanti yang perlu disediakan alat-alat seperti ini, sebenarnya kami punya yang penyerut kayu bantuan dari LSM tapi kapasitasnya kecil,” ujarnya.

Kata Marsudi, di tempat penampungan dan pengolahan sampah nantinya akan ada masyarakat Maratua yang dipekerjakan, namun sebelumnya harus melalui seleksi bukan berdasarkan kekeluargaan. Petugas yang ada juga akan diberikan pelatihan.

“Jadi nanti dari hasil pengelolaan sampah dijual dan pendapatannya bisa untuk gaji petugasnya atau operasional penampungan sampah,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli membenarkan terkait rencana pengelolaan sampah tersebut. Pihaknya sangat mengharapkan hal ini bisa terealisasi dengan baik.

“Kami minta juga dukungan pemilik-pemilik resort berkontribusi, selain itu masyarakat juga perlu menjaga kebersihan karena dampaknya pada pariwisata,” tandasnya.(app2)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 11:27

Keteladanan Lebih Baik dari Seribu Nasihat

TANJUNG REDEB – Rangkaian kegiatan memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-208 Kota Tanjung Redeb dan…

Sabtu, 22 September 2018 11:26

Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk…

Sabtu, 22 September 2018 11:25

Minim Kejuaraan, Maksimalkan Waktu Pemulihan

Atlet-atlet Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau, terus meningkatkan porsi latihan menjelang…

Sabtu, 22 September 2018 11:23

Dirut Berau Post Lulus Sangat Memuaskan

JAKARTA - Setelah 7,5 bulan menjalani proses pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI,…

Sabtu, 22 September 2018 11:22

Jadwal Pendaftaran CPNS Belum Jelas

TANJUNG REDEB – Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Wakil Rakyat Dinilai Pasif

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar hearing atau rapat dengar pendapat menindaklanjuti…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Bantah Disebut Proyek Siluman

TANJUNG REDEB - Proyek normalisasi irigasi di RT 20 Kelurahan Sambaliung, yang semula dianggap proyek…

Jumat, 21 September 2018 10:53

Tak Punya Bus Sekolah, Bisa dengan Angkot

TANJUNG REDEB – Kurangnya sarana penunjang aktivitas pelajar, seperti bus sekolah, disebut Ketua…

Kamis, 20 September 2018 00:22

KPU Minta Permohonan Tertulis

TANJUNG REDEB – Pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 telah…

Kamis, 20 September 2018 00:20

Rapat Anggaran Porprov Deadlock

TANJUNG REDEB – Rapat pembahasan kesiapan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .