MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 11 Maret 2018 00:03
Siapkan Pengolahan Sampah di Maratua
KOTOR: Sampah-sampah yang menumpuk di salah satu pantai di Maratua.

PROKAL.CO, MARATUA – Sampah di objek-objek wisata menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Salah satunya di Pulau Maratua, berbagai upaya akan dilakukan guna mengatasi permasalahan sampah di pulau terluar itu.

Saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua, permasalahan sampah dibahas bersama dengan seluruh pihak. Rencananya, akan ada pengelolaan yang dilakukan pemerintah kampung.

Dikatakan Camat Maratua, Marsudi, saat Musrenbang dipermasalahkan jika banyaknya sampah di Pulau Maratua karena merupakan sampah kiriman dari Filipina, maupun dari Maratua. Namun, menurut dia tidak menutup kemungkinan juga sebagian sampah juga berasal dari Maratua.

“Berbicara sampah dari mana asalnya tidak penting, yang penting itu penanganannya sekarang, dan tanggung jawab semua pihak untuk menjaga kebersihan,” ujarnya kepada Berau Post, beberapa waktu lalu.

Solusi yang diambil, kata Marsudi, dari Pemerintah Kecamatan Maratua akan menyiapkan lahan sekitar 2 hektare (Ha) di Kampung Teluk Harapan, sebagai tempat penampungan sampah.

Sampah-sampah yang ada nantinya tidak hanya ditampung, melainkan diolah menjadi barang-barang yang bermanfaat. “Untuk sampah seperti plastik nantinya dicacah dan bisa dijadikan bahan kerajinan tangan, sementara sampah seperti batang kayu dijadikan briket untuk bahan bakar memasak,” tuturnya.

Lanjut Marsudi, untuk pengolahan, akan disiapkan dua alat. Yakni pencacah sampah plastik dan penyerut sampah-sampah kayu yang kerap terdampar di sepanjang pantai. Untuk pengadaan alat nantinya bisa melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) ataupun kontribusi dari pemilik-pemilik resort yang beroperasi di Pulau Maratua.

“Kemungkinan di dua kampung nanti yang perlu disediakan alat-alat seperti ini, sebenarnya kami punya yang penyerut kayu bantuan dari LSM tapi kapasitasnya kecil,” ujarnya.

Kata Marsudi, di tempat penampungan dan pengolahan sampah nantinya akan ada masyarakat Maratua yang dipekerjakan, namun sebelumnya harus melalui seleksi bukan berdasarkan kekeluargaan. Petugas yang ada juga akan diberikan pelatihan.

“Jadi nanti dari hasil pengelolaan sampah dijual dan pendapatannya bisa untuk gaji petugasnya atau operasional penampungan sampah,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli membenarkan terkait rencana pengelolaan sampah tersebut. Pihaknya sangat mengharapkan hal ini bisa terealisasi dengan baik.

“Kami minta juga dukungan pemilik-pemilik resort berkontribusi, selain itu masyarakat juga perlu menjaga kebersihan karena dampaknya pada pariwisata,” tandasnya.(app2)


BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 14:54

Tutup ‘Wisata Seribu Lubang’

TANJUNG REDEB – Keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan poros pesisir…

Senin, 17 Desember 2018 14:53

Penyu Sisik Masuk Daftar Merah Kepunahan

TANJUNG REDEB – Ketegasan Pemkab Berau yang tidak akan menolerir…

Senin, 17 Desember 2018 14:49

Minibus Seruduk Traffic Light, Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

TANJUNG REDEB – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan  Pemuda Tanjung…

Senin, 17 Desember 2018 14:48

Bakar, Jangan Digunting!

TANJUNG REDEB –Cegah agar temuan ribuan KTP elektronik tercecer di…

Minggu, 16 Desember 2018 10:52

Disdik Mengaku Belum Tahu Perubahan Jadwal UNBK 2019

TANJUNG REDEB – Tahun 2019, akan menjadi waktu yang sibuk…

Minggu, 16 Desember 2018 10:50

Peringatan hingga Distribusi BBM Distop

TANJUNG REDEB – PT Pertamina tengah mencari solusi perihal keberadaan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:48

Wabup: Tak Akan Ada Toleransi

PULAU DERAWAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus berkomitmen dan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:46

PH Anggap Perkara Nabucco Diskriminatif

TANJUNG REDEB – Terdakwa PT Nabucco dituntut selama 2 tahun…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

Tinggal Tunggu Jadwal Sidang

TANJUNG REDEB – Perkara dugaan korupsi kapal pariwisata yang mencuat…

Sabtu, 15 Desember 2018 13:19

BANYAK JUGA..!! Ada 509 Perempuan Menjanda di Kabupaten Ini...

TANJUNG REDEB – Jelang akhir tahun 2018, Pengadilan Agama Berau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .