MANAGED BY:
KAMIS
13 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 11 Maret 2018 00:04
Genjot PAD dari Sektor Pariwisata

Pemkab Berau-Ancol Sepakat Kerja Sama Gaet Wisatawan

SEPAKAT: Bupati Berau Muharram didampingi Wabup Agus Tantomo dan Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, bersama Direktur Utama PT Impian Jaya Ancol, C. Paul Thusijarana, bersalaman usai melakukan penandatanganan MoU.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus melakukan berbagai terobosan dalam mempromosikan pariwisata Berau ke tingkat nasional, bahkan mancanegara, semata-mata dengan tujuan untuk menggenjot pendapatan kas daerah yang lebih besar tahun ini.

Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkab Berau adalah menjalin kerja sama dengan manajemen PT Taman Impian Jaya Ancol Jakarta untuk mendatangkan wisatawan yang lebih banyak, agar pendapatan daerah dari sektor pariwisata pula semakin melesat dan kembali melampaui target tahun ini.

Kerja sama tersebut ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Berau Muharram dengan Direktur Utama (Dirut) PT Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, C.Paul Thusijarana di Candi Bentar 6 Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara (Jakut), Jumat (9/3) lalu.

Penandatanganan MoU ini juga disaksikan Wakil Bupati Agus Tantomo, Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, Wakil Ketua II Anwar, sejumlah anggota DPRD Berau lainnya, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Mappasikra, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau Maulidiyah, Kepala Bankaltimtara Cabang Tanjung Redeb serta beberapa jajaran direksi PT Taman Impian Jaya Ancol.

 

Pemkab Berau bersama PT Impian Jaya Ancol yang merupakan perusahaan daerah (Peruda) DKI Jakarta ini akan bekerja sama promosi wisata dan mengelola taman rekreasi Ancol dengan sejumlah wahana rekreasi, konservasi ekosistem, serta penelitian dan penyelamatan biota laut.

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan mengembangkan kawasan wisata dengan membangun kolam atau akuarium besar untuk menempatkan beberapa hiu tutul, ubur-ubur kakaban, dan pari manta di akuarium raksasa tersebut sebagai daya tarik wisatawan, dan hasilnya akan dibagi dan menjadi penerimaan daerah untuk menambah pundi-pundi kas daerah yang akan dimasukkan sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Berau.

 

Dirut PT Impian Jaya Ancol, C. Paul Thusijarana mengatakan kerja sama dengan Pemkab Berau ini adalah yang pertama kali dilakukan selama ini.

“Baru kali ini kami melakukan kerja sama di bidang pariwisata dengan pemerintah daerah di Indonesia. Hanya dengan Kabupaten Berau, sebelumnya tidak pernah kerja sama bidang pariwisata dengan daerah lain. Itupun karena kami sudah menyaksikan sendiri keindahan biota bawah laut Berau,” ujarnya.

Lebih lanjut Paul mengatakan manajemen PT Taman Impian Jaya Ancol terus berkomitmen menyajikan pengalaman rekreasi yang bernilai edukasi, serta menghibur dan membangun karakter. Begitu juga dengan cluster konservasi yang dimiliki Ancol dengan berbagai wahana rekreasi, edukasi, dan hiburan yang terus dikunjungi oleh wisatawan hingga mencapai satu juta lebih wisatawan per tahun.

Kerja sama yang dilakukan pihaknya dengan Pemkab Berau diharapkan saling melengkapi baik dari segi penyajian wahana hiburan dan edukasi maupun konservasi agar kekayaan biota laut Indonesia khususnya Kabupaten Berau tetap terjaga kelestariannya.

Kabupaten Berau, diakui Paul, memiliki potensi pariwisata dan kekayaan biota laut yang besar, begitu pun dengan keindahan wisata bahari dan keragaman biota bawah lautnya. “Kami sudah berkunjung ke Berau beberapa waktu lalu, dan kami akui bahwa potensi pariwisata Berau memang sangat luar biasa. Kami juga pernah berkunjung ke daerah wisata lain, tapi keindahan wisata bahari termasuk biota bawah laut daerah tersebut tidak seperti yang dimiliki Berau, Berau memang luar biasa,” pungkas pria berambut putih tersebut.

Paul menjelaskan, pembangunan akuarium raksasa yang akan dibiayai sendiri oleh PT Taman Impian Jaya Ancol, memakan waktu dua tahun baru bisa rampung, dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Akuarium raksasa tersebut akan diisi oleh beberapa jenis biota laut Berau seperti pari manta, ubur-ubur kakaban, dan hiu tutul. Pendapatan dari penjualan karcis akan dibagi bersama Pemkab Berau dengan persentase sesuai perjanjian yang telah disepakati kedua pihak.

 

Sementara itu, Bupati Berau Muharram mengucapkan terima kasih kepada jajaran direksi Taman Impian Jaya Ancol atas kerja sama tersebut. Muharram mengakui bahwa jalinan kerja sama yang dilakukan dalam bidang pariwisata sudah tentu dengan tujuan sama-sama menguntungkan.

“Yang namanya kerja sama dua atau beberapa pihak itu sudah tentu dengan perhitungan saling menguntungkan. Makanya kerja sama ini kami lakukan dengan harapan Pemkab Berau dapat keuntungan dan Ancol pun juga dapat. Target akhirnya pasti seperti itu. Tidak mungkin kami mau kerja sama kalau perhitungan akhirnya rugi,” ujar Muharram.

Sebagai daerah yang terus berupaya menjadikan daerah tujuan wisata baik domestik maupun mancanegara, Kabupaten Berau, jelas Muharram, tentunya memerlukan dukungan dari berbagai pihak kerja sama dengan Ancol dalam membangun jaringan informasi pariwisata. Sehingga pembangunan pariwisata Berau akan semakin berkembang dan promosi wisata pun terus berjalan.

Selain Pemkab Berau mendapat keuntungan secara materi untuk kas daerah dari kerja sama ini, pariwisata Berau pun akan terus dipromosikan dan akan lebih dikenal lagi oleh para wisatawan yang berkunjung ke Ancol. Terlebih, kata bupati, pengunjung Ancol jumlahnya mencapai jutaan orang per tahun.

“Ancol yang menyiapkan akuarium raksasa, isinya adalah biota laut Berau jenis pari manta, ubur-ubur kakaban yang tidak menyengat, dan hiu tutul. Ketika orang datang melihat akuarium raksasa ini, mereka tahu bahwa biota laut itu milik Berau. Karena penasaran ingin melihat langsung, maka wisatawan pun berkunjung ke Berau untuk menyaksikan langsung beragam biota dan keindahan bawah laut Berau dengan melakukan penyelaman,” jelas Muharram.(asa/app)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Senin, 10 Desember 2018 13:44

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG REDEB – Insiden terendamnya batu bara yang dimuat kapal…

Senin, 10 Desember 2018 13:42

Segera Buka Seleksi Direktur PDAM

PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) telah memutuskan menolak gugatan mantan…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

Keseharian Berubah, Jadi Lebih Disiplin dan Profesional

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

Jadi Gaya Hidup

TANJUNG REDEB – Perkembangan kopi dalam rentan waktu 40 sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .