MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Minggu, 11 Maret 2018 00:05
Berau Produsen Jagung Terbesar di Kaltim
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau-dalam sektor pertanian memiliki kontribusi besar penghasil sektor pertanian seperti jagung, kedelai dan padi di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim, Ibrahim mengatakan, pada saat panen perdana padi sawah organik di Labanan Jaya, Teluk Bayur, Kamis (8/3) lalu, bahwa potensi pertanian yang di Berau masih sangat besar. Untuk komoditas padi, Berau menempati urutan kelima di Kaltim. Sementara pada komoditas jagung, Berau menjadi yang pertama dalam hal produksi.

“Untuk jagung produksi di Berau sekitar 62,7 persen dari seluruh Kaltim. Kemudian komoditas kedelai Berau juga menempati peringkat pertama di Kaltim dengan presentase sekitar 37 persen di Kaltim," jelasnya.

Dari pencapaian tersebut, tentu ada yang harus diperhatikan, bahkan pada 2018 melalui dukungan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang masuk di Berau banyak difokuskan dalam hal pengembangan padi maupun jagung hibrida.

“Kami ini ada kebijakan dari pemerintah provinsi, kalau diberikan anggaran kepada kabupaten tidak jalan sampai dua bulan, bisa dipindahkan ke kabupaten yang sudah siap tentunya dengan melihat potensi yang ada," ungkapnya.

Sementara Kasi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, Muhammad Saleh mengatakan, Bumi Batiwakkal terus mempertahankan sebagai penghasil jagung terbesar di Kalimantan Timur, menjadi indikasi peningkatan produksi setiap tahunnya.

“Produksi jagung hibrida pada 2016 mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingakan tahun sebelumnya. Berdasarkan data sementara produksi jagung 2017 di Berau mencapai 35 ton. Pencapaian ini juga bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung berupa bantuan pengembangan komoditi jagung hibrida,” katanya kepada media ini, Sabtu (10/3).

“Ketika luas lahan bertambah tentunya jumlah produksi juga ikut bertambah,” sambungnya.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, Berau mendapat alokasi pengembangan lahan seluas 13.718 hektare (ha) dari jatah alokasi di Kaltim seluas 25.000 ha. Sementara 2017 alokasi Berau 5.500 ha dari alokasi kaltim 23.000 Ha.

“Setiap tahun Berau mengalami peningakatan alokasi pengembangan komuditas jagung. Terdapat bantuan yang diserahkan untuk petani melalui Provinsi Kaltim berupa benih jagung hibrida sebanyak 15 kilogram per hektare dan pupuk urea 50 kilogram per hektare,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 10:08

Gara-Gara Ini, Stop Kembangkan Rumput Laut

TALISAYAN - Para petani rumput laut di Kampung Sumber Agung, Kecamatan…

Rabu, 12 Desember 2018 14:16

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik

TANJUNG REDEB – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, sejumlah…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…

Selasa, 27 November 2018 13:48

Gas Elpiji 3 Kg Kosong?

TANJUNG REDEB – Gas elpiji 3 Kilogram (Kg) lagi sulit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .