MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 12 Maret 2018 10:34
Tak Ingin Ini Terjadi, Wabup Batasi Kendaraan di Pulau Maratua
Agus Tantomo

PROKAL.CO, MARATUA – Tak ingin ada polusi serta terhindar dari suara bising kendaraan, Pemkab Berau akan membatasi jumlah kendaraan yang ada di Pulau Maratua.

Dikatakan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, soal pembatasan kendaraan di Pulau Maratua, sudah disampaikan pihaknya saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua.

“Pokoknya semua jenis kendaraan, baik roda empat maupun roda dua,” ujarnya kepada Berau Post di Pulau Maratua, beberapa waktu lalu.

Dalam pembatasan kendaraan, nantinya Pemkab akan membuat Peraturan Bupati (Perbup). Hal tersebut juga akan dikoordinasikan dengan instansi terkait lainnya. Izin kepemilikan kendaraan di Maratua, nantinya akan diatur oleh pemerintah.

Saat ini, di Pulau Maratua, sudah terdapat 47 kendaraan baik motor maupun mobil yang rata-rata milik warga Maratua. Jumlah ini akan bertambah dengan adanya 4 unit bus sekolah dan ambulans. “Kalau ambulans enggak mungkin kami larang, termasuk bus untuk anak sekolah. Yang sudah terlanjur ada tidak masalah, nanti kami rumuskan dulu,” jelas Agus.

Rencana pembatasan yang bisa diterapkan nantinya, ketika kendaraan sudah mencapai batas tertentu tidak ada lagi akan diterbitkan izin kepemilikan baru. Jika pun harus ada, maka harus ada yang keluar. “Seperti halnya Singapura, sudah mencapai jumlah sekian tidak boleh ada lagi, makanya terkadang surat-surat atau izin mahal dan jadi pendapatan negara,” terangnya.

Yang menjadi pertimbangan pembatasan kendaraan akan dilakukan, karena angka kecelakaan sudah mulai tinggi, bahkan sudah ada korban meninggal dunia.

Untuk resort, Agus meminta agar menggunakan mobil golf yang memang ramah lingkungan, seperti di Gili Trawangan, Lombok. Daerah ini juga sama sekali dilarang total kepemilikan kendaraan, dampaknya penyewaan kuda dan sepeda laris serta menjadi pendapatan masyarakat.

“Niatnya agar Maratua tetap tenang dan enggak ada polusi. Kalau di Maratua intinya bukan larangan total. Karena jaraknya jauh-jauh,” ungkapnya. (app/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

KASIHAN..!! Ruangan Terbatas, Pasien Dirawat di Lorong

TANJUNG REDEB –Ruang Dahlia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kembali penuh. Bahkan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:08

Pembahasan Kompensasi Floating Crane Diundur

TANJUNG REDEB - Setelah dua bulan sejak aksi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menuntut pembagian…

Jumat, 20 Juli 2018 00:07

Dipaksa ‘Tinggalkan’ Anak dan Istri

Tak sekalipun Helman pernah bercita-cita untuk menjadi seorang hakim. Bahkan Helman sempat menjadi pengajar…

Kamis, 19 Juli 2018 01:14

Hakim Tolak Eksepsi Bupati

TANJUNG REDEB - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menolak eksepsi terdakwa pelanggaran…

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Kamis, 19 Juli 2018 01:05

PKPI Juga Tak Lapor Kesbangpol

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar tidak mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:36
Bupati Jalani Sidang Perdana Pidana Kampanye Pilgub Kaltim 2018

Nyatakan Keberatan atas Dakwaan JPU

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menjalani sidang perdana atas dugaan pelanggaran pidana…

Rabu, 18 Juli 2018 13:32

Hanura Berau Ikut Kepengurusan OSO-Herry

Mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

Rabu, 18 Juli 2018 13:29

PKPI dan Garuda Tak Mendaftar

TANJUNG REDEB – Hingga penutupan pengajuan daftar calon anggota legislatif tadi malam (17/7),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .