MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 13 Maret 2018 12:56
Gaet Investor, DPMPTSP Tingkatkan Pelayanan
PELAYANAN: Salah seorang staf DPMPTSP Berau saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur menuju ke arah yang lebih membaik tahun 2017 lalu berkorelasi positif terhadap rasio investasi. Realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kabupaten Berau menempati urutan kedua dengan nilai investasi sebesar Rp 3,26 triliun atau 29,66 persen.

Berdasarkan rilis dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, indikasinya adalah membaiknya rasio realisasi investasi terhadap rencana investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 2017 sebesar 35,10 persen, atau naik 21,03 persen dibanding tahun 2016 sebesar 14,07 persen.

Sementara target realisasi investasi di Kaltim 2017 ditetapkan pencapaiannya sebesar Rp 34,97 triliun. Dengan rincian Rp 12,24 triliun untuk PMDN dan Rp 22,73 triliun untuk PMA. Total realisasi investasi sampai Desember 2017 sebesar Rp. 28,20 triliun. Rinciannya, terdiri dari PMA sebesar Rp 17,22 triliun, dan PMDN sebesar Rp 10,98 triliun.

Pencapaian realisasi investasi tahun 2017 meningkat 20,97 persen dibanding tahun 2016 sebesar Rp 23,31 triliun. Dan jika dibandingkan dengan target realisasi investasi tahun ini (Rp 34,97 triliun), maka pencapaian realisasi investasi sampai Desember mencapai 80,64 persen, lebih baik dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 59,27 persen dari target.

Realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 10,98 triliun ini terbagi dalam 357 paket proyek. Dengan lokasi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

Investasi paling besar terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai Rp 3,88 triliun atau 35,34 persen dari keseluruhan realisasi investasi PMDN.

Selanjutnya, Kabupaten Berau menempati urutan kedua dengan nilai investasi sebesar Rp 3,26 triliun atau 29,66 persen, Kabupaten Kutai Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 1,76 triliun atau 16,03 persen.

“Pertumbuhan investasi di Kabupaten Berau terus mengalami peningkatan setiap tahun, tentu besarnya investasi memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Datu Kesuma kepada media ini, Senin (12/3).

“Besarnya nilai investasi PMDN di Berau berasal dari sektor pertambangan, pariwisata, perkebunan, dan kehutanan,” ungkapnya.

Menurutnya, Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- memiliki potensi yang cukup bagus untuk investasi. Sedangkan untuk PMA, total realisasi investasi sampai dengan triwulan IV atau Desember 2017 mencapai Rp 17,22 triliun.

Tersebar di 10 kabupaten/kota. Kabupaten Kutai Timur memberikan kontribusi paling signifikan dengan nilai 711,56 juta dollar (Rp 9,53 triliun) atau 55,36 persen dari total realisasi PMA yang terdiri atas 80 proyek PMA. Kemudian disusul Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar 230,62 juta dollar (Rp 3,09 triliun) atau 17,94 persen yang terdiri atas 119 proyek. Selanjutnya Pemkot Balikpapan sebesar 171,76 juta dollar (Rp 2,30 triliun) atau 13,36 persen.

“Investor PMA di Berau berasal dari Malaysia dan Jerman. Malaysia lebih banyak di sektor perkebunan. Sedangkan Jerman di sektor pariwisata,” ucap Datu.

Dalam menarik investor, salah satu faktor yang menentukan adalah kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada para investor yang berminat menanamkan investasinya di Berau.

“Sebelumnya untuk mengajukan izin, investor harus ke beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis terlebih dahulu. Perlahan kemudahan perizinan terus diupayakan dalam satu tempat yakni di DPMPTSP. Hal ini, sekaligus untuk mempermudah masyarakat atau investor yang akan menanamkan modalnya di daerah ini,” jelas mantan Kepala Kesbangpol Berau itu.(*/nar/asa)

 


BACA JUGA

Selasa, 29 Mei 2018 12:37

Budidaya Tambak Menjanjikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, menyebutkan dari beberapa budidaya perikanan di Bumi Batiwakal,…

Senin, 28 Mei 2018 00:25

Harga dan Pasaran Jelas

TALISAYAN- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) ada banyak hal yang dapat dilakukan. Salah…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:37

Gas Melon Langka di Batu Putih

BATU PUTIH – Keberadaan tabung gas 3 Kg atau yang kerap disebut gas melon kembali menjadi barang…

Kamis, 24 Mei 2018 14:48

Berharap Pemerintah Realisasikan Jalan Usaha Tani

TABALAR - Sebagai wilayah potensial pertanian, khususnya padi sawah.  Pemerintah Kampung Buyung-buyung,…

Kamis, 24 Mei 2018 14:42

Kebutuhan BBM Nelayan Belum Tercukupi

TALISAYAN - Agen Premium Minyak Solar (APMS) Talisayan, Kecamatan Talisayan, sangat penting untuk masyarakat…

Jumat, 18 Mei 2018 00:09

Tambah Lahan Persawahan 200 Hektare

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus mengeliatkan sektor pertanian padi sawah, demi menciptakan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:07

Harga Bumbu Dapur Stabil

TANJUNG REDEB - Hari pertama Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau normal, bahkan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:30

Lirik Pertanian Jagung, Sediakan Lahan 500 Hektare

BIATAN – Geliat pengembangan sektor pertanian dalam menggali pendapatan kampung tak henti-hentinya…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:10

Antisipasi Lonjakan Harga selama Ramadan

TANJUNG REDEB – Guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang tak mengalami…

Jumat, 11 Mei 2018 00:03

Disperindagkop Wacanakan Pusat Industri Tahu

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, berencana membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .