MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 13 Maret 2018 12:59
Limbah Katering Dikeluhkan Warga

Timbulkan Aroma Tak Sedap dari Saluran Drainase

DIKELUHKAN: Warga RT 2 Kelurahan Gunung Panjang, menunjukkan limbah di saluran drainase yang diduga dari perusahaan katering dan menimbulkan aroma tak sedap.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – WargaRT 2 Kelurahan Gunung Panjang, mengeluhkan aroma tak sedap yang menyengat di saluran drainase, diduga aroma tersebut berasal dari limbah perusahaan katering yang beroperasi di Jalan Singkuang, Tanjung Redeb.

Warga Kelurahan Gunung Panjang, Abdullah yang rumahnya bersampingan dengan perusahaan ketering, mengungkapkan bau tak sedap atau aroma busuk sudah terjadi selama satu tahun. Dia menduga, limbah dari perusahaan katering tidak diolah dengan baik sebelum airnya terbuang ke saluran, bahkan ada sisa isi perut ikan maupun bagian tubuh ayam yang tak digunakan untuk masakan.

“Kami sudah melaporkan ke ketua RT 2 Kelurahan Gunung Panjang, agar diberikan teguran atau imbauan kepada perusahaan katering tersebut. Namun ketua RT belum meresponsnya dengan tuntas permasalahan ini,” ucapnya kepada Berau Post, Minggu (11/3) lalu.

Lanjutnya Abdullah, aroma tak sedap semakin terasa saat kemarau atau panas terik. “Pernah saat itu, ada polisi mampir ke warung saya untuk membeli rokok, dan saat itu juga merasakan bau tersebut. Kemudian, sudah saya jelaskan tapi saat ini belum ada tindakan juga,” ucapnya.

Adapun tanggapan warga lainnya, Supratno mengatakan hal sama, dimana aroma tersebut sangatlah menggangu warga di RT 2. Hanya saat hujan mengurangi bau tersebut.

Adapun harapan dari warga ada solusi terkait permasalahan ini, sehingga warga tidak lagi merasakan aroma tak sedap dari pembuangan limbah tersebut.

Ketua RT 2 Kelurahan Gunung Panjang, Abdul Kadir membenarkan, limbah dari perusahaan katering di wilayahnya menimbulkan aroma tak sedap dan dikeluhkan warganya.

Terkait beroperasinya perusahaan katering itu, diakui Abdul, izin-izinnya sudah ada. Namun, dia tak mengetahui soal pengolahan atau pengelolaan limbahnya. Apakah perusahaan memiliki tempat penampungan limbah ataupun langsung membuangnya ke saluran drainase.

“Saya juga akan memastikan semuanya. Saya akan koordinasi dengan Kelurahan Gunung Panjang, supaya keluhan warga dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Berau Post berupaya mengonfirmasi perihal limbah dengan perusahaan katering, namun hendak menemui pimpinan perusahaan katering tersebut, dari beberapa staf yang ada tidak memberikan informasi.

Ketika ditanya soal limbah yang menimbulkan bau tak sedap, salah satu staf yang namanya tak mau dikorankan, mengaku akan dibenahi.

Kepala Seksi Pengajuan Penanganan Kasus Limbah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Tedi mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari warga di Jalan Singkuang, terkait permasalahan limbah di perusahaan tersebut.

“Kami hanya dapat melakukan penanganan dari aduan pihak yang bersangkutan. Jadi, untuk saat ini belum bisa kami proses, tapi nanti kami pantau,” terangnya.

Jika nantinya ada pengaduan atau laporan dari warga, pihaknya akan mengambil tindakan.(*/sof/app)

 


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .