MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 14 Maret 2018 12:14
Fasilitasi Pro Kontra Hiu Paus, Dewan Rencanakan Hearing Pekan Depan
Syarifatul Syadiah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Melihat pro kontra di kalangan masyarakat terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pemkab Berau dengan PT Taman Impian Jaya Ancol, DPRD Berau bakal menggelar hearing dengan pihak-pihak terkait pekan depan.

Dikatakan Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, rencana hearing tersebut dilakukan setelah adanya surat permohonan dari salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) pemerhati lingkungan kepada pihaknya, yang mempertanyakan rencana pemindahan satu ekor hiu paus dari Talisayan ke akuarium raksasa di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Menindaklanjuti hal itu, pihaknya akan memfasilitasi pertemuan dengan jajaran Pemkab Berau, guna menjabarkan rencana kerja sama tersebut.

“Sehingga apa yang menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat saat ini bisa dibicarakan saat hearing nanti,” katanya saat diwawancara Berau Post, Selasa (13/3).

Saat penandatanganan MoU pekan lalu, Syarifatul mengaku turut hadir. Namun, politikus Partai Golkar itu mengaku tak mengetahui persis atau detail kerja sama yang bakal dilakukan. Karena penandatanganan perjanjian kerja sama kedua belah pihak juga belum dilakukan.

Menurutnya, sejauh ini kerja sama tersebut merupakan wacana yang cukup baik bagi kedua belah pihak. Sebab, selain wadah mempromosikan wisata, manfaat dari kerja sama tersebut akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Bumi Batiwakkal. “Kebetulan juga dengan anggaran yang minim saat ini, kami ingin pemerintah melakukan kreasi dan inovasi bagaimana caranya bisa meningkatkan PAD Berau,” ujarnya.

Meskipun secara manfaat dirasanya cukup baik bagi daerah, namun wanita berhijab ini akan tetap memperhatikan dan  mempertimbangkan respons masyarakat mengenai kerja sama tersebut. “Kami juga tidak bisa menutup mata. Karena kami ini wakil rakyat,” ucapnya.

“Makanya pekan depan kami rencanakan menggelar hearing bersama pemerhati lingkungan dan juga Pemkab Berau. Supaya apa yang menjadi pro kontra bisa diselesaikan di situ dan masalahnya juga clear,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo menyebut kerja sama antara Pemkab Berau dengan PT Taman Impian Jaya Ancol masih sebatas Memorandum of Understanding (MoU).

Ia mengatakan, penandatanganan yang dilakukan kedua belah pihak di Jakarta beberapa waktu lalu, belum sepenuhnya merinci hal-hal yang akan disepakati antara kedua pihak. Namun, kerja sama tersebut lebih menekankan pada bidang konservasi dan ilmu pengetahuan.

“Dalam kerja sama ini kami melihat ada peluang promosi pariwisata, dan juga berpotensi meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) Berau,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu. Setelah penandatanganan MoU, langkah selanjutnya adalah penyusunan perjanjian kerja sama antara kedua belah pihak.

Perihal promosi wisata, nantinya hewan-hewan endemik yang ada di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – khususnya biota laut akan dibawa ke tempat rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Hewan-hewan tersebut antara lain ubur-ubur tak menyengat, penyu, pari manta hingga hiu paus yang ada di Talisayan.

Namun, di antara hewan-hewan tersebut, hiu paus yang paling terakhir akan dibawa ke Jakarta. Sebab, hiu paus akan ditempatkan di akuarium khusus yang sedang dibangun pihak perusahaan daerah (Perusda) DKI Jakarta.

“Akuarium itu nantinya yang paling besar di dunia dan direncanakan selesai dua tahun mendatang,” ujarnya.

“Kemudian yang perlu diketahui juga, tidak semua hiu paus yang di Talisayan akan dibawa ke sana. Hanya satu ekor saja,” tambahnya.

Mengenai dampak peningkatan PAD, Agus menjelaskan bahwa Berau akan mendapatkan jatah komisi dari tiket masuk pengunjung Taman Impian Jaya Ancol.

“Dalam satu tahun itu, jumlah pengunjung yang masuk ke sana berkisar 18 juta orang. Dan nantinya Berau akan mendapatkan fee dari tiket masuk,” tandasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 16:43

Yakin Bawa Pulang Tiga Medali Emas

Cabang olahraga Muay Thai merupakan salah satu cabor yang nyatakan kesiapannya di ajang Porprov 2018…

Selasa, 18 September 2018 16:40

Muncul Koperasi TKBM ‘Tandingan’

TANJUNG REDEB – Polemik antara buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung…

Selasa, 18 September 2018 16:39

12 Juli, Rustan Mundur dari Gerindra

Polemik mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW) Firmansyah, membuat komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 18 September 2018 16:33

Internal Demokrat Berau Memanas

TANJUNG REDEB – Keputusan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Berau yang menunjuk…

Selasa, 18 September 2018 16:20

Berpuasa, Widi Tertidur saat Berkendara

TANJUNG REDEB – Enam pengendara roda dua dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul…

Senin, 17 September 2018 15:27

Mogok Kerja Merugikan Masyarakat, K2 di Berau Diimbau Tak Ikut-ikutan

TANJUNG REDEB – Kembali mencuatnya rencana honorer kategori 2 (K2) se-Indonesia menggelar aksi…

Senin, 17 September 2018 13:58

Target Dua Emas, Matangkan Atlet di Bekasi

Dua emas menjadi target yang dicanangkan Perserosi Berau pada porprov nanti. Untuk mewujudkan itu, empat…

Senin, 17 September 2018 13:56

Ayo Makan Ikan!

TANJUNG REDEB – Ribuan masyarakat Berau berpesta pada Irau Manutung Jukut yang digelar di sepanjang…

Minggu, 16 September 2018 12:58

Hobi Terlarang Kicau Mania

POPULASINYA dianggap terancam punah, sebanyak 562 jenis burung masuk dalam 919 jenis tumbuhan dan satwa…

Minggu, 16 September 2018 12:52

Tak Pernah Pasang Target, Atlet Jalani TC tiap Hari

Menjadi salah satu cabor yang paling banyak mendulang medali, atlet atletik tidak pernah absen berlatih.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .