MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 14 Maret 2018 12:26
Dua Jam, 560 Tabung Elpiji 3 Kg Ludes
DIPERTEGAS: Pemerintah Kecamatan Talisayan memberlakukan pendistribusian langsung elpiji 3 kg dari agen ke masyarakat, guna menindaklanjuti edaran PT Pertamina.

PROKAL.CO, TALISAYAN - Sebanyak 560 tabung gas elpiji tiga kilogram habis hanya dalam dua jam, tepatnya pukul 15.00-17.00 Wita, saat operasi pendistribusian langsung kepada masyarakat di Kantor Kecamatan Talisayan, Selasa (13/3) sore.

Ratusan masyarakat Kecamatan Talisayan rela mengantre untuk mendapatkan tabung bersubsidi tersebut. Agar merata, Satu kepala keluarga (KK), hanya diberi jatah pembelian dua tabung saja.

Kasi Trantib Pemerintah Kecamatan Talisayan, Sigit Dwi Prakoso mengatakan, operasi ini menjawab aspirasi masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. Hal ini juga menindaklanjuti surat edaran dari PT Pertamina (Persero).

"Ini juga menjawab serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan gas melon. Terutama golongan keluarga tidak mampu atau penghasilan di bawah Rp 1,5 juta per bulan," ujarnya kepada Berau Post, kemarin.

Diakui Sigit, pasokan gas elpiji khususnya tiga kilogram sulit didapatkan alias langka di sepuluh kampung di wilayah kerjanya. Salah satu penyebabnya yakni, belum tepat sasaran penerima gas bersubsidi tersebut. Bahkan, ada yang memanfaatkannya sebagai peluang usaha dengan menjual harga tinggi.

Karena bebas diperjual belikan, para bedagang UMKM, pertokoan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan keluarga yang mempunyai penghasilan di atas  Rp 1,5 juta, masih mempergunakan gas tersebut. Meski sudah ada larangan maupun aturan dari pemerintah terkait itu. Sehingga pasokan untuk masyarakat yang membutuhkan, tidak kebagian.

Ini juga, kata dia, dipengaruhi pendistribusian tidak benar, dari pasar ke pasaran. Tidak langsung ke masyarakat. Hal ini juga yang menyebabkan tingginya harga jual ditingkat eceran yang tembus hingga Rp 45-55 ribu per tabung.

"Operasi  ini sangat penting sekali. Masyarakat hanya membayar Rp 30 ribu per tabung. Meski HET-nya Rp 28.050, karena penyaluranya dari agen harganya segitu. Karena berbicara operasional lagi,” terangnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga bersama kepolisian akan menyidak sejumlah warung dan pedagang eceran. Sebab, barang bersubsidi dilarang untuk diperjual belikan jika tidak memiliki izin resmi dari PT Pertamina.

Bila kedapatan masyarakat memperjual belikan, dirinya tidak akan segan-segan menindak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Apalagi, menjual dengan harga tinggi.

"Mereka menjual bukan untuk memenuhi kebutuhan, malah menindas masyarakat ekonomi bawah,"terangnya.

Oleh larena itu, operasi pendistribusian langsung ke masyarakat akan terus diterapkan Pemerintah Kecamatan Talisayan. Sehingga, elpiji tiga kilogram bisa tepat sasaran dengan harga yang relatif terjangkau.

"Karena pengambilan elpiji di kecamatan tidak diperuntukkan untuk pedagang maupun PNS. Tapi langsung ke masyarakat yang membutuhkan. Setidaknya keluhan masyarakat sulit mendapatkan elpiji, dapat teratasi," pungkasnya.(jun/app)


BACA JUGA

Selasa, 29 Mei 2018 12:37

Budidaya Tambak Menjanjikan

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, menyebutkan dari beberapa budidaya perikanan di Bumi Batiwakal,…

Senin, 28 Mei 2018 00:25

Harga dan Pasaran Jelas

TALISAYAN- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) ada banyak hal yang dapat dilakukan. Salah…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:37

Gas Melon Langka di Batu Putih

BATU PUTIH – Keberadaan tabung gas 3 Kg atau yang kerap disebut gas melon kembali menjadi barang…

Kamis, 24 Mei 2018 14:48

Berharap Pemerintah Realisasikan Jalan Usaha Tani

TABALAR - Sebagai wilayah potensial pertanian, khususnya padi sawah.  Pemerintah Kampung Buyung-buyung,…

Kamis, 24 Mei 2018 14:42

Kebutuhan BBM Nelayan Belum Tercukupi

TALISAYAN - Agen Premium Minyak Solar (APMS) Talisayan, Kecamatan Talisayan, sangat penting untuk masyarakat…

Jumat, 18 Mei 2018 00:09

Tambah Lahan Persawahan 200 Hektare

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus mengeliatkan sektor pertanian padi sawah, demi menciptakan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:07

Harga Bumbu Dapur Stabil

TANJUNG REDEB - Hari pertama Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau normal, bahkan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:30

Lirik Pertanian Jagung, Sediakan Lahan 500 Hektare

BIATAN – Geliat pengembangan sektor pertanian dalam menggali pendapatan kampung tak henti-hentinya…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:10

Antisipasi Lonjakan Harga selama Ramadan

TANJUNG REDEB – Guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang tak mengalami…

Jumat, 11 Mei 2018 00:03

Disperindagkop Wacanakan Pusat Industri Tahu

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, berencana membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .