MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 14 Maret 2018 12:47
Polisi Rutin Patroli, Tekan Aktivitas Pengeboman Ikan
RUSAK BIOTA: Aparat kepolisian ketika mengamankan nelayan yang membawa bom ikan saat hendak melaut, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Menurunnya tingkat pengeboman ikan di Pulau Balikukup, Mataha dan Bilang-Bilangan, Kecamatan Batu Putih, dalam beberapa bulan terakhir, disyukuri Koordinator Profauna Berau Bayu Sandi.

Menurutnya, penurunan tindak pidana tersebut merupakan efek dari operasi penertiban pengeboman ikan oleh Polres Berau pada Februari lalu.

Operasi penertiban di tiga pulau itu diterangkannya, memberikan dampak positif dengan terhentinya aktivitas pengeboman ikan di tempat lainnya, seperti Kampung Tanjung Batu.

“Dari pantauan kami, pada Oktober hingga November 2017 lalu terjadi 140 kali ledakan di sekitar perairan Pulau Mataha dan Bilang-Bilangan. Dan pasca operasi penertiban itu, kini pengeboman ikan mulai menurun drastis,” katanya kepada Berau Post, Selasa (13/3).

Ia menjelaskan, sebelum adanya operasi penertiban oleh Polres Berau, kegiatan pengeboman ikan sangat marak di ketiga pulau tersebut.

Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi tindakan aparat kepolisian yang intens melakukan pencegahan dan penindakan atas aksi pengeboman ikan. “Dari pantauan terakhir kami pada awal Maret ini, di Kampung Balikukup maupun di sekitar lautnya, sudah tidak  ada lagi terdengar suara ledakan,” terangnya.

“Bahkan Kepala Kampung Balikukup sudah menyatakan tidak ada lagi ledakan bom ikan di perairan sekitar tiga pulau tadi,” tambahnya.

Lebih lanjut, penangkapan ikan menggunakan bom dijelaskan Bayu, sangat merusak ekosistem laut. Dampak utama dari kegiatan tersebut mengakibatkan rusaknya terumbu karang yang notabene tempat atau berkembang biaknya ikan dan biota laut lainnya.

“Kami dari Profauna menginginkan kegiatan penertiban praktik pengeboman ikan oleh Polres Berau ini harus dilakukan secara terus-menerus. Karena tanpa patroli rutin, dikhawatirkan pengeboman ikan akan kembali marak,” pungkas Bayu. (arp/udi)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .