MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Kamis, 15 Maret 2018 11:09
Surabaya Pertama, Bali Berikutnya

Migo, Persewaan Sepeda Hijau (2)

SILATURAHMI: Dahlan Iskan berbincang dengan CEO Migo, Tony Tao, saat bertandang ke kantor pusat Migo di Pakuwon City, Surabaya Timur, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, SAYA penasaran dengan kepeloporan Surabaya di bidang persewaan sepeda listrik Migo. Sambil menjemput cucu yang sekolah di Al Azhar International, saya mencari kantor pusat Migo. Yang menurut info tidak jauh dari Al Azhar di Pakuwon City, Surabaya Timur.

Ketemu.

Kantornya di sebuah area komersial di lingkungan apartemen modern Educity. Semua karyawannya menyambut antusias kedatangan saya yang tiba-tiba. “Kok tidak memberitahu sebelumnya pak?” tanya mereka.

Mereka tahu kalau saya bisa berbahasa Mandarin. Karena itu dengan antusias mereka menawarkan kepada saya akan menghubungi CEO Migo. Agar menemui saya. Sang CEO yang memang lebih lancar kalau berbahasa Mandarin segera dihubungi.

Saya menunggunya sambil melihat-lihat sepeda listrik Migo yang dijajar di ruang itu. Di ruang dekat kantor Migo ini ternyata juga pos persewaan Migo.

Inilah sistem sewa sepeda listrik pertama di Indonesia. Dengan menggunakan aplikasi online.

Saat ini Migo memiliki 100 pos persewaan di seluruh Surabaya. Peminat bisa mengambil sepeda listrik di 100 lokasi itu. Lalu mengembalikannya di mana saja di salah satu dari 100 pos tersebut.

Di sepeda itu ada barcode yang bisa difoto pakai HP. Setelah dikirim ke sistem Migo, Tiba-tiba salah satu sepeda listrik di situ on.

Speedometernya menyala. Pertanda siap dinaiki.

Tarifnya, seperti saya tulis sebelumnya: sangat murah. Tiap dua kilometer pertama hanya Rp 2.000. Lalu tambah Rp 500/km berikutnya.

Sang CEO tiba di kantor. Kami langsung berkenalan. Percakapan berlangsung dalam bahasa Mandarin. Namanya Tony Tao. Aslinya dari kota Nanjing. Saya beritahu bahwa saya sudah banyak kali ke Nanjing. Kami pun akrab.

Mengapa Tony Tao memilih berbisnis sistem ini di Surabaya? “Kota ini sangat besar,” katanya. “Kalau Jakarta terlalu besar.”

Jarak tempuh antarwilayah di Surabaya masih bisa terjangkau oleh kemampuan sepeda listrik ini: 40 km.

Kalau pun misalnya baterai habis di tengah jalan, bisa ditukar dengan sepeda yang baterainya masih penuh di pos persewaan terdekat.

Ketika saya kemukakan kekhawatiran saya apakah sistem ini bisa bertahan lama, Tony Tao meyakinkan saya akan optimismenya. Selama setengah tahun beroperasi, konsumennya terus bertambah.

Dia mengakui untuk kota sebesar Surabaya 100 pos persewaan tidak cukup. Idealnya nanti tiap 500 meter ada pos persewaan.

Sekarang ini tahapnya masih pemantapan sistem. Pelayanan di pos-pos pelayanan harus baik dan terstandar dulu. Ini, kata staf Tony Tao, perlu waktu mendidik partner yang menjadi pos persewaan.

Pos persewaan tersebut memang milik siapa saja. Yang mau bergabung dengan Migo. Sistemnya komisi. Pemilik rumah biasa pun bisa menjadi pos persewaan. Asal pagarnya cukup transparan (agar Migonya terlihat dari luar), punya ruang cukup untuk memajang 5 sepeda, dan ada orang yang selalu siap melayani penyewa.

Setelah standar pelayanannya tercapai barulah Migo membuka pos lebih banyak lagi. Dia optimistis banyak pemilik rumah atau bangunan yang mau menjadi partner.

Tony mengatakan kalau yang di Surabaya ini sudah mapan, Migo akan membuka cabang untuk Bali dan kota lainnya.

“Saya harap Anda sukses,” kata saya sambil pamit.

“Xie xie,” jawabnya.

Lalu semua karyawan minta foto bersama. (bersambung/dis/udi)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 03 Maret 2018 11:28

Menebus Dosa Proyek Raksasa

PERSAHABATAN saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara. Robert…

Selasa, 27 Februari 2018 10:52

Tujuh Bulan di Lemhannas, Sanggupkah?

SUDAH satu minggu, saya harus beradaptasi dengan hal baru. Orang baru, suasana baru, juga ilmu baru.…

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Menanti Angpao di Hari Imlek

TENTU saya tidak sabar menunggu waktu satu bulan. Saya sudah berusaha bersikap tenang. Saya tenang-tenangkan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:57

Bahagia walau Gagal Gemuk

BERAT badan saya turun terus. Tinggal 66 kilogram (kg). Dari 70 kg sebelum operasi. Saya harus melawannya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:07

Selang Rp 500 Juta di Pembuluh Saya

KEMBALI opname, saya langsung diinfus delapan botol. Dokter Mohammed Tauqeer Ahmad, ahli syaraf itu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 00:43

Tergoda Lanzhou Lamian Satu-satunya

ROBERT Lai mengabarkan kesuksesan operasi itu ke keluarga saya di Surabaya yang sedang menata barang…

Jumat, 16 Februari 2018 10:40

Valentine Berdarah

SEPERTIsudah menjadi tradisi bagi para pemuda mengadakan pagelaran bernuansa “cinta” pada…

Jumat, 16 Februari 2018 10:20

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish

TIBALAH saat operasi itu. Tempat tidur saya didorong dari kamar 803. Menuju ruang operasi di Rumah Sakit…

Kamis, 15 Februari 2018 10:11

Trauma Pilih Kasih dan Harta Warisan

PILIH kasih bisa menyebabkan trauma. Sikap orang tua yang pilih kasih pada anak pada akhirnya memang…

Selasa, 13 Februari 2018 00:04

Mengandalkan Kreativitas Bubur Remas

SETELAH anak-menantu-cucu ke Makkah, tinggal saya dan istri di Madinah. Kesakitan. Tergolek di tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .