MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 15 Maret 2018 11:10
Terus Dorong DOB BPS, Dewan Gelar Hearing Bersama Tim Pemekaran
SATUKAN PERSEPSI: Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah ketika memimpin hearing rencana pembentukan DOB BPS bersama tim pemekaran BPS, Kamis (14/3).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Upaya agar rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Berau Pesisir Selatan (BPS) bisa diwujudkan, terus dilakukan tim pemekaran BPS. Salah satunya dengan mengajukan permohonan hearing atau rapat dengar pendapat bersama DPRD Berau yang digelar kemarin (14/3).

Hearing yang digelar di ruang rapat gabungan tersebut dipimpin Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah dan dua wakilnya, Saga dan Anwar. Serta anggota dewan lainnya, terutama yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) III yang mencakup Kecamatan Biatan, Talisayan, Batu Putih, Bidukbiduk, Pulau Derawan dan Maratua.

Ditemui usai hearing, Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah mengatakan, hal tersebut merupakan tindak lanjut dari tugas pihaknya untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat yang masuk ke DPRD. Namun yang disayangkannya, hearing kemarin justru tidak dihadiri tim pemekaran dari Pemkab Berau.

“Kami sudah mengundang pihak pemerintah. Cuma karena mungkin agenda, Pak Bupati juga lagi tidak berada di Berau, dan hearing ini juga mendadak, makanya tim dari pemerintah tidak bisa datang,” katanya kepada Berau Post, Rabu (14/3).

Mengenai upaya pembentukan DOB BPS, perempuan yang akrab disapa Sari ini memastikan, hampir seluruh anggota DPRD Berau setuju dan mendukung pembentukan DOB BPS.

Terlebih hingga saat ini, proses pemekaran untuk menjadi DOB terus berjalan selama sepuluh tahun terakhir. “Bahkan dulunya sempat dibuatkan pansus (panitia khusus) untuk mempercepat pembentuk DOB BPS ini,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar ini menerangkan, dengan pembentukan DOB, maka pelayanan publik dan pembangunan di daerah pesisir akan semakin pesat. “Makanya nanti kami akan mengagendakan hearing lagi bersama teman-teman tim pemekaran BPS, dan kembali mengundang pemerintah untuk turut hadir,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga turut meminta pihak perusahaan yang beroperasional di wilayah pesisir selatan Berau, turut mendukung dengan membantu tim pemekaran BPS, khususnya terkait kebutuhan operasional tim. “Kasihan juga mereka (tim BPS, red) sejauh ini menggunakan dana sendiri. Makanya kami berharap ada peran serta perusahaan untuk membantu,” tandasnya.

Sementara itu, perwakilan tim pemekaran BPS Akmal menyampaikan, pihaknya ingin adanya penyatuan suara seluruh elemen, baik di legislatif maupun eksekutif. Dalam mendorong Presiden menandatangani dua Peraturan Pemerintah (PP) yang tengah digodok Kementerian Dalam Negeri.

Dua PP tersebut di antaranya, PP tentang Penataan Daerah dan PP tentang Desain Besar Penataan Daerah (Desartada). “Proses DOB BPS ini sudah sejak lama kami urus, bahkan Ampres (Amanat Presiden) sudah keluar,” katanya.

Terkait moratorium pemekaran daerah dari pemerintah pusat, serta permasalahan tapal batas yang selama ini dianggap mengganjal pembentukan DOB BPS, dikatakannya bukan lagi sebuah halangan besar.

Sebab, untuk Kaltim tidak masuk dalam wilayah yang terkena moratorium pemerintah pusat. Alasannya, beberapa pemekaran yang terjadi di Kaltim telah dianggap berhasil. “Dan untuk tapal batas, hal itu tidak ada masalah asalkan ada kesepakatan antara Kutim dan Berau. Nanti untuk petanya akan dibuatkan Kemendagri,” tandasnya. (arp/udi)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 12:47

MTQ Tidak Ganggu Proyek Drainase

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi tinggal menghitung…

Kamis, 26 April 2018 12:45

PU Janji Sentuh Jalan Kemakmuran

TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Rahmad, memastikan…

Kamis, 26 April 2018 12:43

PAYAH..!! Mangkir dari Panggilan Kejaksaan, Manajemen PT KN Tunggak Pajak Daerah Rp 26 M

TANJUNG REDEB – Manajemen PT Kertas Nusantara (KN) yang berada di Mangkajang, Kampung Pilanjau,…

Kamis, 26 April 2018 12:41

Maksimal Rp 40 Juta, Bantuan Sosial untuk Korban Bencana

TANJUNG REDEB - Korban kebakaran atau bencana alam, bisa mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Pemkab…

Rabu, 25 April 2018 00:09

Pengawas Pulau Sambangi Berau

TANJUNG REDEB – Persoalan keamanan pulau-pulau terluar di wilayah Bumi Batiwakkal – sebutan…

Rabu, 25 April 2018 00:09

Bupati Juga Kecewa, Penghapusan Proyek Rel Kereta Api Kaltim dari PSN

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram, mengaku kecewa dengan penghapusan proyek rel kereta api di Kaltim…

Rabu, 25 April 2018 00:08

Berharap Dapat Jembatan Timbang

KEPALA Dinas Perhubungan Berau Abdurahman, menghargai masukkan Wakil Ketua DPRD Berau Anwar terkait…

Rabu, 25 April 2018 00:07

Larangan Konsumsi Kima Kurang Sosialisasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau Saga, tak menampik jika masyarakat pesisir masih mengonsumsi…

Rabu, 25 April 2018 00:06

Sosok Dermawan yang Jadi Panutan Keluarga

Kemarin (24/4) sore menjadi saat terakhir bagi keluarga dan kerabat melihat jenazah almarhum Wisnu Haris.…

Selasa, 24 April 2018 11:50

Wisnu Haris Tutup Usia

TANJUNG REDEB - Mantan Staf Ahli Bidang Pembangunan Wisnu Haris (59), mengembuskan napas terakhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .