MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 17 Maret 2018 00:27
Nyaris Tak Berharga Lagi, Petani Tinggalkan Kedelai

Luas Lahan dan Produktivitas Hasil Pertanian Tiap Tahun Menyusut

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Komoditas Kedelai di Bumi Batiwakkal sebutan Kabupaten Berau mengalami penurunan produksi, termasuk luas lahan juga terus menyusut. Kondisi tersebut diakibatkan minimnya keinginan petani menanam kedelai.

Kepala Seksi (Kasi) Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, Muhammad Saleh mengatakan, selama kurun waktu tiga tahun terakhir, jumlah luas lahan kedelai mengalami penurunan hingga 100 persen yang puncaknya terjadi pada tahun 2017 (selengkapnya lihat grafis).

“Bisa terlihat dari luasan lahan untuk menanam kedelai, 2014 silam mencapai 465 hektare, kemudian tahun 2015 ada peningkatan mencapai 699 dan kembali turun pada tahun 2016 berkisar 547 hektare serta penurunan cukup drastis tahun 2017 hanya tersisa 81 hektare dengan jumlah produksi 353 ton,” katanya kepada Berau Post, Jumat (16/3).

Kendati demikian, lanjut dia, komoditas kedelai Berau merupakan terbesar menempati rangking pertama di Kaltim dengan presentase 37 persen.

"Penurunan komoditas kedelai tidak hanya terjadi di Berau, beberapa daerah di Kaltim bahkan mengalami hal yang sama. Produksi kedelai Berau tahun lalu menempati urutan pertama di Kaltim dan tidak bisa dipungkiri daerah lain kemungkinan lebih turun lagi," ungkapnya.

Menurutnya, penyebab menurunnya jumlah petani kedelai karena nilai ekonomi kedelai makin hari tak bisa diandalkan. Salah satu penyebabnya adalah harga jual kedelai yang rendah. Sehingga keuntungan yang didapat petani juga berkurang.

Termasuk ancaman puso dan berbagai penyakit yang kerap melanda pertanian kedelai, sehingga harus ditangani secara intensif hingga musim panen.

"Harga kedelai lokal di tingkat petani berkisar Rp 6 ribu hingga Rp 8 ribu per kilogram, selain itu kedelai lokal harus bersaing dengan kedelai impor yang banyak beredar di pasaran bahkan lebih diminati konsumen karena harganya lebih murah," tuturnya.

"Penghasil kedelai di Berau berada di daerah Talisayan dan Batu Putih, tinggal ini yang masih bertahan," sambungnya.

Ketersediaan bibit dengan varietas tertentu masih terbatas di Berau. Untuk mendapatkannya petani harus rela membeli bibit ke luar daerah seperti Jawa Timur. Sebagai gantinya, petani kedelai di Berau lebih memilih bertani atau beralih fungsi ke komoditas pertanian atau perkebunan lain seperti jagung dan kelapa sawit.

"Dibanding kedelai, jagung dianggap punya nilai jual yang cukup tinggi dan stabil, bahkan produksinya meningkat secara drastis setiap tahun. Di Berau untuk luas tanam tahun 2017 mencapai 5.004 hektare dan produksi berkisar 36.481 ton," terangnya.

Kaltim merupakan salah satu daerah yang dipilih untuk pengembangan program Upaya Khusus (Upsus) pengembangan tanaman padi, jagung, dan kedelai.

"Berbeda dengan komoditas pertanian mendapat dukungan bantuan bibit atau perluasan lahan dari pemerintah pusat maupun provinsi untuk pengembangan padi dan jagung. sedang komoditas kedelai tidak ada bantuan," pungkasnya.

Diharapkan keberlangsungan petani kedelai di Berau maupaun daerah lainnya bisa kembali membaik, tentunya dengan kepastian harga maupun pemasaran dan dukungan yang berkesinambungannya. (*/nar/asa)


BACA JUGA

Jumat, 11 Januari 2019 16:38

Operasi Pasar Belum Mempan

TANJUNG REDEB – Operasi pasar yang dilakukan jajaran Pemkab Berau…

Jumat, 11 Januari 2019 14:07

Dapat Kucuran Rp 2,4 Milliar, Pemkab Bakal Bangun Dua Pasar

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau kembali mendapat kucuran anggaran dari…

Jumat, 11 Januari 2019 13:57

Jumlah Penerima Rastra Turun

DATA penerima Beras Sejahtera (Rastra) oleh warga tak mampu di…

Kamis, 10 Januari 2019 13:13

Produksi Budidaya Tembus 2.358 Ton

HASIL produksi budidaya perikanan tahun 2018 mampu melebihi target. Dinas Perikanan…

Kamis, 10 Januari 2019 13:07

Stok Melimpah, Bawang Merah Tetap Mahal

TELUK BAYUR – Memasuki awal tahun 2019, pergerakan harga komoditas…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51

Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi…

Jumat, 04 Januari 2019 00:49

Tak Hanya Pertanian, Peternakan Sapi Dikembangkan

TALISAYAN - Pengembangan pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 04 Januari 2019 00:47

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Masih Mahal

TANJUNG REDEB - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, minta…

Senin, 31 Desember 2018 14:38

Ayam Mahal, Jagung Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Jelang pergantian tahun, pedagang jagung dadakan menjamur…

Senin, 31 Desember 2018 14:21

Harga Daging Ayam Capai Rp 42 Ribu Per Kg

TANJUNG REDEB – Harga daging ayam di Pasar Sanggam Adji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*