MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 Maret 2018 00:05
Resepsionis Gunakan Pakaian Adat

PHRI Imbau Pengusaha Perhotelan Dukung Perda Pelestarian Budaya

Zulkarnain Tanjung

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan dan Pelestarian Bahasa dan Budaya Barrau, telah disahkan Kamis (15/3) lalu.

Pengesahan perda yang disetujui semua fraksi DPRD Berau itu, langsung ditindaklanjuti jajaran DPRD agar seluruh pegawai di jajaran Pemkab Berau bisa memakai bati Berau sebagai pakaian kedinasan pada hari Kamis, serta meminta pengusaha perhotelan juga menjadikan batik Berau sebagai salah satu seragam kerja seluruh pegawai hotel, minimal satu hari dalam sepekan.

Usulan itu juga didukung penuh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Berau Zulkarnain Tanjung. Bahkan, ia sendiri mengaku telah membiasakan diri untuk menggunakan batik Berau, pada hari tertentu dalam sepekan.

“Untuk perda itu saya sangat mendukung banget. Karena semua masyarakat dan kalangan di Berau ini harus menjaga dan melindungi kebudayaannya, supaya tidak hilang ditelan zaman dan kebudayaan dari luar,” katanya saat diwawancara Berau Post, Sabtu (17/3).

Sebagai dukungan terhadap perda tersebut, Zulkarnain mengimbau seluruh pengusaha hotel di Berau, untuk menerapkan penggunaan batik Berau kepada seluruh pegawai hotel sekali dalam sepekan.

Tak hanya batik Berau, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Minang Berau ini bakal meminta pihak hotel menampilkan baju adat khas Berau. “Kalau ini tidak harus semua pegawai, cukup resepsionis atau pegawai yang menyambut tamu masuk,” tuturnya.

Ditanya apabila ada hotel yang tidak mengikuti imbauan tersebut? Zulkarnain menyebut pengusaha hotel tersebut sama halnya tidak mendukung upaya Pemkab Berau dalam melestarikan kebudayaan daerah.

“Tapi sejauh ini kalau ada imbauan atau hal-hal yang berfungsi untuk mempromosikan wisata atau kebudayaan. Pihak-pihak hotel di Berau selalu antusias dan mendukung itu,” ujarnya.

“Sehingganya saya yakin mereka akan mau mengikuti imbauan itu dan membantu pemerintah Berau mempromosikan itu,” tandasnya.

Sebelumnya, juru bicara Fraksi Gerindra Eli Esar Kombong mengharapkan, batik Berau bisa menjadi salah satu pakaian kedinasan bagi seluruh pegawai di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau. “Misal tiap hari Kamis, pegawai memakai batik Berau,” katanya saat membacakan pandangan fraksi Gerindra pada paripurna penetapan lima perda di ruang rapat paripurna, Kamis (15/3).

Termasuk, lanjut dia, karyawan perhotelan yang ada di Bumi Batiwakkal, juga menggunakan batik khas Berau pada hari-hari tertentu. “Di hotel juga bisa menerapkannya. Ya, sebagai kontribusi dari pengusaha hotel untuk mendukung pelestarian budaya Berau,” sambungnya.  

Selain penggunaan batik, bahasa Banua juga harus dilestarikan. Bahkan bisa dijadikan salah satu bahasa wajib pada aktivitas penerbangan di Berau. Penggunaan bahasa daerah pada aktivitas penerbangan, ujar dia, sudah diterapkan di beberapa daerah, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Bali. “Jadi ada tiga bahasa yang digunakan di bandara dan maskapai saat berada di Berau. Bahasa Indonesia, Inggris dan Banua,” terang Esar.

Usulan yang sama disampaikan juru bicara Fraksi Bulan Bintang Perjuangan Rudi P Mangunsong. Menurutnya, selain bisa digunakan pada aktivitas penerbangan di bandara, bahasa Banua juga bisa menjadi bahasa pembuka pada rapat-rapat resmi pemerintahan. “Seperti rapat paripurna ini,” katanya sambil mempraktikkan penggunaan bahasa Banua saat menyapa Bupati, Ketua DPRD, dan peserta rapat lainnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

KASIHAN..!! Ruangan Terbatas, Pasien Dirawat di Lorong

TANJUNG REDEB –Ruang Dahlia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai kembali penuh. Bahkan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:08

Pembahasan Kompensasi Floating Crane Diundur

TANJUNG REDEB - Setelah dua bulan sejak aksi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menuntut pembagian…

Jumat, 20 Juli 2018 00:07

Dipaksa ‘Tinggalkan’ Anak dan Istri

Tak sekalipun Helman pernah bercita-cita untuk menjadi seorang hakim. Bahkan Helman sempat menjadi pengajar…

Kamis, 19 Juli 2018 01:14

Hakim Tolak Eksepsi Bupati

TANJUNG REDEB - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menolak eksepsi terdakwa pelanggaran…

Kamis, 19 Juli 2018 01:12

Disdik Tunggu Laporan PPDB

TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau tengah menunggu laporan dari seluruh sekolah jenjang…

Kamis, 19 Juli 2018 01:10

Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil.…

Kamis, 19 Juli 2018 01:05

PKPI Juga Tak Lapor Kesbangpol

TANJUNG REDEB – Bukan sekadar tidak mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 18 Juli 2018 13:36
Bupati Jalani Sidang Perdana Pidana Kampanye Pilgub Kaltim 2018

Nyatakan Keberatan atas Dakwaan JPU

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menjalani sidang perdana atas dugaan pelanggaran pidana…

Rabu, 18 Juli 2018 13:32

Hanura Berau Ikut Kepengurusan OSO-Herry

Mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

Rabu, 18 Juli 2018 13:29

PKPI dan Garuda Tak Mendaftar

TANJUNG REDEB – Hingga penutupan pengajuan daftar calon anggota legislatif tadi malam (17/7),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .