MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 Maret 2018 00:07
Aspal untuk Ruas yang Sudah Stabil

Proyek MYC Jalan Samburakat-Sambakungan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmat, memastikan pekerjaan proyek Jalan Samburakat-Sambakungan di Kecamatan Gunung Tabur, bakal dilakukan hingga pengaspalan.

Namun, pengaspalan hanya untuk ruas jalan yang telah dianggap stabil dan layak untuk diaspal. “Karena anggarannya memang tidak mencukupi hingga pengaspalan keseluruhan. Sebab volume pemotongan bukit lebih besar bila dibandingkan hasil perencanaan,” katanya saat diwawancara Berau Post, Sabtu (17/3).

Karena tidak sesuai dengan perencanaan awal, pihaknya akan melakukan CCO atau Contract Change Order kepada kontraktor pelaksana. Hal itu terkait perubahan kontrak karena pelaksana kontrak barang atau jasa atau pekerjaan fisik, mengalami perubahan karena spesifikasi teknis pekerjaan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

“Kami akan ubah kontraknya yang mengacu pada Peraturan Presiden. Jadi kami tidak mengada-ada,” ujarnya.

Mengenai tidak sesuainya perencanaan, pria berkacamata ini menjelaskan hal tersebut sudah biasa di dunia proyek. Khususnya pengerjaan jalan yang dibangun di hutan.

Ia mengatakan tidak ada hasil perencanaan yang 100 persen benar-benar pas dan sesuai dengan kondisi di lapangan. “Namanya juga perencanaan, apalagi itu mau bikin jalan di hutan,” tuturnya.

“Dan juga dalam proyek apabila terjadi perbedaan antara perencanaan dengan kondisi lapangan, ya dilakukan perubahan,” tandasnya.

Sebelumnya, proyek pembukaan jalan yang menghubungkan Kampung Samburakat-Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, manfaatnya terancam tidak bisa langsung dirasakan masyarakat secara maksimal. Pasalnya, proyek pembukaan jalan dengan tujuan memangkas jarak yang sebelumnya sepanjang 15 kilometer menjadi sisa 6 kilometer tersebut, kemungkinan besar tidak bisa dituntaskan hingga pengaspalan.

Saat rombongan Komisi III DPRD Berau meninjau proyek senilai Rp 24 miliar dengan kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC), Kamis (15/3) siang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut Suyono, memastikan pembangunannya tidak mungkin tuntas hingga pengaspalan sepanjang 6 kilometer. “Karena memang ini di luar perhitungan,” katanya kepada rombongan Komisi III yang dipimpin Ketua Komisi Suharno,didampingi Sekretaris Komisi Rudi P Mangunsong, dan anggota Vitalis Paulus Lette, Elita Herlina, Jasmine Hambali, serta Haryono.

Dijelaskan Suyono, pada perencanaan awal, anggaran Rp 24 miliar memang diperkirakan cukup untuk pembukaan hingga pengaspalan jalan sepanjang 5 kilometer. Namun saat pengerjaan, jalan yang dibuka jaraknya sepanjang 6 kilometer. Selain itu, pemotongan gunung yang menguras waktu dan biaya, juga tidak diperhitungkan pada penyusunan perencanaan. “Makanya ada perubahan, sehingga bisa jadi anggaran yang ada tidak akan cukup sampai kegiatan pengaspalannya,” jelas pria yang akrab disapa Yono itu.

Proyek yang baru dikerjakan akhir Desember 2017 oleh PT Karyatama Nagasari, progresnya baru mencapai 20 persen. Tujuan pembangunannya untuk memangkas jarak tempuh hingga 9 kilometer pada jalan yang juga menjadi akses menuju Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. “Nanti jalannya selebar 14 meter, dan pada kontrak selesai dikerjakan sampai Desember tahun ini,” terangnya.

Kesalahan perencanaan yang diungkapkan Yono, cukup disesalkan Ketua Komisi III Suharno. Namun pihaknya tidak ingin melihat ke belakang, dan mengharapkan tujuan pembangunan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan pengendara bisa tercapai.

“Jadi, karena ini tujuannya untuk memperpendek jarak, jalannya jangan dibuat berbelok-belok. Kalau bisa lurus sampai tembus,” katanya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 12:43

PAYAH..!! Mangkir dari Panggilan Kejaksaan, Manajemen PT KN Tunggak Pajak Daerah Rp 26 M

TANJUNG REDEB – Manajemen PT Kertas Nusantara (KN) yang berada di Mangkajang, Kampung Pilanjau,…

Kamis, 26 April 2018 12:41

Maksimal Rp 40 Juta, Bantuan Sosial untuk Korban Bencana

TANJUNG REDEB - Korban kebakaran atau bencana alam, bisa mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Pemkab…

Rabu, 25 April 2018 00:09

Pengawas Pulau Sambangi Berau

TANJUNG REDEB – Persoalan keamanan pulau-pulau terluar di wilayah Bumi Batiwakkal – sebutan…

Rabu, 25 April 2018 00:07

Larangan Konsumsi Kima Kurang Sosialisasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua DPRD Berau Saga, tak menampik jika masyarakat pesisir masih mengonsumsi…

Rabu, 25 April 2018 00:06

Sosok Dermawan yang Jadi Panutan Keluarga

Kemarin (24/4) sore menjadi saat terakhir bagi keluarga dan kerabat melihat jenazah almarhum Wisnu Haris.…

Selasa, 24 April 2018 11:50

Wisnu Haris Tutup Usia

TANJUNG REDEB - Mantan Staf Ahli Bidang Pembangunan Wisnu Haris (59), mengembuskan napas terakhirnya…

Selasa, 24 April 2018 11:48

Hanya Lima Sekolah Gelar UNBK

TANJUNG REDEB – Sebanyak 3.942 pelajar SMP sederajat, mengikuti ujian nasional kemarin (23/4).…

Selasa, 24 April 2018 11:47

Penyegaran untuk Menjawab Tantangan

BALIKPAPAN - Tantangan industri media yang semakin beragam, menuntut respons terbaik. Tak terkecuali…

Selasa, 24 April 2018 11:46

Perdata Mental, Bisa Dipidanakan

TANJUNG REDEB – Tunggakan pajak sebesar Rp 26 miliar oleh PT Kertas Nusantara (KN), bisa dibawa…

Selasa, 24 April 2018 11:46

Masih Belum Berhasil, Proses Lelang Tetap Jalan

Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan pertemuan dengan warga yang meminta ganti rugi atas lahannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .