MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 Maret 2018 00:07
Aspal untuk Ruas yang Sudah Stabil

Proyek MYC Jalan Samburakat-Sambakungan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmat, memastikan pekerjaan proyek Jalan Samburakat-Sambakungan di Kecamatan Gunung Tabur, bakal dilakukan hingga pengaspalan.

Namun, pengaspalan hanya untuk ruas jalan yang telah dianggap stabil dan layak untuk diaspal. “Karena anggarannya memang tidak mencukupi hingga pengaspalan keseluruhan. Sebab volume pemotongan bukit lebih besar bila dibandingkan hasil perencanaan,” katanya saat diwawancara Berau Post, Sabtu (17/3).

Karena tidak sesuai dengan perencanaan awal, pihaknya akan melakukan CCO atau Contract Change Order kepada kontraktor pelaksana. Hal itu terkait perubahan kontrak karena pelaksana kontrak barang atau jasa atau pekerjaan fisik, mengalami perubahan karena spesifikasi teknis pekerjaan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

“Kami akan ubah kontraknya yang mengacu pada Peraturan Presiden. Jadi kami tidak mengada-ada,” ujarnya.

Mengenai tidak sesuainya perencanaan, pria berkacamata ini menjelaskan hal tersebut sudah biasa di dunia proyek. Khususnya pengerjaan jalan yang dibangun di hutan.

Ia mengatakan tidak ada hasil perencanaan yang 100 persen benar-benar pas dan sesuai dengan kondisi di lapangan. “Namanya juga perencanaan, apalagi itu mau bikin jalan di hutan,” tuturnya.

“Dan juga dalam proyek apabila terjadi perbedaan antara perencanaan dengan kondisi lapangan, ya dilakukan perubahan,” tandasnya.

Sebelumnya, proyek pembukaan jalan yang menghubungkan Kampung Samburakat-Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, manfaatnya terancam tidak bisa langsung dirasakan masyarakat secara maksimal. Pasalnya, proyek pembukaan jalan dengan tujuan memangkas jarak yang sebelumnya sepanjang 15 kilometer menjadi sisa 6 kilometer tersebut, kemungkinan besar tidak bisa dituntaskan hingga pengaspalan.

Saat rombongan Komisi III DPRD Berau meninjau proyek senilai Rp 24 miliar dengan kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC), Kamis (15/3) siang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut Suyono, memastikan pembangunannya tidak mungkin tuntas hingga pengaspalan sepanjang 6 kilometer. “Karena memang ini di luar perhitungan,” katanya kepada rombongan Komisi III yang dipimpin Ketua Komisi Suharno,didampingi Sekretaris Komisi Rudi P Mangunsong, dan anggota Vitalis Paulus Lette, Elita Herlina, Jasmine Hambali, serta Haryono.

Dijelaskan Suyono, pada perencanaan awal, anggaran Rp 24 miliar memang diperkirakan cukup untuk pembukaan hingga pengaspalan jalan sepanjang 5 kilometer. Namun saat pengerjaan, jalan yang dibuka jaraknya sepanjang 6 kilometer. Selain itu, pemotongan gunung yang menguras waktu dan biaya, juga tidak diperhitungkan pada penyusunan perencanaan. “Makanya ada perubahan, sehingga bisa jadi anggaran yang ada tidak akan cukup sampai kegiatan pengaspalannya,” jelas pria yang akrab disapa Yono itu.

Proyek yang baru dikerjakan akhir Desember 2017 oleh PT Karyatama Nagasari, progresnya baru mencapai 20 persen. Tujuan pembangunannya untuk memangkas jarak tempuh hingga 9 kilometer pada jalan yang juga menjadi akses menuju Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. “Nanti jalannya selebar 14 meter, dan pada kontrak selesai dikerjakan sampai Desember tahun ini,” terangnya.

Kesalahan perencanaan yang diungkapkan Yono, cukup disesalkan Ketua Komisi III Suharno. Namun pihaknya tidak ingin melihat ke belakang, dan mengharapkan tujuan pembangunan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan pengendara bisa tercapai.

“Jadi, karena ini tujuannya untuk memperpendek jarak, jalannya jangan dibuat berbelok-belok. Kalau bisa lurus sampai tembus,” katanya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:02

10 Sekolah Dibina SMP 2

TANJUNG REDEB – Bersama 17 SMP lainnya di Kaltim, SMPN 2 Tanjung Redeb menjadi satu-satunya perwakilan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:01

Siap Ladeni Somasi NM

TANJUNG REDEB – Tak cukup laporannya ditangani Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Partai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:59

Aromanya Terjaga karena Ada Rumus Penyajiannya

Cita rasa kopi datang dari kualitas biji kopinya. Cita rasanya pun berbeda, bergantung daerah asal biji…

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:58

Kekurangan Dana Sisa Rp 1,3 M

TANJUNG REDEB – Alotnya proses pembahasan anggaran untuk memberangkatkan kontingen Berau mengikuti…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:24

Hapus Diskriminasi bagi Penyandang Disabilitas

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau menyerahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:23

Perusahaan Di-deadline Tiga Hari

TANJUNG REDEB – Kekurangan anggaran untuk memenuhi kebutuhan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:20

Terima dengan Tangan Terbuka

KORBAN bencana asal Palu, Donggala dan Sigi yang mengungsi ke Berau, disambut dengan tangan terbuka…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:18

Pengungsi Pilih Menatep di Berau

BIDUKBIDUK – Kecamatan Bidukbiduk jadi wilayah yang paling banyak menampung pengungsi asal Palu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:17

Gunakan Bubuk Kasar, Aromanya Lebih Terasa

Kopi, kini bukan lagi sekadar rasa. Bagi penikmatnya, kopi sudah berkembang menjadi lifestyle. Bahkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .