MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 18 Maret 2018 00:07
Aspal untuk Ruas yang Sudah Stabil

Proyek MYC Jalan Samburakat-Sambakungan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmat, memastikan pekerjaan proyek Jalan Samburakat-Sambakungan di Kecamatan Gunung Tabur, bakal dilakukan hingga pengaspalan.

Namun, pengaspalan hanya untuk ruas jalan yang telah dianggap stabil dan layak untuk diaspal. “Karena anggarannya memang tidak mencukupi hingga pengaspalan keseluruhan. Sebab volume pemotongan bukit lebih besar bila dibandingkan hasil perencanaan,” katanya saat diwawancara Berau Post, Sabtu (17/3).

Karena tidak sesuai dengan perencanaan awal, pihaknya akan melakukan CCO atau Contract Change Order kepada kontraktor pelaksana. Hal itu terkait perubahan kontrak karena pelaksana kontrak barang atau jasa atau pekerjaan fisik, mengalami perubahan karena spesifikasi teknis pekerjaan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

“Kami akan ubah kontraknya yang mengacu pada Peraturan Presiden. Jadi kami tidak mengada-ada,” ujarnya.

Mengenai tidak sesuainya perencanaan, pria berkacamata ini menjelaskan hal tersebut sudah biasa di dunia proyek. Khususnya pengerjaan jalan yang dibangun di hutan.

Ia mengatakan tidak ada hasil perencanaan yang 100 persen benar-benar pas dan sesuai dengan kondisi di lapangan. “Namanya juga perencanaan, apalagi itu mau bikin jalan di hutan,” tuturnya.

“Dan juga dalam proyek apabila terjadi perbedaan antara perencanaan dengan kondisi lapangan, ya dilakukan perubahan,” tandasnya.

Sebelumnya, proyek pembukaan jalan yang menghubungkan Kampung Samburakat-Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, manfaatnya terancam tidak bisa langsung dirasakan masyarakat secara maksimal. Pasalnya, proyek pembukaan jalan dengan tujuan memangkas jarak yang sebelumnya sepanjang 15 kilometer menjadi sisa 6 kilometer tersebut, kemungkinan besar tidak bisa dituntaskan hingga pengaspalan.

Saat rombongan Komisi III DPRD Berau meninjau proyek senilai Rp 24 miliar dengan kontrak tahun jamak atau multiyears contract (MYC), Kamis (15/3) siang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut Suyono, memastikan pembangunannya tidak mungkin tuntas hingga pengaspalan sepanjang 6 kilometer. “Karena memang ini di luar perhitungan,” katanya kepada rombongan Komisi III yang dipimpin Ketua Komisi Suharno,didampingi Sekretaris Komisi Rudi P Mangunsong, dan anggota Vitalis Paulus Lette, Elita Herlina, Jasmine Hambali, serta Haryono.

Dijelaskan Suyono, pada perencanaan awal, anggaran Rp 24 miliar memang diperkirakan cukup untuk pembukaan hingga pengaspalan jalan sepanjang 5 kilometer. Namun saat pengerjaan, jalan yang dibuka jaraknya sepanjang 6 kilometer. Selain itu, pemotongan gunung yang menguras waktu dan biaya, juga tidak diperhitungkan pada penyusunan perencanaan. “Makanya ada perubahan, sehingga bisa jadi anggaran yang ada tidak akan cukup sampai kegiatan pengaspalannya,” jelas pria yang akrab disapa Yono itu.

Proyek yang baru dikerjakan akhir Desember 2017 oleh PT Karyatama Nagasari, progresnya baru mencapai 20 persen. Tujuan pembangunannya untuk memangkas jarak tempuh hingga 9 kilometer pada jalan yang juga menjadi akses menuju Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan. “Nanti jalannya selebar 14 meter, dan pada kontrak selesai dikerjakan sampai Desember tahun ini,” terangnya.

Kesalahan perencanaan yang diungkapkan Yono, cukup disesalkan Ketua Komisi III Suharno. Namun pihaknya tidak ingin melihat ke belakang, dan mengharapkan tujuan pembangunan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan pengendara bisa tercapai.

“Jadi, karena ini tujuannya untuk memperpendek jarak, jalannya jangan dibuat berbelok-belok. Kalau bisa lurus sampai tembus,” katanya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 01:05

Diduga Martin B-10

BANGKAI pesawat di gunung Kampung Long Keluh, diduga kuat berjenis bomber medium, yakni Martin B-10…

Jumat, 17 Agustus 2018 01:02

Misteri Gunung Pesawat

KUNG  PHONG (Gunung Besar) di Kampung Long Keluh, Kecamatan Kelay, masih menyimpan misteri tentang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:03

Dewan Pengawas Bisa “Memaksa”

TANJUNG REDEB - Memegang amanat sebagai Dewan Pengawas pada sebuah Perusahaan Daerah (Perusda), disebut…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:00

Disiplin Berlatih, Hanya Kalah dari Pelari Mancanegara

Olahraga lari, selain menjadi hobi yang sehat, juga menjadi motivasi untuk mencatatkan prestasi dan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:57

KPU Dinilai Tertutup

TANJUNG REDEB - Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak)…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:50

Harus Jalin Kerja Sama dengan Dokter Spesialis

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Berau Johansyah, mengakui…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:58

Dua Sekolah Minta Ditunda

TANJUNG REDEB – Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, tengah gencar…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:55

RSUD Jadi “Tumbal” BPJS Lagi, Nurmin: Kita yang Dibenturkan dengan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, kembali  terkena getah dari aturan…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:53

Tolak Disebut Kecolongan

TANJUNG REDEB - Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Ramlan Asri, menolak…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:52

Wadah Bakat Muda, Lapangan Latihan Sering Kebanjiran

Melihat besarnya antusias anak-anak Kampung Pegat Batumbuk bermain sepak bola, mendorong Hamsah untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .