MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Senin, 26 Maret 2018 12:19
Dari Haul Sekumpul, hingga Mendadak Dekat Ulama
Oleh: Zainal Hakim

PROKAL.CO, HAUL Sekumpul ke-13 diadakan pada 25 Maret 2018. Haul Sekumpul merupakan agenda tahunan yang diadakan untuk mengenang sosok Ulama karismatik dari Kalsel Martapura, yaitu KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, atau yang lebih populer dikenal dengan Abah Guru Sekumpul.

Pada Haul Sekumpul tahu lalu diperkirakan lebih dari 750.000 jemaah yang hadir (Banjarmasin Post, Senin 3 April 2017), tahun ini, jumlah jemaah yang hadir pada Haul sekumpul akan tembus pada angka 1 juta orang.

Ada sisi lain yang menarik dari Haul Sekumpul tahun ini, yaitu pelaksanaannya yang berdekatan dengan Pilgub Kaltim, lalu apa hubungannya antara Haul Sekumpul dan Pilgub Kaltim? Haul Sekumpul boleh jadi menjadi ajang para Cagub atau Cawagub untuk beriklan kepada masyarakat Kaltim, mengingat jumlah masyarakat Kaltim yang hadir pada acara ini tidak lah sedikit, boleh jadi Kaltim menjadi salah satu penyumbang peserta Haul yang paling banyak setelah Kalsel dalam skala lima provinsi yang ada di Pulau Kalimantan.

Sekalipun pihak panitia Haul Sekumpul tidak pernah memberikan kesempatan untuk politikus dan pejabat berbicara di hadapan jemaah Haul, namun kehadiran mereka di acara tersebut paling tidak akan menggiring opini tentang kedekatan sosok calon pemimpin dengan ulama, obrolan masyarakat semisal “Sidin (beliau) hadir Haul Sekumpul” memang sederhana, tapi mewakili makna, bahwa sosok tersebut pantas untuk dipilih, karena agamis, lagi dekat dengan ulama.

Opini kedekatan seorang politikus dengan ulama, dari dulu menjadi jualan yang cukup laris di tengah-tengah masyarakat, apa lagi hari ini ulama terbukti menjadi inspirator pergerakan umat, masih segar dibenak kita betapa kuatnya calon gubernur petahana Jakarta, lalu tumbang dengan lawan yang didukung oleh gerilyawan yang digerakkan oleh ulama.

Berbicara ulama berarti berbicara pengikut (jemaah) yang loyal dengan ulamanya. Kaltim, khususnya tiga lumbung suara terbesar (Samarinda, Balikpapan, dan Tenggarong), masing-masing telah memiliki ikon-ikon ulama terpopuler dengan jemaah ratusan hingga ribuan yang sebagian besar ulama tadi berafiliasi dengan sosok almarhum Abah Guru Sekumpul. Melihat kenyataan ini sangat logis jika para kontestan berebut untuk mendapat citra dekat dengan ulama.

Namun, alangkah elok jika kedekatan dengan ulama dirajut oleh para kontestan pilgub jauh sebelum pilgub diadakan, sehingga tidak menjadi tanda tanya besar atau terkesan “Ada udang di balik batu.”

Masyarakat yang menentukan pilihan di bilik suara karena pertimbangan kedekatan satu sosok dengan ulama, tidak lah salah, bahkan penulis optimistis, bahwa masyarakat Kaltim sudah pandai menilai mana yang benar-benar dekat dengan ulama dan mana yang "mendadak dekat dengan ulama".

Bagi para ulama juga harus mempunyai marwah, jangan sampai dijadikan komoditi politik sesaat, bagaimanapun ceritanya, secara teori ulama jauh lebih mulia dari politikus dan pejabat, apa lagi hanya calon pejabat, mari kita renungi pesan-pesan Ilahi yang berbunyi, "Allah mengangkat tinggi sekali derajat orang yang beriman dan berilmu Agama" (Q.S.al-Mujadalah: 11).  Yang disebut Tuhan secara khusus tinggi derajatnya atau mulia dirinya adalah orang-orang yang beriman dan berilmu (Ulama), bukan politikus atau pun pejabat.(*/app)

*) Penulis adalah penggiat dakwah di Kabupaten Berau.


BACA JUGA

Sabtu, 03 Maret 2018 11:28

Menebus Dosa Proyek Raksasa

PERSAHABATAN saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara. Robert…

Selasa, 27 Februari 2018 10:52

Tujuh Bulan di Lemhannas, Sanggupkah?

SUDAH satu minggu, saya harus beradaptasi dengan hal baru. Orang baru, suasana baru, juga ilmu baru.…

Selasa, 20 Februari 2018 09:27

Menanti Angpao di Hari Imlek

TENTU saya tidak sabar menunggu waktu satu bulan. Saya sudah berusaha bersikap tenang. Saya tenang-tenangkan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:57

Bahagia walau Gagal Gemuk

BERAT badan saya turun terus. Tinggal 66 kilogram (kg). Dari 70 kg sebelum operasi. Saya harus melawannya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:07

Selang Rp 500 Juta di Pembuluh Saya

KEMBALI opname, saya langsung diinfus delapan botol. Dokter Mohammed Tauqeer Ahmad, ahli syaraf itu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 00:43

Tergoda Lanzhou Lamian Satu-satunya

ROBERT Lai mengabarkan kesuksesan operasi itu ke keluarga saya di Surabaya yang sedang menata barang…

Jumat, 16 Februari 2018 10:40

Valentine Berdarah

SEPERTIsudah menjadi tradisi bagi para pemuda mengadakan pagelaran bernuansa “cinta” pada…

Jumat, 16 Februari 2018 10:20

Pisau di Tangan Benjamin Chua dan Manish

TIBALAH saat operasi itu. Tempat tidur saya didorong dari kamar 803. Menuju ruang operasi di Rumah Sakit…

Kamis, 15 Februari 2018 10:11

Trauma Pilih Kasih dan Harta Warisan

PILIH kasih bisa menyebabkan trauma. Sikap orang tua yang pilih kasih pada anak pada akhirnya memang…

Selasa, 13 Februari 2018 00:04

Mengandalkan Kreativitas Bubur Remas

SETELAH anak-menantu-cucu ke Makkah, tinggal saya dan istri di Madinah. Kesakitan. Tergolek di tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .