MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 30 Maret 2018 00:13
Pengadaan Boiler Unit 4 PLTU Lati, Tunggu Kesepakatan Harga
Najemuddin

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – PT Indo Pusaka Berau (IPB) terus membahas pengadaan boiler unit 4 PLTU Lati, bersama  PT Berau Coal dan anak perusahaan Sinarmas, PT Exploitasi Energi Indonesia (EEI).

“Kami sudah beberapa kali mengadakan pertemuan, membahas itu (pengadaan boiler, Red.),” ungkap Direktur Utama PT IPB Najemuddin di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dari hasil pertemuan-pertemuan tersebut, dari PT EEI menunggu negosiasi harga boiler dari Tiongkok, yang berkisar Rp 150 miliar.

Pembelian boiler nantinya, diungkapkan Najemuddin dari pembiayaan bank, dan sebelumnya membiayai proyek boiler unit 4 yang tak terealisasi. Jika, dari bank yang bersangkutan tidak sanggup membiayai, maka IPB akan mencari pembiayaan dari bank lain. Sementara kredit ke bank akan ditanggung bersama dari IPB, Berau Coal dan EEI.

“Yang sebelumnya tinggal sekitar Rp 20 miliar, jadi nanti itu ditutupi. Kreditnya selama 5 tahun,” jelasnya.

Terkait pembelian mesin, rencananya, perwakilan tiga perusahaan ini akan bertolak ke Tiongkok, setelah ada kesepakatan dan pembiayaan.”Jangan sampai kami beli kucing dalam karung, harus benar-benar dicek,” tegasnya.

Boiler nanti sepenuhnya dioperasikan oleh IPB, tanpa ada operator dari Tiongkok.

Diberitakan sebelumnya, boiler unit 4 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, dipastikan bakal diadakan lagi. PT Indo Pusaka Berau (IPB) menggandeng pihak ketiga untuk proyek tersebut, dan telah disetujui saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta pada Januari 2018.

Direktur Utama (Dirut) PT IPB Najemuddin mengungkapkan, dalam pengadaan boiler unit 4, pihak ketiga yang bekerja sama yakni PT Berau Coal dan anak perusahaan Sinar Mas, PT Exploitasi Energi Indonesia (EEI).

“Jadi dua perusahaan itu investasi dengan IPB untuk memenuhi kebutuhan daya listrik ke PT Berau Coal. Ya semacam patungan lah,” terangnya kepada Berau Post.

Boiler unit 4 berkapasitas 7 Megawatt (MW) itu, dikatakan Najemuddin, suplainya hanya untuk operasional PT Berau Coal. Pasalnya, selama ini PT IPB belum mampu memenuhi kebutuhan listrik perusahaan tambang batu bara terbesar di Bumi Batiwakkal ini. Dalam kontrak PT IPB seharusnya menyuplai total 7 MW, namun karena lebih banyak untuk kepentingan masyarakat harus dialihkan ke PT PLN Area Berau dan Berau Coal hanya mendapatkan 2 MW. “Itu pun kadang-kadang tidak sampai 2 MW yang kami suplai karena kondisi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proyek pengadaan boiler unit 4 telah disetujui oleh para pemegang saham termasuk pemerintah. “Yang jelas proyek ini sudah disepakati dan disetujui oleh para pemegang saham,” sambungnya.

Untuk diketahui, total daya yang dimiliki PLTU Lati saat ini sebesar 21 MW. Sebanyak 16 MW di suplai ke PT PLN, sementara sisanya untuk operasional PLTU Lati dan suplai ke PT Berau Coal.

Meski ikut serta berinvestasi pada pengadaan boiler ini, nantinya PT Berau Coal tetap membayar listrik pada PT IPB, bahkan nilainya lebih besar dari kontrak sebelumnya yang berkisar Rp 1.270 per kWh. Dan nantinya akan menjadi Rp 1.500 per kWh.

Dari pembahasan sebelumnya, diungkapkan Najemuddin, PT Berau Coal tidak mendapatkan apa-apa, kecuali kepastian suplai listrik dan dapat menghemat pengeluaran karena menggunakan dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

“Mereka hanya dapat listrik itu, tentunya penghematan bagi PT Berau Coal, karena saat ini menggunakan diesel pengeluaran bisa mencapai Rp 2.200 per kWh,” jelasnya.

Proyek ini, lanjut  Najemuddin, mulai dijajaki tahun ini dengan nilai proyek sekitar Rp 126 miliar. Ditargetkan 2019 sudah bisa beroperasi. Tapi, sebelum melangkah lebih jauh, pertemuan antara pihaknya dengan PT Berau Coal dan PT EEI akan digelar.

“Kami bicarakan dulu bentuk kerja sama dan sebagainya. Rencananya setelah itu akan bertolak ke Tiongkok melihat mesin yang akan dibeli,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, mesin atau boiler yang rencananya akan diadakan ini, jauh lebih unggul dari mesin-mesin sebelumnya terutama boiler unit 3 yang kerap bermasalah.

“Di sana (Tiongkok, Red.) nantinya akan kami lihat keandalan dan katanya teknologi baru yang bisa dipakai di Berau,” ujarnya.

Najemuddin menegaskan, proyek ini tidak ada hubungannya dengan proyek boiler unit 4 yang gagal dan telah berakhir kontraknya pada Desember 2017, atau proyek pada kepemimpinan direktur utama sebelumnya.(app2)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 10:55

Wakil Rakyat Dinilai Pasif

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar hearing atau rapat dengar pendapat menindaklanjuti…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Bantah Disebut Proyek Siluman

TANJUNG REDEB - Proyek normalisasi irigasi di RT 20 Kelurahan Sambaliung, yang semula dianggap proyek…

Jumat, 21 September 2018 10:53

Tak Punya Bus Sekolah, Bisa dengan Angkot

TANJUNG REDEB – Kurangnya sarana penunjang aktivitas pelajar, seperti bus sekolah, disebut Ketua…

Kamis, 20 September 2018 00:22

KPU Minta Permohonan Tertulis

TANJUNG REDEB – Pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 telah…

Kamis, 20 September 2018 00:20

Rapat Anggaran Porprov Deadlock

TANJUNG REDEB – Rapat pembahasan kesiapan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Kamis, 20 September 2018 00:18

Pemusatan Latihan di Halaman Rumah

Saat ini, 47 cabang olahraga di Bumi Batiwakkal gencar melakukan persiapan menghadapi Pekan Olahraga…

Kamis, 20 September 2018 00:17

Tangisan Haru Sambut Kedatangan Jamaah Berau

TANJUNG REDEB - Tangis bahagia menyambut kedatangan rombongan jemaah haji asal Kabupaten Berau saat…

Rabu, 19 September 2018 15:07

KPU Jangan ‘Cuci Tangan’

TANJUNG REDEB – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang tetap menilai H Rustan telah…

Rabu, 19 September 2018 13:02

Bupati Akui Angka Kesejahteraan Masyarakat Menurun

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menyoroti menurunnya angka kesejahteraan masyarakat di Bumi…

Rabu, 19 September 2018 12:59

Optimistis Tiga Emas, Regenerasi Atlet Lancar

Menargetkan tiga medali emas, Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Berau, tak ingin main-main…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .