MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Rabu, 04 April 2018 12:45
DPRD Barito Timur Tukar Pikiran
KUNKER: Rombongan DPRD Barito Timur berfoto bersama dengan anggota DPRD Berau usai melakukan kunjungan kerja di Ruang Rapat Gabungan, Senin (26/3).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendapat kunjungan kerja (kunker) dari lembaga legislatif tingkat II daerah lainnya. Pada Senin (26/3), rombongan DPRD Barito Timur, Kalimantan Selatan berkunjung ke Kantor Sekretariat DPRD Berau.

Anggota Komisi II DPRD Berau Muhammad Yunus dan Sekretaris Dewan Berau Syahmardan menyambut kedatangan rombongan DPRD Barito Timur yang mencapai 20 orang di Ruang Rapat Gabungan.

Muhammad Yunus mengatakan, banyak hal yang menjadi bahan diskusi antara dirinya dengan rombongan legislatif dari Barito Timur itu. Di antaranya mengenai pengawasan tambang batu bara yang saat ini telah beralih kewenangannya di pemerintah provinsi.

Menurutnya, selama ini hal tersebut tidak terlalu menjadi permasalahan khususnya di Berau. Sebab, sebagai lembaga yang mewakili masyarakat, pihaknya pun terus menerus melakukan pengawasan dan mendengar keluhan masyarakat.

Tak hanya pengawasan tambang, DPRD Barito Timur diterangkannya, turut mempertanyakan pengawasan Alokasi Dana Kampung (ADK) yang dilakukan lembaga legislatif dan eksekutif Berau saat ini.

“Saya katakan kepada mereka (anggota DPRD Barito Timur) pengawasan dari kami terus jalan baik untuk pertambangan maupun ADK yang jumlahnya sangat besar. Kalau ada yang dikeluhkan dan membuat masyarakat bertanya-tanya, maka kami akan sidak dan segera melakukan hearing atau jajak pendapat,” katanya saat diwawancara Berau Post, Senin (26/3).

Selain itu, sistem kesehatan serta aspirasi masyarakat di Berau kepada anggota legislatif juga turut didiskusikan kedua belah pihak.

Namun, selain beberapa pembahasan tersebut, DPRD Barito Timur diungkapkan politisi asal Partai Keadilan Sosial (PKS) ini cukup antusias saat membahas tentang tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) di Berau.

Yunus menyampaikan persoalan dana Corporate Sosial Responbility (CSR) di Kabupaten Berau merupakan hal yang selalu menjadi perhatian. Baik oleh pemerintah maupun di kalangan masyarakat. Pihak perusahaan di Berau pun dikatakannya selama ini cukup baik dalam melakukan kewajiban sosial melalui dana CSR.

“Bahkan mereka sempat menyampaikan kepada saya akan kembali lagi ke Berau secara khusus. Untuk belajar dan mengetahui lebih dalam sistem TJSL yang dilakukan Kabupaten Berau selama ini,” pungkasnya. (arp/adv/rio)


BACA JUGA

Rabu, 21 Maret 2018 12:53

Minta Seluruh Pihak Berpikir Positif

TANJUNG REDEB – Pro-kontra terhadap Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 21 Maret 2018 12:26

Konservasi Penyu Dinilai Gagal

Wakil Ketua DPRD Berau Saga, menyoroti kegiatan konservasi penyu yang dilakukan Balai Konservasi Sumber…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

DPRD Sahkan 5 Raperda jadi Perda

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menggelar Rapat Paripurna ke-2 di…

Jumat, 16 Maret 2018 11:49

BMI Presentasi ke Dewan

TANJUNG REDEB – Untuk menjaga keberlangsungan ubur-ubur tak menyengat di Pulau Kakaban, Kecamatan…

Rabu, 14 Februari 2018 13:23

Sekwan Kembalikan 13 Mobil Operasional Dewan

TANJUNG REDEB – Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif…

Kamis, 08 Februari 2018 12:03

Dewan Tinjau Proyek Jalan di Maratua

TANJUNG REDEB – Selain meninjau pengelolaan objek wisata Pulau Kakaban, rombongan DPRD Berau juga…

Rabu, 07 Februari 2018 14:07

Dewan Sayangkan UPT PU “Mangkir”

TANJUNG REDEB - Tak hanya jalan nasional yang kerap menjadi sorotan. Jalan provinsi pun demikian. Seperti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .