MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PARLEMENTARIA

Rabu, 04 April 2018 12:46
Desak Pemkab Perhatikan Pedagang Pasar SAD
DENGAR KELUHAN PEDAGANG: Komisi II DPRD Berau menggelar hearing dengan Forum Pedagang Kain, Tas, Sandal dan Sepatu dari Pasar SAD serta Disperindagkop Berau di Ruang Rapat Gabungan, Selasa (3/4).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Komisi II, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menggelar jajak pendapat atau hearing dengan puluhan pedagang dari Forum Pedagang Kain, Tas, Sandal dan Sepatu Pasar Sanggam Adji Dilayas di Ruang Rapat Gabungan, Selasa (3/4).

Jajak pendapat ini, dipimpin langsung Ketua Komisi II Kamaruddin, Sekretaris Komisi II Ahmad Rizal serta diikuti anggota DPRD Komisi II, yakni Fery Kombong, Syahlidar dan Muhammad Nasir. Sementara itu, pemerintah diwakili Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau serta Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Berau.

Dalam kesempatan tersebut, pihak pedagang menyampaikan kondisi Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) khususnya untuk penjual kain, tas, sandal dan sepatu kian sepi.

Pedagang menduga sepinya penjualan dikarenakan banyakan kegaitan pasar malam yang sering digelar di berbagai tempat. Padahal para pedagang di pasar malam itu berasal dari luar Berau.

Ditemui seusai jajak pendapat, Kamaruddin pun menyampaikan, hasil dari jejak pendapat tersebut, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada Disperindagkop untuk melakukan rapat internal guna membahas permasalahan tersebut.

“Sesuai dengan pernyataan pak bupati mengenai pedagang di lapangan pemuda, itu hanya dikhususkan untuk pedagang kuliner dan tempat permainan anak-anak saja,” katanya saat diwawancara Berau Post, Selasa (3/4).

Terlebih, pihak Disperindagkop Berau diterangkannya tidak pernah mengeluarkan izin bagi pedagang-pedagang kain, tas, sandal dan sepatu untuk berjualan di lapangan pemuda yang notabene kebanyakan pedagang dari luar.

“Kami inginnya mengutamakan pedagang-pedagang yang dari Berau. Karena selama ini kita tuntut mereka bayar pajak atau retribusi, nyatanya kondisi di lapangan malah pedagang dari luar yang masuk,” ujarnya.

“Dan tentunya kami berharap hasil rapat atas keluhan pedagang ini bisa segera ditindaklanjuti pemerintah. Bahkan kalau perlu kami akan melakukan hearing lagi dengan instansi terkait untuk mengetahui tindaklanjutnya,” pungkasnya. (arp/adv/rio)


BACA JUGA

Jumat, 08 Februari 2019 13:44

Dapat Mobil Dinas, Kinerja Harus Ditingkatkan

TANJUNG REDEB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau,…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:56

Tekan Inflasi melalui Program Cabai Lorong

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau Achmad Rijal,…

Selasa, 20 November 2018 14:08

Siapkan Perbup dan SDM

TANJUNG REDEB – Rencana Pemkab Berau melimpahkan sebagian kewenangan ke…

Jumat, 16 November 2018 13:21

Eksekutif-Legislatif Sepakati KUA-PPAS 2019

TANJUNG REDEB – Bertempat di ruang rapat gabungan komisi, Ketua…

Jumat, 16 November 2018 13:19

Lembaga Pendidikan Harus Berbenah

  TANJUNG REDEB – Minimnya tingkat kelulusan peserta Seleksi Kompetisi…

Kamis, 15 November 2018 12:30

Apresiasi Karnaval Budaya Lokal

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan karnaval budaya lokal yang digelar Dinas…

Kamis, 15 November 2018 12:29

Perjuangkan Pemenuhan Listrik Perkampungan

TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi II DPRD Berau Achmad Rijal,…

Rabu, 14 November 2018 11:50

Tiga Calon Sekwan, Tunggu Rekomendasi Dewan

TANJUNG REDEB – Tahapan seleksi jabatan untuk mengisi posisi Sekretaris…

Rabu, 14 November 2018 11:48

Dewan Apresiasi Peluncuran Kartu Nikah

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau Najmuddin, mendukung…

Selasa, 13 November 2018 11:13

Pemkab Harus Tegas, Tertibkan Resor-Resor Tak Berizin

TANJUNG REDEB – Masih ditemukannya resor-resor yang belum mengantongi perizinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*