MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 07 April 2018 11:42
BKPP Segera Gelar Rapat

Soal Oknum Guru Langgar Netralitas ASN

Abdul Rifai

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kalimantan Timur oleh seorang guru di Kecamatan Batu Putih, terus diproses. Hal ini diutarakan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Abdul Rifai.

Dikatakannya, rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Berau, atas pelanggaran tersebut telah masuk ke pihaknya pada Kamis (5/4) lalu. Menindaklanjuti itu, pihaknya pun akan segera menggelar rapat internal dalam pekan depan.

“Rapat itu nantinya akan menyimpulkan, yang bersangkutan akan dikenakan sanksi kode etik atau PP 53 tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” katanya saat diwawancara Berau Post, Jumat (6/4) kemarin.

Ia juga menerangkan, dari hasil kesimpulan yang disampaikan Panwaslu Berau, tekait pelanggaran yang dilakukan oknum guru berinisial “S”. Rifai menyebutkan lebih condong ke aturan kode etik yang telah dilanggar.

Kemudian, setelah menentukan dasar hukumnya, ia menjelaskan segera mengirimkan hasil rapat tersebut ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selaku lembaga non-struktural yang berfungsi mengawasi pelaksanaan norma dasar, kode etik dan kode prilaku ASN.

“Namun apabila tetap dimasukkan dalam pelanggaran kode etik, permasalahannya saat ini kami belum ada perbup (peraturan bupati( yang mengatur soal itu. Makanya itu akan kami bahas dalam rapat,” ujarnya.

Lebih lanjut, pelanggaran ASN dalam pilkada ini juga diungkapkan Rifai merupakan yang pertama kalinya terjadi. Sehingganya ia pun berharap para ASN yang ada di Berau bisa memperhatikan ketentuan yang berlaku. “Ini yang pertama kalinya terjadi dan semoga tidak ada lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Berau menemukan dua pelanggaran yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim).

Dua pelanggaran tersebut di antaranya, temuan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan salah satu oknum guru berinisial “S” di Kecamatan Batu Putih. Selain itu, dugaan pelanggaran berupa money politic oleh relawan pasangan calon nomor urut 2 berinisial “M”di Kecamatan Gunung Tabur.

Dikatakan Ketua Panwaslu Berau Nadirah, kedua pelanggaran tersebut ditemukan oleh panitia pengawas kecamatan (Panwascam) yang merupakan bagian dari Panwaslu Berau. Untuk temuan ASN di Kecamatan Batu Putih, ia menjelaskan oknum guru tersebut telah melakukan pelanggaran atas berbagai aturan yang berkaitan dengan netralitas ASN.

“Jadi pada 16 Maret lalu itu, yang bersangkutan telah memberikan like dan komentar di salah satu foto paslon gubernur yang di upload relawannya. Dan itu jelas merupakan pelanggaran bagi seorang ASN,” katanya saat diwawancara Berau Post beberapa waktu lalu.

Setelah mendapat laporan dari Panwascam Talisayan, ia menerangkan pihaknya segera melakukan tindakan dengan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak bersangkutan, baik panwascam, saksi dan oknum guru tersebut.

Dalam klarifikasi tersebut, oknum guru berinisial “S” itu mengaku tidak mengetahui adanya aturan tersebut. Namun, Nadirah pun mengungkapkan pihaknya tidak percaya begitu saja. Sebab, beberapa bulan lalu, Kesbangpol Berau telah memberikan Surat Edaran (SE) tentang 7 Larangan ASN di pilkada hingga pemilu 2019.

“Jadi yang bersangkutan itu telah kami rekomendasikan atau laporkan kepada Sekda Berau dengan tembusan Dinas Pendidikan Berau. Terkait sanksinya bukan ranah kami, melainkan dari pihak pemerintah,” ucapnya. (arp/app)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tolak Ikan Hasil Bom untuk Sejahterakan Nelayan

Memerangi penggunaan bom untuk menangkap ikan akan sia-sia jika masyarakat masih membeli ikan hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .