MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 09 April 2018 12:39
Abrasi Derawan Jangan Disepelekan
MENGKHAWATIRKAN: Saga bersama aparatur kampung Pulau Derawan ketika meninjau lokasi abrasi, akhir pekan lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pulau Derawan bukan sekadar destinasi wisata andalan Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau. Namun juga menjadi andalan Kaltim untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara datang setiap tahunnya.

Sayang, kondisi Pulau Derawan saat ini kian mengkhawatirkan. Luasan daratan Pulau Derawan diprediksi kian menyusut karena terjadi abrasi pantai.

Wakil Ketua DPRD Berau Saga yang beberapa hari lalu mengunjungi Pulau Derawan, melihat langsung kondisi pantai yang kian terkikis. Dikatakannya, abrasi di Pulau Derawan kian mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Salah satu indikatornya, raibnya resort milik PT Kertas Nusantara yang dulu menjadi rumah persinggahan mantan Presiden Soeharto saat berkunjung ke Pulau Derawan.

“Helipad dan lapangan volinya sudah juga hilang sekarang,” katanya saat diwawancara Berau Post, Minggu (8/4).

Abrasi bukan satu-satunya yang menjadi perhatiannya selama berkunjung ke Pulau Derawan. Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga turut merasakan banjir yang sempat merendam permukiman warga.

“Kurang lebih hanya satu jam hujan turun, jalan permukiman sudah kebanjiran,” ungkap Saga.

Kondisi itu sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, Saga meminta adanya perhatian dan penanganan khusus dari Pemkab Berau terkait abrasi pantai dan banjir di Pulau Derawan.

“Saya juga akan sampaikan kondisi di Pulau Derawan kepada instansi terkait di Pemkab Berau, provinsi hingga pusat. Jangan sampai pulau yang menjadi kebanggaan dan tempat tujuan wisatawan, tidak mempunyai daya tarik lagi nantinya,” tutur Saga.

Sebenarnya, lanjut dia, aparat kampung sudah berinisiatif untuk menangani persoalan tersebut memaksimalkan Alokasi Dana Kampung (ADK).

“Pihak BPK (Badan Permusyawaratan Kampung) bersama kepala kampung sudah sepakat untuk menyisihkan ADK (untuk penanganan abrasi). Tapi dananya sangat terbatas karena juga untuk membiayai kebutuhan yang lain. Makanya niat itu sementara diurungkan,” pungkasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 14:24

Kebangetan Banyaknya..!! Ada 207 Koperasi Langgar Aturan

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

BIKIN MENJERIT..!!! Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:45

Imigrasi Masuk Kampung, UNTUK APA?

PULAU DERAWAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI (Tempat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*