MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 10 April 2018 00:09
Penyaluran Elpiji Dinilai Tak Tepat Sasaran

Camat Talisayan Gagas Pengambilan dengan KBS

TIDAK TEPAT SASARAN: Penyaluran elpiji 3 Kg di Kecamatan Talisayan, akan dievaluasi.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Pengambilan elpiji tiga kilogram (3 kg) menggunakan Kartu Berau Sejahtera (KBS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang digagas oleh Camat Talisayan, David Pamuji masih dalam proses.

Kata Pamuji, pihaknya berencana memanggil sejumlah agen penyalur di wilayah administrasinya untuk membahas rencana penerapan pengambilan elpiji 3 kg yang juga disebut gas melon mengunakan KBS.

Tujuannya, agar penyaluran elpiji 3 Kg benar-benar untuk warga tidak mampu. “Di sini ada tiga agen penyalur elpiji. Dua di Kampung Talisayan dan satu di Kampung Bumi Jaya. Salah satunya mempertegas mekanisme penyaluran dan rencana memberlakukan pengambilan elpiji menggunakan kartu KBS,” katanya kepada Berau Post, Senin (9/4).

Pasalnya, penyaluran yang dilakukan agen selama ini, tidak berdasarkan data. Selama ini, kata dia, pihaknya hanya menerima surat tembusan dari agen jumlah elpiji yang akan disalurkan.

Dalam surat itu juga, ungkap Pamuji, tertera untuk warga tidak mampu, tetapi tidak dilengkapi data akurat seperti penyaluran beras sejahtera dari pemerintah.“Berarti penyalurannya selama ini tidak jelas arahnya ke mana. Inilah yang akan dipertegas,” terangnya.

Dalam pertemuan itu juga, nantinya Pamuji akan memanggil Bidang Perekonomian Setkab Berau yang merupakan ketua tim elpiji di Bumi Batiwakkal, beserta anggota DPRD. Sekalian membahas wacananya untuk memberlakukan pengambilan gas elpiji menggunakan KBS.

Pasalnya, KBS merupakan data akurat keterangan warga tidak mampu yang sudah diverifikasi oleh pemerintah. Sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran.

 “Hasil pertemuan nantinya untuk disampaikan ke Bupati Berau, Muharram. Agar rencananya ini dapat dibuatkan regulasi hukum jelas,” terangnya.

Dengan adanya dasar yang jelas, akan lebih mudah memberikan pemahaman kepada masyarakat.”Penegasan ini juga akan kami sosialisasikan pada masyarakat,” pungkasnya.(jun/app)


BACA JUGA

Senin, 16 April 2018 10:55

Kian Tua, Petani Perlu Regenerasi

BATU PUTIH - Kondisi pertanian di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau masih…

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:03

Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai…

Sabtu, 14 April 2018 12:02

HBA Stabil, Ekonomi Membaik

TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…

Kamis, 12 April 2018 12:39

Stok Beras Bulog Aman hingga Ramadan

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau memastikan stok beras aman untuk memenuhi…

Kamis, 12 April 2018 12:37

Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .