MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 11 April 2018 11:55
Akui Kelapa Sawit Lebih Menguntungkan

Camat Batu Putih Khawatir Petani Alihkan Lahan

CARI SOLUSI: Pertemuan petani di Kecamatan Batu Putih dengan Distanak Berau, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Polemik sektor pertanian masih terjadi. Bahkan, di Kecamatan Batu Putih, para petani mengancam untuk mengganti lahannya menjadi perkebunan kelapa sawit. Penyebabnya, harga komoditas pertanian yang rendah dan sulitnya memasarkan hasil produksi seperti beras dan jagung.

Kondisi ini pun dibenarkan oleh Camat Batu Putih, Mansyur. Ia mengatakan, petani mulai kurang bergairah dengan kondisi pertanian sekarang. Sehingga membuat petani lebih memilih berkebun kelapa sawit, ketimbang mengembangkan sektor pertanian.

“Akibatnya sektor pertanian di sini tidak berkembang seperti yang diharapkan,” ungkapnya saat dihubungi Berau Post, Selasa (10/4).

Menurutnya, ada banyak faktor yang mendasari petani beralih ke perkebunan kelapa sawit. Salah satunya jaminan kepastian pemasaran, serta harga berdasarkan acuan dari Dinas Perkebunan Kaltim. Di samping itu, masa panen yang cukup singkat juga menjadi pilihan utama bagi petani.

“Paling hanya bersabar selama 4 sampai 5 tahun merawat,  setelah itu sudah dipanen. Pasarnya pun sudah jelas.  Sawit belum panen, pembeli sudah menunggu karena sudah ada pabriknya di sini,” tuturnya.

Berbeda halnya dengan sektor pertanian. Kebanyakan petani mengeluhkan, pemasaran setelah hasil panen. Belum lagi harganya yang murah. Bahkan, persoalan tersebut juga sempat disampaikannya kepada Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, Suparno Kasim, sewaktu melakukan pertemuan di pendopo Kecamatan Batu Putih beberapa waktu lalu.

“Petani itu maunya sebelum panen pasarnya sudah ada. Jadi sewaktu panen,  mereka tidak susah menjual. Jika ada pabrik di sini, seperti pabrik jagung dan sebagainya, mungkin petani kembali bergairah," ungkapnya.

Di sisi lain, petani saat ini mulai kesulitan dalam membuka lahan, lantaran takut tersandung persoalan hukum. Untuk diketahui, mayoritas petani di Kecamatan Batu Putih dalam bertani selalu berpindah tempat dengan membuka hutan dengan cara membakar.

“Kalau manual beban biayanya lebih besar. Kalau nekat, takut ditangkap. Ini juga yang menghambat petani di sini," ungkapnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:03

Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai…

Sabtu, 14 April 2018 12:02

HBA Stabil, Ekonomi Membaik

TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…

Kamis, 12 April 2018 12:39

Stok Beras Bulog Aman hingga Ramadan

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau memastikan stok beras aman untuk memenuhi…

Kamis, 12 April 2018 12:37

Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa…

Selasa, 10 April 2018 00:09

Penyaluran Elpiji Dinilai Tak Tepat Sasaran

TALISAYAN – Pengambilan elpiji tiga kilogram (3 kg) menggunakan Kartu Berau Sejahtera (KBS) atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .