MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Rabu, 11 April 2018 11:55
Akui Kelapa Sawit Lebih Menguntungkan

Camat Batu Putih Khawatir Petani Alihkan Lahan

CARI SOLUSI: Pertemuan petani di Kecamatan Batu Putih dengan Distanak Berau, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BATU PUTIH – Polemik sektor pertanian masih terjadi. Bahkan, di Kecamatan Batu Putih, para petani mengancam untuk mengganti lahannya menjadi perkebunan kelapa sawit. Penyebabnya, harga komoditas pertanian yang rendah dan sulitnya memasarkan hasil produksi seperti beras dan jagung.

Kondisi ini pun dibenarkan oleh Camat Batu Putih, Mansyur. Ia mengatakan, petani mulai kurang bergairah dengan kondisi pertanian sekarang. Sehingga membuat petani lebih memilih berkebun kelapa sawit, ketimbang mengembangkan sektor pertanian.

“Akibatnya sektor pertanian di sini tidak berkembang seperti yang diharapkan,” ungkapnya saat dihubungi Berau Post, Selasa (10/4).

Menurutnya, ada banyak faktor yang mendasari petani beralih ke perkebunan kelapa sawit. Salah satunya jaminan kepastian pemasaran, serta harga berdasarkan acuan dari Dinas Perkebunan Kaltim. Di samping itu, masa panen yang cukup singkat juga menjadi pilihan utama bagi petani.

“Paling hanya bersabar selama 4 sampai 5 tahun merawat,  setelah itu sudah dipanen. Pasarnya pun sudah jelas.  Sawit belum panen, pembeli sudah menunggu karena sudah ada pabriknya di sini,” tuturnya.

Berbeda halnya dengan sektor pertanian. Kebanyakan petani mengeluhkan, pemasaran setelah hasil panen. Belum lagi harganya yang murah. Bahkan, persoalan tersebut juga sempat disampaikannya kepada Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, Suparno Kasim, sewaktu melakukan pertemuan di pendopo Kecamatan Batu Putih beberapa waktu lalu.

“Petani itu maunya sebelum panen pasarnya sudah ada. Jadi sewaktu panen,  mereka tidak susah menjual. Jika ada pabrik di sini, seperti pabrik jagung dan sebagainya, mungkin petani kembali bergairah," ungkapnya.

Di sisi lain, petani saat ini mulai kesulitan dalam membuka lahan, lantaran takut tersandung persoalan hukum. Untuk diketahui, mayoritas petani di Kecamatan Batu Putih dalam bertani selalu berpindah tempat dengan membuka hutan dengan cara membakar.

“Kalau manual beban biayanya lebih besar. Kalau nekat, takut ditangkap. Ini juga yang menghambat petani di sini," ungkapnya. (*/sht/rio)


BACA JUGA

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…

Kamis, 05 Juli 2018 13:32

Modal untuk UMKM lewat Dana Bergulir

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan kemudahan akses pembiayaan berupa dana bantuan untuk Usaha Mikro…

Kamis, 05 Juli 2018 13:31

Juni, Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG REDEB - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Cuaca Tak Menentu, Pembuat Bata Merugi

TANJUNG REDEB - Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan para pengrajin batu…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Harga Sawit Turun, Petani Tak Khawatir

BATU PUTIH - Menurunnya harga hasil perkebunan tidak hanya lada saja. Saat ini, harga kelapa sawit di…

Sabtu, 30 Juni 2018 12:18

Tingkatkan PAK Lewat Sektor Perikanan

TALISAYAN – Tingkatkan Pendaptan Asli Kampung (PAK) Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 29 Juni 2018 10:57

Harga Lada Selalu Turun Drastis

TANJUNG REDEB – Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, disebutkan harga lada saat…

Selasa, 26 Juni 2018 12:15

Bantuan Sapi Diganti Program Inseminasi Buatan

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, terus menggalakkan berbagai program guna mempertahankan…

Senin, 25 Juni 2018 11:57

Disperindagkop Dukung Peningkatan Kualitas Produk IKM

TANJUNG REDEB - Kabar baik bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Batiwakkal, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .