MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 12 April 2018 12:37
Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

Harga Bumbu Dapur Mulai Melejit

HARGA TIDAK STABIL: Aktivitas jual beli di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Rabu (11/4).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa bulan terakhir. Ketidakstabilan harga, membuat pedagang pun resah.

Pasalnya, sejumlah bumbu dapur seperti cabai, harganya bisa melejit hingga Rp 80 ribu per kilogram (kg). Naik dua kali lipat dari harga normal, Rp 40 ribu per kg.

Zainuddin, seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) mengatakan, perubahan dapat berubah dalam hitungan hari. Kondisi ini membuat para pedagang pun khawatir barang dagangnya tidak laku dan membusuk.

“Harga cabai tiung yang awalnya berkisar Rp 60 ribu per kg, hari ini naik Rp 80 ribu per kg. Jadi hari ini saya tidak menjual cabai tiung karena harganya lagi naik. Karena takut harga dapat turun,” akunya kepada awak media ini, Rabu (11/4),.

Sikap Zainuddin yang lebih memilih tidak menjual ketimbang merugi sangat wajar. Sebab, modal yang dikeluarkannya untuk membeli cabai tiung sangat besar. Ia khawatir harga jual sewaktu-waktu terjatuh hingga membuatnya rugi.

Selain harga cabai tiung, cabai keriting kini berkisar Rp 70 ribu per kg dan cabai rawit Rp 60 ribu per kg. Dua jenis bumbu dapur itu mengalami kenaikan Rp 10 ribu tiap kilonya.

“Masalah harga cabai ini yang tidak stabil kemungkinan kurangnya pasokan dari distributor  dan permintaan meningkat dari konsumen. Tentunya kami sebagai pedagang hanya mengikuti harga pasar,” tuturnya.

Ludia pedagang lainnya di Pasar SAD menjelaskan, untuk harga bawang merah juga ikut mengalami kenaikan. Apabila sebelumnya Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 45 ribu per kg. Bawang putih yang semula Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg.

“Saya juga bingung harga bahan pokok sering tidak stabil. Pedagang tidak bisa membeli banyak jika harganya lagi naik,” ujarnya.

Para pedagang mengatakan harga bumbu dapur kemungkinan akan terus mengalami kenaikan hingga mendekati bulan puasa. Pihaknya pun berharap pemerintah bisa menstabilkan harga yang mulai melambung ini. “Kami hanya berharap bahan pokok ini setidaknya harganya stabil di pasaran,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Senin, 16 April 2018 10:55

Kian Tua, Petani Perlu Regenerasi

BATU PUTIH - Kondisi pertanian di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau masih…

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:03

Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai…

Sabtu, 14 April 2018 12:02

HBA Stabil, Ekonomi Membaik

TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…

Kamis, 12 April 2018 12:39

Stok Beras Bulog Aman hingga Ramadan

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau memastikan stok beras aman untuk memenuhi…

Rabu, 11 April 2018 11:55

Akui Kelapa Sawit Lebih Menguntungkan

BATU PUTIH – Polemik sektor pertanian masih terjadi. Bahkan, di Kecamatan Batu Putih, para petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .