MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 12 April 2018 12:37
Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

Harga Bumbu Dapur Mulai Melejit

HARGA TIDAK STABIL: Aktivitas jual beli di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Rabu (11/4).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa bulan terakhir. Ketidakstabilan harga, membuat pedagang pun resah.

Pasalnya, sejumlah bumbu dapur seperti cabai, harganya bisa melejit hingga Rp 80 ribu per kilogram (kg). Naik dua kali lipat dari harga normal, Rp 40 ribu per kg.

Zainuddin, seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) mengatakan, perubahan dapat berubah dalam hitungan hari. Kondisi ini membuat para pedagang pun khawatir barang dagangnya tidak laku dan membusuk.

“Harga cabai tiung yang awalnya berkisar Rp 60 ribu per kg, hari ini naik Rp 80 ribu per kg. Jadi hari ini saya tidak menjual cabai tiung karena harganya lagi naik. Karena takut harga dapat turun,” akunya kepada awak media ini, Rabu (11/4),.

Sikap Zainuddin yang lebih memilih tidak menjual ketimbang merugi sangat wajar. Sebab, modal yang dikeluarkannya untuk membeli cabai tiung sangat besar. Ia khawatir harga jual sewaktu-waktu terjatuh hingga membuatnya rugi.

Selain harga cabai tiung, cabai keriting kini berkisar Rp 70 ribu per kg dan cabai rawit Rp 60 ribu per kg. Dua jenis bumbu dapur itu mengalami kenaikan Rp 10 ribu tiap kilonya.

“Masalah harga cabai ini yang tidak stabil kemungkinan kurangnya pasokan dari distributor  dan permintaan meningkat dari konsumen. Tentunya kami sebagai pedagang hanya mengikuti harga pasar,” tuturnya.

Ludia pedagang lainnya di Pasar SAD menjelaskan, untuk harga bawang merah juga ikut mengalami kenaikan. Apabila sebelumnya Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 45 ribu per kg. Bawang putih yang semula Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg.

“Saya juga bingung harga bahan pokok sering tidak stabil. Pedagang tidak bisa membeli banyak jika harganya lagi naik,” ujarnya.

Para pedagang mengatakan harga bumbu dapur kemungkinan akan terus mengalami kenaikan hingga mendekati bulan puasa. Pihaknya pun berharap pemerintah bisa menstabilkan harga yang mulai melambung ini. “Kami hanya berharap bahan pokok ini setidaknya harganya stabil di pasaran,” pungkasnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…

Kamis, 05 Juli 2018 13:32

Modal untuk UMKM lewat Dana Bergulir

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan kemudahan akses pembiayaan berupa dana bantuan untuk Usaha Mikro…

Kamis, 05 Juli 2018 13:31

Juni, Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG REDEB - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Cuaca Tak Menentu, Pembuat Bata Merugi

TANJUNG REDEB - Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan para pengrajin batu…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Harga Sawit Turun, Petani Tak Khawatir

BATU PUTIH - Menurunnya harga hasil perkebunan tidak hanya lada saja. Saat ini, harga kelapa sawit di…

Sabtu, 30 Juni 2018 12:18

Tingkatkan PAK Lewat Sektor Perikanan

TALISAYAN – Tingkatkan Pendaptan Asli Kampung (PAK) Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 29 Juni 2018 10:57

Harga Lada Selalu Turun Drastis

TANJUNG REDEB – Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, disebutkan harga lada saat…

Selasa, 26 Juni 2018 12:15

Bantuan Sapi Diganti Program Inseminasi Buatan

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, terus menggalakkan berbagai program guna mempertahankan…

Senin, 25 Juni 2018 11:57

Disperindagkop Dukung Peningkatan Kualitas Produk IKM

TANJUNG REDEB - Kabar baik bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Batiwakkal, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .