MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 12 April 2018 12:57
Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

HET Elpiji 3 Kg di Talisayan Rp 28.250

COBA SKEMA TERBAIK: Pemerintah Kecamatan Talisayan akhirnya membuat kesepakatan dengan agen dan pangkalan untuk sistem distribusi elpiji 3 kg.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan sejumlah pangkalan maupun agen penyalur di wilayah Kecamatan Talisayan akhirnya dilakukan, Rabu (11/4).

Dalam pertemuan itu disepakati, distribusi elpiji melon hanya untuk melayani warga tidak mampu. Camat Talisayan, David Pamuj mengatakan, ada enam poin kesepakatan dalam pertemuan menindaklanjuti polemik kelangkaan dan sulitnya masyarakat tidak mampu, mendapatkan elpiji 3. Disinyalir, akibat tidak tepatnya sistem maupun mekanisme penyaluran hingga adanya permainan bisnis ‘nakal’.

“Kita atur sistem penyalurannya, mulai dari tibanya tabung di Talisayan sampai arah penyalurannya dan penerimanya. Ada enam poin yang disimpulkan dan disepakati. Salah satunya, pangkalan hanya boleh melayani masyarakat miskin,” katanya  kepada Berau Post, Rabu (11/4).

Pamuji  mengatakan, ada lima kriteria warga yang berhak menggunakan tabung gas tersebut. Termasuk tata cara pembelian elpiji 3 kg. Warga harus menunjukkan identitas berupa kartu keluarga (KK). Namun diutamakan, warga yang memiliki Kartu Berau Sejahterah (KBS) atau Kartu Indonesia Sejahterah (KIS) untuk melakukan pengambilan elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan.

Jika menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tegas Pamuji masyarakat tidak akan dilayani. Sebab, penggunaan KTP masih terindikasi terjadi kecurangan dalam pengambilan.

“Misalnya, dalam satu KK saja ada tiga orang yang memiliki KTP. Berarti mereka bisa mengambil minimal 6 tabung. Padahal satu KK hanya dibatasi 2-3 tabung gas. Ini yang sering ditemukan di lapangan,” ungkapnya.

Agar penyaluran dapat tepat sasaran, dirinya juga membagi titik ataupun pusat penyaluran pangkalan yang telah ditetapkan dan disepakati. (selengkapnya lihat info grafis).

Pamuji menjelaskan, untuk mempermudah pihaknya dalam melalukan monitoring penyaluran di lapangan, agen maupun pangkalan wajib melapor ke pemerintah kecamatan untuk didata terlebih dulu.

“HET (Harga Eceran Tertinggi) disamaratakan, yakni Rp 28.250 per tabung elpiji 3 kg untuk wilayah Talisayan. Karena, mulai dari larangan, kriteria penerima, hingga ketetapan HET telah diatur oleh Bupati Berau Muharram. Jadi, agen maupun pangkalan tidak ada alasan lagi untuk menjual di atas harga yang telah ditetapkan bupati,” jelasnya. “Pangkalan, juga harus memasang spanduk harga maupun informasi kepada masyarakat yang dapat menggunakan elpiji 3 kg,” tambahnya.

Agen maupun pangkalan juga bersedia melakukan penukaran tabung elpiji 3 kg dengan tabung 5,5 kg. Perbandingan pertukaran, tiga buah tabung elpiji 3 kg ditambah Rp 85 ribu atau dua buah tabung elpiji tiga kg ditambah Rp 160 ribu dengan satu tabung berukuran 5,5 kg .

“Mulai hari ini, penukaran itu sudah diterapkan di Talisayan. Ini ditujukan kepada masyarakat yang bukan termasuk dalam kriteria penerima gas subsidi. Saya minta segera menukarkan tabung mereka,” pungkasnya. (jun/rio)

 

Kriteria Masyarakat yang Berhak Menggunakan Elpiji 3 Kg

-         Masyarakat terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

-         Masyarakat transmigrasi.

-         Masyarat tidak mampu.

-         Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

-         Masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 1,5 juta.

-          

Larangan Masyarakat Pengguna Elpiji 3 kg

-         Aparatus Sipil Negara (ASN), Calon ASN, Serta Pegawai BUMD dan BUMN.

-         Para pelaku usaha selain usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih Rp 50 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan Rp 300 juta.

-         Seluruh masyarakat di wilayah Berau yang berpenghasilan lebih dari Rp 1,5 juta per bulan dan memiliki surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat.

 

Titik penyaluran di Talisayan:

  1. Kampung Talisayan–Kampung Campursari dilayani oleh dua pangkalan yakni Pangkalan Sumber Sejahtera dan Tiara Sakti
  2. Kampung Suka Murya–Sumber Mulya dilayani Pangkalan Kembar Jaya

BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:03

Dinas Perikanan Pasang Target Tinggi

TANJUNG REDEB – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau…

Senin, 18 Maret 2019 14:56

Kembangkan Perkebunan Kelapa, Petani Usulkan Bibit

BIDUKBIDUK – Perkebunan kelapa cukup potensi dikembangkan di Kampung Giring-Giring,…

Jumat, 15 Maret 2019 15:06

Peternak Usulkan 200 Ekor Sapi

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengusulkan pengadaan…

Kamis, 14 Maret 2019 13:55

Olah Limbah Kelapa jadi Barang Bernilai Ekonomis

BIDUKBIDUK – Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk dikenal dengan tanaman kelapa.…

Kamis, 28 Februari 2019 14:26

Cepuak Bangun Sarang Walet Rumahan

TALISAYAN - Investasi sarang walet rumahan cukup menggiurkan. Terlebih harga…

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Berau Jadi Sentra Jagung Kaltim

TANJUNG REDEB – Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:01

Percetakan Sawah Butuh Anggaran Besar

TANJUNG REDEB – Keinginan Kepala Kampung Sukan, Bunyamin untuk segera…

Jumat, 15 Februari 2019 14:30

Harga Murah, Petani Kesulitan Perawatan Tanaman

BATU PUTIH - Petani lada yang berada di wilayah pesisir…

Kamis, 14 Februari 2019 13:18

BUMK Campur Sari Lirik Kelapa Sawit

TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Campur Sari terus…

Kamis, 14 Februari 2019 13:13

Terkait Rute Penerbangan Berau-Jakarta, Wabup: Hukum Pasar Berlaku

TANJUNG REDEB – Tingginya dorongan Ketua Kamar Dagang dan Industri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*