MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 13 April 2018 11:40
Dikira Mayat Manusia, Ternyata Bangkai Orangutan
BUKAN MAYAT MANUSIA: Petugas ruang jenazah RSUD dr Abdul Rivai menunjukkan bangkai orangutan yang telah diautopsi, Kamis (12/4) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Masyarakat Kelurahan Sambaliung, digegerkan dengan temuan bangkai orangutan yang sempat dikira mayat manusia. Bangkai orangutan itu ditemukan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sambaliung, sekitar pukul 16.00 Wita kemarin (12/4).

Bangkai orangutan ditemukan pertama kali oleh Operator IPA Sambaliung, Bambang Suryanto, saat dirinya melakukan pengecekan IPA yang memang terjadwal setiap pagi dan sore.

Bambang yang sore kemarin melakukan pengecekan IPA, memang memilih masuk melalui jalan di samping pagar, bukan melalui pintu utama. Saat melintasi jalan samping IPA itulah, Bambang mencium aroma yang sangat menyengat dari Sungai Kelay yang tepat berada di sebelah IPA. “Karena ada bau itu saya melihat ke bawah air (Sungai Kelay, red). Dan baunya berasal dari benda seperti kasur yang terapung,” katanya kepada Berau Post di sekitar lokasi penemuan bangkai orangutan kemarin.

Namun benda yang awalnya dilihatnya seperti kasur tersebut, langsung dikiranya mayat orang meninggal, karena dilihatnya memiliki kaki. Karena mengira mayat manusia, Bambang langsung memanggil polisi dan warga setempat untuk memastikan temuan dugaan mayat manusia itu.

“Kalau dilihat dari kondisinya, sepertinya sudah cukup lama di dalam air. Kulitnya sudah terkelupas, warnanya sudah putih pucat,” tandasnya.

Polisi yang datang langsung mengamankan lokasi penemuan dengan memasang garis polisi. Setelah mengamankan lokasi, polisi berhasil mengevakuasi temuan yang masih diduga mayat tersebut, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai untuk diautopsi, sekitar pukul 17.30 Wita.

Menurut Kapolsek Sambaliung Iptu Aprisakundi menjelaskan, hasil autopsi yang dilakukan tim dokter di RSUD dr Abdul Rivai, temuan tersebut bukanlah mayat manusia, melainkan bangkai orangutan. “Dilihat dari jari-jarinya, itu bukan manusia tapi orangutan. Memang kondisinya sudah betul-betul hancur,” jelasnya.

Aprisakundi belum bisa memastikan asal bangkai orangutan tersebut, namun dia menduga bangkai tersebut hanyut dan sudah terendam air selama berhari-hari. (*/oke/udi)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Senin, 10 Desember 2018 13:44

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG REDEB – Insiden terendamnya batu bara yang dimuat kapal…

Senin, 10 Desember 2018 13:42

Segera Buka Seleksi Direktur PDAM

PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) telah memutuskan menolak gugatan mantan…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

Keseharian Berubah, Jadi Lebih Disiplin dan Profesional

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

Jadi Gaya Hidup

TANJUNG REDEB – Perkembangan kopi dalam rentan waktu 40 sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .