MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:02
HBA Stabil, Ekonomi Membaik

Efeknya Mulai Dirasakan, Tetap Harus Diantisipasi

JANGAN TERBUAI: HBA USD 94,75 per ton dinilai masih aman untuk pelaku usaha dan sektor lainnya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk bisa meningkatkan iklim perekonomian di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau.

Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) menentukan harga batu bara acuan (HBA) pada, April ini, USD 94,75 per ton. Meski mengalami penurunan, namun harga itu dirasa masih aman.

Direktur Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin mengatakan, stabilnya harga batu bara, diharapkan mampu mengembalikan perputaran roda ekonomi yang melambat sejak 2012 lalu.

“Kalau tahun lalu, pelaku usahanya masih wait and see. Walaupun kenaikannya sudah dimulai tahun lalu. Sekarang sudah mulai untuk bisa merasakan keuntungan,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Berau ini menerangkan, dari kenaikan harga batu bara tidak hanya berdampak pada sektor pertambangan saja. Efek domino dari kenaikan harga “emas hitam” yang diharapkan mampu meningkatkan gairah perekonomian.

Apalagi, secara statistik pemasukan sektor pertambangan bagi Bumi Batiwakkal menurut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 70 persen. Nilai yang terlampau besar pada sebuah daerah.

Nah, untuk itu terangnya, tinggal menjaga ritme dari harga batu bara yang ada. Sehingga tidak terjadi penurunan harga yang membuat keuangan daerah menipis.

“Apalagi dana bagi hasil yang didapat daerah ini lebih banyak juga disebabkan sektor pertambangan. Semoga dengan membaiknya harga batu bara juga turut memperbaiki keuangan pemerintah daerah,” terangnya.

Senada, Direktur Produksi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH) Taufik Waligar mengungkapkan, perbaikan harga batu bara turut berimbas pada sektor perkayuan yang dijalankan perusahaannya.

Menurut analisanya, perbaikan ini juga akan dialami pada sektor lainnya. Terutama perdagangan ritel yang bergantung pada daya beli konsumsi masyarakat.

“Dengan adanya serapan tenaga kerja di perusahan, diharapkan perdagangan juga akan membaik. Sebab, daya beli masyarakat akan meningkat. Jadi satu sektor dengan lainnya akan sangat bergantung,” terangnya.

Namun, Taufik Waligar mewanti-wanti kepada pelaku usaha untuk tetap waspada. Sehingga ketika HBA kembali mengalami penurunan, tidak terjadi kaget seperti dahulu.

“Untuk itu mulai dipikirkan mencari sektor bisnis lainnya. Sehingga tidak tergantung dengan pertambangan saja. Pemerintah yang mendorong sektor pariwisata juga sudah sangat baik mencari peluang pendapatan daerah di luar pertambangan,” pungkasnya. (rio2)


BACA JUGA

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…

Kamis, 05 Juli 2018 13:32

Modal untuk UMKM lewat Dana Bergulir

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan kemudahan akses pembiayaan berupa dana bantuan untuk Usaha Mikro…

Kamis, 05 Juli 2018 13:31

Juni, Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG REDEB - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Cuaca Tak Menentu, Pembuat Bata Merugi

TANJUNG REDEB - Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan para pengrajin batu…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Harga Sawit Turun, Petani Tak Khawatir

BATU PUTIH - Menurunnya harga hasil perkebunan tidak hanya lada saja. Saat ini, harga kelapa sawit di…

Sabtu, 30 Juni 2018 12:18

Tingkatkan PAK Lewat Sektor Perikanan

TALISAYAN – Tingkatkan Pendaptan Asli Kampung (PAK) Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 29 Juni 2018 10:57

Harga Lada Selalu Turun Drastis

TANJUNG REDEB – Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, disebutkan harga lada saat…

Selasa, 26 Juni 2018 12:15

Bantuan Sapi Diganti Program Inseminasi Buatan

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, terus menggalakkan berbagai program guna mempertahankan…

Senin, 25 Juni 2018 11:57

Disperindagkop Dukung Peningkatan Kualitas Produk IKM

TANJUNG REDEB - Kabar baik bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Batiwakkal, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .