MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:02
HBA Stabil, Ekonomi Membaik

Efeknya Mulai Dirasakan, Tetap Harus Diantisipasi

JANGAN TERBUAI: HBA USD 94,75 per ton dinilai masih aman untuk pelaku usaha dan sektor lainnya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk bisa meningkatkan iklim perekonomian di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau.

Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) menentukan harga batu bara acuan (HBA) pada, April ini, USD 94,75 per ton. Meski mengalami penurunan, namun harga itu dirasa masih aman.

Direktur Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin mengatakan, stabilnya harga batu bara, diharapkan mampu mengembalikan perputaran roda ekonomi yang melambat sejak 2012 lalu.

“Kalau tahun lalu, pelaku usahanya masih wait and see. Walaupun kenaikannya sudah dimulai tahun lalu. Sekarang sudah mulai untuk bisa merasakan keuntungan,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Berau ini menerangkan, dari kenaikan harga batu bara tidak hanya berdampak pada sektor pertambangan saja. Efek domino dari kenaikan harga “emas hitam” yang diharapkan mampu meningkatkan gairah perekonomian.

Apalagi, secara statistik pemasukan sektor pertambangan bagi Bumi Batiwakkal menurut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 70 persen. Nilai yang terlampau besar pada sebuah daerah.

Nah, untuk itu terangnya, tinggal menjaga ritme dari harga batu bara yang ada. Sehingga tidak terjadi penurunan harga yang membuat keuangan daerah menipis.

“Apalagi dana bagi hasil yang didapat daerah ini lebih banyak juga disebabkan sektor pertambangan. Semoga dengan membaiknya harga batu bara juga turut memperbaiki keuangan pemerintah daerah,” terangnya.

Senada, Direktur Produksi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH) Taufik Waligar mengungkapkan, perbaikan harga batu bara turut berimbas pada sektor perkayuan yang dijalankan perusahaannya.

Menurut analisanya, perbaikan ini juga akan dialami pada sektor lainnya. Terutama perdagangan ritel yang bergantung pada daya beli konsumsi masyarakat.

“Dengan adanya serapan tenaga kerja di perusahan, diharapkan perdagangan juga akan membaik. Sebab, daya beli masyarakat akan meningkat. Jadi satu sektor dengan lainnya akan sangat bergantung,” terangnya.

Namun, Taufik Waligar mewanti-wanti kepada pelaku usaha untuk tetap waspada. Sehingga ketika HBA kembali mengalami penurunan, tidak terjadi kaget seperti dahulu.

“Untuk itu mulai dipikirkan mencari sektor bisnis lainnya. Sehingga tidak tergantung dengan pertambangan saja. Pemerintah yang mendorong sektor pariwisata juga sudah sangat baik mencari peluang pendapatan daerah di luar pertambangan,” pungkasnya. (rio2)


BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…

Senin, 20 Agustus 2018 13:28

Kapal dan Alat Tangkap Masih Tertinggal

TANJUNG REDEB - Sekitar 90 persen nelayan yang ada di Kabupaten Berau, mencari ikan hanya di sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 13:26

Masih Terpuruk, Lada Dinilai Tak Lagi Menjanjikan

TALISAYAN- Rendahnya harga lada sepertinya menjadi keluhan bagi petani. Khususnya petani yang berada…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:22

Pasokan Ikan Kurang, Ternyata Nelayan Lebih Pilih Jual di Luar, TERNYATA INI ALASANNYA

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, menyebut ada beberapa faktor pemicu kurangnya pasokan…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:18

BUMK Harus Maksimalkan Potensi yang Ada

TALISAYAN - Selain mengelola anggaran yang dikucurkan melalui Alokasi Dana Kampung (ADK), dari pemerintah…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:59

Pasokan Sedikit, Harga Ikan Naik

TANJUNG  REDEB - Cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut memaksa nelayan di Kabupaten Berau, mengurangi…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Demi Biaya Perawatan, Petani Harap Harga Sawit Naik

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih, mengharapkan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:19

Akui Penjualan Sapi Kurban Sepi

TANJUNG REDEB -  Menjelang Hari Raya Kurban, para pedagang hewan kurban sudah nampak menjajakan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:14

Jangan Jual Sapi Bantuan Pemerintah

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, mengingatkan agar masyarakat peternak sapi untuk berhati-hati…

Selasa, 31 Juli 2018 14:05

Disperindagkop Pantau Harga Daging

TANJUNG REDEB - Pengawasan penjualan daging terus dilakukan Dinas Peridustrian Perdagangan dan Koperasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .