MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:02
HBA Stabil, Ekonomi Membaik

Efeknya Mulai Dirasakan, Tetap Harus Diantisipasi

JANGAN TERBUAI: HBA USD 94,75 per ton dinilai masih aman untuk pelaku usaha dan sektor lainnya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk bisa meningkatkan iklim perekonomian di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau.

Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) menentukan harga batu bara acuan (HBA) pada, April ini, USD 94,75 per ton. Meski mengalami penurunan, namun harga itu dirasa masih aman.

Direktur Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin mengatakan, stabilnya harga batu bara, diharapkan mampu mengembalikan perputaran roda ekonomi yang melambat sejak 2012 lalu.

“Kalau tahun lalu, pelaku usahanya masih wait and see. Walaupun kenaikannya sudah dimulai tahun lalu. Sekarang sudah mulai untuk bisa merasakan keuntungan,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Berau ini menerangkan, dari kenaikan harga batu bara tidak hanya berdampak pada sektor pertambangan saja. Efek domino dari kenaikan harga “emas hitam” yang diharapkan mampu meningkatkan gairah perekonomian.

Apalagi, secara statistik pemasukan sektor pertambangan bagi Bumi Batiwakkal menurut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 70 persen. Nilai yang terlampau besar pada sebuah daerah.

Nah, untuk itu terangnya, tinggal menjaga ritme dari harga batu bara yang ada. Sehingga tidak terjadi penurunan harga yang membuat keuangan daerah menipis.

“Apalagi dana bagi hasil yang didapat daerah ini lebih banyak juga disebabkan sektor pertambangan. Semoga dengan membaiknya harga batu bara juga turut memperbaiki keuangan pemerintah daerah,” terangnya.

Senada, Direktur Produksi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH) Taufik Waligar mengungkapkan, perbaikan harga batu bara turut berimbas pada sektor perkayuan yang dijalankan perusahaannya.

Menurut analisanya, perbaikan ini juga akan dialami pada sektor lainnya. Terutama perdagangan ritel yang bergantung pada daya beli konsumsi masyarakat.

“Dengan adanya serapan tenaga kerja di perusahan, diharapkan perdagangan juga akan membaik. Sebab, daya beli masyarakat akan meningkat. Jadi satu sektor dengan lainnya akan sangat bergantung,” terangnya.

Namun, Taufik Waligar mewanti-wanti kepada pelaku usaha untuk tetap waspada. Sehingga ketika HBA kembali mengalami penurunan, tidak terjadi kaget seperti dahulu.

“Untuk itu mulai dipikirkan mencari sektor bisnis lainnya. Sehingga tidak tergantung dengan pertambangan saja. Pemerintah yang mendorong sektor pariwisata juga sudah sangat baik mencari peluang pendapatan daerah di luar pertambangan,” pungkasnya. (rio2)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…

Selasa, 27 November 2018 13:48

Gas Elpiji 3 Kg Kosong?

TANJUNG REDEB – Gas elpiji 3 Kilogram (Kg) lagi sulit…

Senin, 26 November 2018 13:51

Berau dan Samarinda, Spot Instagenik Incaran Turis Milenial

INGIN merencanakan liburan atau bisnis ke destinasi baru yang hits?…

Senin, 26 November 2018 13:49

Harga TBS Turun Separuh, Petani Mengeluh

BATU PUTIH - Harga tandan buah segar (TBS) di Kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .