MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:02
HBA Stabil, Ekonomi Membaik

Efeknya Mulai Dirasakan, Tetap Harus Diantisipasi

JANGAN TERBUAI: HBA USD 94,75 per ton dinilai masih aman untuk pelaku usaha dan sektor lainnya.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk bisa meningkatkan iklim perekonomian di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau.

Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) menentukan harga batu bara acuan (HBA) pada, April ini, USD 94,75 per ton. Meski mengalami penurunan, namun harga itu dirasa masih aman.

Direktur Indo Pusaka Berau (IPB) Najemuddin mengatakan, stabilnya harga batu bara, diharapkan mampu mengembalikan perputaran roda ekonomi yang melambat sejak 2012 lalu.

“Kalau tahun lalu, pelaku usahanya masih wait and see. Walaupun kenaikannya sudah dimulai tahun lalu. Sekarang sudah mulai untuk bisa merasakan keuntungan,” katanya kepada Berau Post beberapa waktu lalu.

Dewan Penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Berau ini menerangkan, dari kenaikan harga batu bara tidak hanya berdampak pada sektor pertambangan saja. Efek domino dari kenaikan harga “emas hitam” yang diharapkan mampu meningkatkan gairah perekonomian.

Apalagi, secara statistik pemasukan sektor pertambangan bagi Bumi Batiwakkal menurut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 70 persen. Nilai yang terlampau besar pada sebuah daerah.

Nah, untuk itu terangnya, tinggal menjaga ritme dari harga batu bara yang ada. Sehingga tidak terjadi penurunan harga yang membuat keuangan daerah menipis.

“Apalagi dana bagi hasil yang didapat daerah ini lebih banyak juga disebabkan sektor pertambangan. Semoga dengan membaiknya harga batu bara juga turut memperbaiki keuangan pemerintah daerah,” terangnya.

Senada, Direktur Produksi PT Tanjung Redeb Hutani (TRH) Taufik Waligar mengungkapkan, perbaikan harga batu bara turut berimbas pada sektor perkayuan yang dijalankan perusahaannya.

Menurut analisanya, perbaikan ini juga akan dialami pada sektor lainnya. Terutama perdagangan ritel yang bergantung pada daya beli konsumsi masyarakat.

“Dengan adanya serapan tenaga kerja di perusahan, diharapkan perdagangan juga akan membaik. Sebab, daya beli masyarakat akan meningkat. Jadi satu sektor dengan lainnya akan sangat bergantung,” terangnya.

Namun, Taufik Waligar mewanti-wanti kepada pelaku usaha untuk tetap waspada. Sehingga ketika HBA kembali mengalami penurunan, tidak terjadi kaget seperti dahulu.

“Untuk itu mulai dipikirkan mencari sektor bisnis lainnya. Sehingga tidak tergantung dengan pertambangan saja. Pemerintah yang mendorong sektor pariwisata juga sudah sangat baik mencari peluang pendapatan daerah di luar pertambangan,” pungkasnya. (rio2)


BACA JUGA

Senin, 16 April 2018 10:55

Kian Tua, Petani Perlu Regenerasi

BATU PUTIH - Kondisi pertanian di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau masih…

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:03

Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…

Kamis, 12 April 2018 12:39

Stok Beras Bulog Aman hingga Ramadan

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau memastikan stok beras aman untuk memenuhi…

Kamis, 12 April 2018 12:37

Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa…

Rabu, 11 April 2018 11:55

Akui Kelapa Sawit Lebih Menguntungkan

BATU PUTIH – Polemik sektor pertanian masih terjadi. Bahkan, di Kecamatan Batu Putih, para petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .