MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:03
Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

Disperindagkop Segera Berkoordinasi dengan Pemprov

CEGAH SEMAKIN MAHAL: Disperindagkop mengakui harga sejumlah bahan pokok mulai naik. Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan harga dengan cara operasi pasar. Tampak salah seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai biang kerok atas kenaikan harga bahan pokok jelang bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati tak menampik atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kaltim segera mengambil tindakan demi menekan kenaikan harga bahan pokok semakin melambung.

Perempuan berhijab ini menerangkan, Pemprov Kaltim akan mengumpulkan seluruh kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 16 April nanti. Peretemuan itu bertujuan untuk mencari solusi agar dapat mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Persoalannya terang Wiyati bukan terjadi di tingkat ritel. Namun, pihak distributor yang kerap menaikkan harga dengan sesuka hati. Untuk itu, pihaknya akan melakukan secara ketat terkait alur distribusi. Juga mengawasi harga jual dari distributor kepada pedagang ritel.

“Dari hasil rapat itu akan kami jadikan acuan untuk memanggil para agen atau distributor agar berperan serta dalam mengendalikan harga bahan pokok tersebut,” ujarnya kepada Berau Post, Jumat (13/4).

Diakui Wiyati, saat ini memang ada kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok. Namun, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bahan-bahan pokok yang harganya mulai melonjak sebutnya adalah beras premium. “Namun, harganya masih satu harga. Jadi cenderung mudah dikendalikan,” ujarnya.

Justru yang ditakutkan adalah bumbu dapur yang harganya dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, harga seperti bawang merah, bawang putih serta cabai, harganya ditentukan kondisi pasar. “Hal ini harus segera diantisipasi. Untuk itu kami ada tim yang terus melakukan pengawasan harga,” imbuhnya. Sayangnya, tim itu ucap Wiyati hanya sebatas mengawasi tidak sampai melakukan tindakan jika terjadi anomali harga.

Namun, dari hasil pantauan akan dijadikan acuan untuk mengevaluasi jumlah pasokan dari tingkat pengecer hingga distributor. Termasuk harga yang beredar di pasaran. “Hasil pendataan itu kami evaluasi bersama dan kirimkan ke Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Salah satu cara untuk bisa mengendalikan harga bahan pokok, Disperindagkop masih mengandalkan operasi pasar yang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Operasi pasar salah satu acara untuk menstabilkan harga pangan,” pungkansnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Senin, 16 April 2018 10:55

Kian Tua, Petani Perlu Regenerasi

BATU PUTIH - Kondisi pertanian di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau masih…

Sabtu, 14 April 2018 12:06

Harga Masih Rendah, Petani Lada Dilema

BATU PUTIH - Tren harga lada yang buruk sepertinya masih akan terus berlanjut di wilayah pesisir selatan…

Sabtu, 14 April 2018 12:02

HBA Stabil, Ekonomi Membaik

TANJUNG REDEB – Kestabilan harga batu bara membuat sejumlah pengusaha kembali bergairah untuk…

Jumat, 13 April 2018 11:50

Faktor Kondisi Tanah, Setara dengan Kelapa Sawit

Ada banyak cara untuk mendongkrak perekonomian. Salah satu yang dapat dicontoh seperti mengikuti langkah…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Tumbuhkan Motivasi UMKM

TANJUNG REDEB - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga kini masih menjadi salah satu sektor unggulan…

Jumat, 13 April 2018 11:47

Intensitas Hujan Tinggi, Pengusaha Bata Merugi

TANJUNG REDEB – Hujan dalam beberapa pekan terakhir, menghambat  proses pengeringan bata.…

Kamis, 12 April 2018 12:57

Siapkan Sistem Distribusi dan Pengawasan

TALISAYAN – Pembahasan pendistribusian dan pengawasan tabung elpiji tiga kilogram (3 kg) dengan…

Kamis, 12 April 2018 12:39

Stok Beras Bulog Aman hingga Ramadan

TANJUNG REDEB – Badan Urusan Logistik (Bulog) Berau memastikan stok beras aman untuk memenuhi…

Kamis, 12 April 2018 12:37

Pedagang Resah, Kerugian Menghantui

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok, terutama bumbu dapur mengalami fluktuasi dalam beberapa…

Rabu, 11 April 2018 11:55

Akui Kelapa Sawit Lebih Menguntungkan

BATU PUTIH – Polemik sektor pertanian masih terjadi. Bahkan, di Kecamatan Batu Putih, para petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .