MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:03
Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

Disperindagkop Segera Berkoordinasi dengan Pemprov

CEGAH SEMAKIN MAHAL: Disperindagkop mengakui harga sejumlah bahan pokok mulai naik. Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan harga dengan cara operasi pasar. Tampak salah seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai biang kerok atas kenaikan harga bahan pokok jelang bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati tak menampik atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kaltim segera mengambil tindakan demi menekan kenaikan harga bahan pokok semakin melambung.

Perempuan berhijab ini menerangkan, Pemprov Kaltim akan mengumpulkan seluruh kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 16 April nanti. Peretemuan itu bertujuan untuk mencari solusi agar dapat mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Persoalannya terang Wiyati bukan terjadi di tingkat ritel. Namun, pihak distributor yang kerap menaikkan harga dengan sesuka hati. Untuk itu, pihaknya akan melakukan secara ketat terkait alur distribusi. Juga mengawasi harga jual dari distributor kepada pedagang ritel.

“Dari hasil rapat itu akan kami jadikan acuan untuk memanggil para agen atau distributor agar berperan serta dalam mengendalikan harga bahan pokok tersebut,” ujarnya kepada Berau Post, Jumat (13/4).

Diakui Wiyati, saat ini memang ada kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok. Namun, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bahan-bahan pokok yang harganya mulai melonjak sebutnya adalah beras premium. “Namun, harganya masih satu harga. Jadi cenderung mudah dikendalikan,” ujarnya.

Justru yang ditakutkan adalah bumbu dapur yang harganya dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, harga seperti bawang merah, bawang putih serta cabai, harganya ditentukan kondisi pasar. “Hal ini harus segera diantisipasi. Untuk itu kami ada tim yang terus melakukan pengawasan harga,” imbuhnya. Sayangnya, tim itu ucap Wiyati hanya sebatas mengawasi tidak sampai melakukan tindakan jika terjadi anomali harga.

Namun, dari hasil pantauan akan dijadikan acuan untuk mengevaluasi jumlah pasokan dari tingkat pengecer hingga distributor. Termasuk harga yang beredar di pasaran. “Hasil pendataan itu kami evaluasi bersama dan kirimkan ke Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Salah satu cara untuk bisa mengendalikan harga bahan pokok, Disperindagkop masih mengandalkan operasi pasar yang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Operasi pasar salah satu acara untuk menstabilkan harga pangan,” pungkansnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:03

Dinas Perikanan Pasang Target Tinggi

TANJUNG REDEB – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau…

Senin, 18 Maret 2019 14:56

Kembangkan Perkebunan Kelapa, Petani Usulkan Bibit

BIDUKBIDUK – Perkebunan kelapa cukup potensi dikembangkan di Kampung Giring-Giring,…

Jumat, 15 Maret 2019 15:06

Peternak Usulkan 200 Ekor Sapi

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengusulkan pengadaan…

Kamis, 14 Maret 2019 13:55

Olah Limbah Kelapa jadi Barang Bernilai Ekonomis

BIDUKBIDUK – Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk dikenal dengan tanaman kelapa.…

Kamis, 28 Februari 2019 14:26

Cepuak Bangun Sarang Walet Rumahan

TALISAYAN - Investasi sarang walet rumahan cukup menggiurkan. Terlebih harga…

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Berau Jadi Sentra Jagung Kaltim

TANJUNG REDEB – Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:01

Percetakan Sawah Butuh Anggaran Besar

TANJUNG REDEB – Keinginan Kepala Kampung Sukan, Bunyamin untuk segera…

Jumat, 15 Februari 2019 14:30

Harga Murah, Petani Kesulitan Perawatan Tanaman

BATU PUTIH - Petani lada yang berada di wilayah pesisir…

Kamis, 14 Februari 2019 13:18

BUMK Campur Sari Lirik Kelapa Sawit

TALISAYAN – Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Campur Sari terus…

Kamis, 14 Februari 2019 13:13

Terkait Rute Penerbangan Berau-Jakarta, Wabup: Hukum Pasar Berlaku

TANJUNG REDEB – Tingginya dorongan Ketua Kamar Dagang dan Industri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*