MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:03
Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

Disperindagkop Segera Berkoordinasi dengan Pemprov

CEGAH SEMAKIN MAHAL: Disperindagkop mengakui harga sejumlah bahan pokok mulai naik. Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan harga dengan cara operasi pasar. Tampak salah seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai biang kerok atas kenaikan harga bahan pokok jelang bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati tak menampik atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kaltim segera mengambil tindakan demi menekan kenaikan harga bahan pokok semakin melambung.

Perempuan berhijab ini menerangkan, Pemprov Kaltim akan mengumpulkan seluruh kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 16 April nanti. Peretemuan itu bertujuan untuk mencari solusi agar dapat mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Persoalannya terang Wiyati bukan terjadi di tingkat ritel. Namun, pihak distributor yang kerap menaikkan harga dengan sesuka hati. Untuk itu, pihaknya akan melakukan secara ketat terkait alur distribusi. Juga mengawasi harga jual dari distributor kepada pedagang ritel.

“Dari hasil rapat itu akan kami jadikan acuan untuk memanggil para agen atau distributor agar berperan serta dalam mengendalikan harga bahan pokok tersebut,” ujarnya kepada Berau Post, Jumat (13/4).

Diakui Wiyati, saat ini memang ada kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok. Namun, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bahan-bahan pokok yang harganya mulai melonjak sebutnya adalah beras premium. “Namun, harganya masih satu harga. Jadi cenderung mudah dikendalikan,” ujarnya.

Justru yang ditakutkan adalah bumbu dapur yang harganya dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, harga seperti bawang merah, bawang putih serta cabai, harganya ditentukan kondisi pasar. “Hal ini harus segera diantisipasi. Untuk itu kami ada tim yang terus melakukan pengawasan harga,” imbuhnya. Sayangnya, tim itu ucap Wiyati hanya sebatas mengawasi tidak sampai melakukan tindakan jika terjadi anomali harga.

Namun, dari hasil pantauan akan dijadikan acuan untuk mengevaluasi jumlah pasokan dari tingkat pengecer hingga distributor. Termasuk harga yang beredar di pasaran. “Hasil pendataan itu kami evaluasi bersama dan kirimkan ke Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Salah satu cara untuk bisa mengendalikan harga bahan pokok, Disperindagkop masih mengandalkan operasi pasar yang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Operasi pasar salah satu acara untuk menstabilkan harga pangan,” pungkansnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 13:40

Peternakan Berau Jadi Rujukan

SAMBALIUNG – Konsumsi daging ayam potong masyarakat Kabupaten Berau, terus meningkat dalam beberapa…

Senin, 20 Agustus 2018 13:28

Kapal dan Alat Tangkap Masih Tertinggal

TANJUNG REDEB - Sekitar 90 persen nelayan yang ada di Kabupaten Berau, mencari ikan hanya di sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 13:26

Masih Terpuruk, Lada Dinilai Tak Lagi Menjanjikan

TALISAYAN- Rendahnya harga lada sepertinya menjadi keluhan bagi petani. Khususnya petani yang berada…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:22

Pasokan Ikan Kurang, Ternyata Nelayan Lebih Pilih Jual di Luar, TERNYATA INI ALASANNYA

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, menyebut ada beberapa faktor pemicu kurangnya pasokan…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:18

BUMK Harus Maksimalkan Potensi yang Ada

TALISAYAN - Selain mengelola anggaran yang dikucurkan melalui Alokasi Dana Kampung (ADK), dari pemerintah…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:59

Pasokan Sedikit, Harga Ikan Naik

TANJUNG  REDEB - Cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut memaksa nelayan di Kabupaten Berau, mengurangi…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Demi Biaya Perawatan, Petani Harap Harga Sawit Naik

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih, mengharapkan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:19

Akui Penjualan Sapi Kurban Sepi

TANJUNG REDEB -  Menjelang Hari Raya Kurban, para pedagang hewan kurban sudah nampak menjajakan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:14

Jangan Jual Sapi Bantuan Pemerintah

BIDUKBIDUK- Pemerintah Kecamatan Bidukbiduk, mengingatkan agar masyarakat peternak sapi untuk berhati-hati…

Selasa, 31 Juli 2018 14:05

Disperindagkop Pantau Harga Daging

TANJUNG REDEB - Pengawasan penjualan daging terus dilakukan Dinas Peridustrian Perdagangan dan Koperasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .