MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:03
Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

Disperindagkop Segera Berkoordinasi dengan Pemprov

CEGAH SEMAKIN MAHAL: Disperindagkop mengakui harga sejumlah bahan pokok mulai naik. Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan harga dengan cara operasi pasar. Tampak salah seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai biang kerok atas kenaikan harga bahan pokok jelang bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati tak menampik atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kaltim segera mengambil tindakan demi menekan kenaikan harga bahan pokok semakin melambung.

Perempuan berhijab ini menerangkan, Pemprov Kaltim akan mengumpulkan seluruh kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 16 April nanti. Peretemuan itu bertujuan untuk mencari solusi agar dapat mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Persoalannya terang Wiyati bukan terjadi di tingkat ritel. Namun, pihak distributor yang kerap menaikkan harga dengan sesuka hati. Untuk itu, pihaknya akan melakukan secara ketat terkait alur distribusi. Juga mengawasi harga jual dari distributor kepada pedagang ritel.

“Dari hasil rapat itu akan kami jadikan acuan untuk memanggil para agen atau distributor agar berperan serta dalam mengendalikan harga bahan pokok tersebut,” ujarnya kepada Berau Post, Jumat (13/4).

Diakui Wiyati, saat ini memang ada kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok. Namun, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bahan-bahan pokok yang harganya mulai melonjak sebutnya adalah beras premium. “Namun, harganya masih satu harga. Jadi cenderung mudah dikendalikan,” ujarnya.

Justru yang ditakutkan adalah bumbu dapur yang harganya dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, harga seperti bawang merah, bawang putih serta cabai, harganya ditentukan kondisi pasar. “Hal ini harus segera diantisipasi. Untuk itu kami ada tim yang terus melakukan pengawasan harga,” imbuhnya. Sayangnya, tim itu ucap Wiyati hanya sebatas mengawasi tidak sampai melakukan tindakan jika terjadi anomali harga.

Namun, dari hasil pantauan akan dijadikan acuan untuk mengevaluasi jumlah pasokan dari tingkat pengecer hingga distributor. Termasuk harga yang beredar di pasaran. “Hasil pendataan itu kami evaluasi bersama dan kirimkan ke Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Salah satu cara untuk bisa mengendalikan harga bahan pokok, Disperindagkop masih mengandalkan operasi pasar yang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Operasi pasar salah satu acara untuk menstabilkan harga pangan,” pungkansnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 08 Desember 2018 13:59

Petani Sawit Menjerit

BATU PUTIH – Kelapa sawit hanya dihargai Rp 400 per…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:54

Dana Bergulir Menunjang Pertumbuhan UMKM

TANJUNG REDEB - Rencana program dana Usaha Mikro, Kecil dan…

Jumat, 07 Desember 2018 13:37

Pemerintah Serba Salah

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengakui keluhan pedagang blok…

Kamis, 06 Desember 2018 13:26

Pertamina Tambah Kuota LPG

TANJUNG REDEB – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019,…

Selasa, 04 Desember 2018 13:38

Tuding karena Banyak ‘Pasar Tandingan’

TANJUNG REDEB – Aktivitas bazar yang terus berlangsung dalam dua…

Jumat, 30 November 2018 14:01

Pasarkan Produk lewat Teknologi

TANJUNG REDEB – Kemajuan teknologi kian pesat, segala sesuatunya lebih…

Rabu, 28 November 2018 13:57

Perusahaan Patok Harga Rendah

TANJUNG REDEB – Petani sawit di pesisir Bumi Batiwakkal, mengeluhkan…

Selasa, 27 November 2018 13:48

Gas Elpiji 3 Kg Kosong?

TANJUNG REDEB – Gas elpiji 3 Kilogram (Kg) lagi sulit…

Senin, 26 November 2018 13:51

Berau dan Samarinda, Spot Instagenik Incaran Turis Milenial

INGIN merencanakan liburan atau bisnis ke destinasi baru yang hits?…

Senin, 26 November 2018 13:49

Harga TBS Turun Separuh, Petani Mengeluh

BATU PUTIH - Harga tandan buah segar (TBS) di Kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .