MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 14 April 2018 12:03
Mulai Terjadi Fluktuasi Harga

Disperindagkop Segera Berkoordinasi dengan Pemprov

CEGAH SEMAKIN MAHAL: Disperindagkop mengakui harga sejumlah bahan pokok mulai naik. Salah satu cara yang dilakukan untuk menekan harga dengan cara operasi pasar. Tampak salah seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi. Pasokan disebut-sebut sebagai biang kerok atas kenaikan harga bahan pokok jelang bulan puasa.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, Wiyati tak menampik atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kaltim segera mengambil tindakan demi menekan kenaikan harga bahan pokok semakin melambung.

Perempuan berhijab ini menerangkan, Pemprov Kaltim akan mengumpulkan seluruh kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada 16 April nanti. Peretemuan itu bertujuan untuk mencari solusi agar dapat mengendalikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Persoalannya terang Wiyati bukan terjadi di tingkat ritel. Namun, pihak distributor yang kerap menaikkan harga dengan sesuka hati. Untuk itu, pihaknya akan melakukan secara ketat terkait alur distribusi. Juga mengawasi harga jual dari distributor kepada pedagang ritel.

“Dari hasil rapat itu akan kami jadikan acuan untuk memanggil para agen atau distributor agar berperan serta dalam mengendalikan harga bahan pokok tersebut,” ujarnya kepada Berau Post, Jumat (13/4).

Diakui Wiyati, saat ini memang ada kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok. Namun, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bahan-bahan pokok yang harganya mulai melonjak sebutnya adalah beras premium. “Namun, harganya masih satu harga. Jadi cenderung mudah dikendalikan,” ujarnya.

Justru yang ditakutkan adalah bumbu dapur yang harganya dapat berubah sewaktu-waktu. Sebab, harga seperti bawang merah, bawang putih serta cabai, harganya ditentukan kondisi pasar. “Hal ini harus segera diantisipasi. Untuk itu kami ada tim yang terus melakukan pengawasan harga,” imbuhnya. Sayangnya, tim itu ucap Wiyati hanya sebatas mengawasi tidak sampai melakukan tindakan jika terjadi anomali harga.

Namun, dari hasil pantauan akan dijadikan acuan untuk mengevaluasi jumlah pasokan dari tingkat pengecer hingga distributor. Termasuk harga yang beredar di pasaran. “Hasil pendataan itu kami evaluasi bersama dan kirimkan ke Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Salah satu cara untuk bisa mengendalikan harga bahan pokok, Disperindagkop masih mengandalkan operasi pasar yang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). “Operasi pasar salah satu acara untuk menstabilkan harga pangan,” pungkansnya. (*/nar/rio)


BACA JUGA

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…

Kamis, 05 Juli 2018 13:32

Modal untuk UMKM lewat Dana Bergulir

TANJUNG REDEB - Dalam rangka memberikan kemudahan akses pembiayaan berupa dana bantuan untuk Usaha Mikro…

Kamis, 05 Juli 2018 13:31

Juni, Harga TBS Kembali Turun

TANJUNG REDEB - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Cuaca Tak Menentu, Pembuat Bata Merugi

TANJUNG REDEB - Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan para pengrajin batu…

Selasa, 03 Juli 2018 11:11

Harga Sawit Turun, Petani Tak Khawatir

BATU PUTIH - Menurunnya harga hasil perkebunan tidak hanya lada saja. Saat ini, harga kelapa sawit di…

Sabtu, 30 Juni 2018 12:18

Tingkatkan PAK Lewat Sektor Perikanan

TALISAYAN – Tingkatkan Pendaptan Asli Kampung (PAK) Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 29 Juni 2018 10:57

Harga Lada Selalu Turun Drastis

TANJUNG REDEB – Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Berau, disebutkan harga lada saat…

Selasa, 26 Juni 2018 12:15

Bantuan Sapi Diganti Program Inseminasi Buatan

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan Berau, terus menggalakkan berbagai program guna mempertahankan…

Senin, 25 Juni 2018 11:57

Disperindagkop Dukung Peningkatan Kualitas Produk IKM

TANJUNG REDEB - Kabar baik bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Bumi Batiwakkal, dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .