MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 15 April 2018 00:10
Dewan Minta Inspektorat Turun Tangan

Telusuri Penggunaan Dana Kegiatan Pengecatan Pasar Sanggam

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau M Ichsan Rapi, meminta Inspektorat Kabupaten Berau memeriksa penggunaan anggaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD). Khususnya anggaran peremajaan pasar.

Sebab, kegiatan peremajaan dengan melakukan pengecatan sisi luar pasar yang dilakukan mendahului pelaksanaan kegiatan, disebutnya sangat menyalahi aturan. Sehingga pengecatan yang dilakukan tidak melalui proses perencanaan, serta tidak adanya pengawasan saat pelaksanaannya.

“Perawatan memang perlu, tapi tidak boleh seperti itu. Kalau proyek ada SOP (Standar Operasional Prosedur)-nya, harus ada perencanaan dan pengawasannya, enggak gitu,” ungkapnya saat dihubungi Berau Post kemarin (14/4).

Dirinya pun mempertanyakan pertanggungjawaban anggaran nantinya, karena sudah adanya pengerjaan sebelum turunnya anggaran. Terlebih pengerjaan yang telah dilakukan, dikerjakan dengan sistem swakelola.

“Satu rupiah saja uang negara digunakan harus ada pertanggungjawabannya. Inspektorat perlu turun, itu enggak boleh swakelola. Kecuali dia menyumbang menggunakan dana pribadi dan tidak meminta ganti, bisa saja,” jelas politikus Gerindra yang akrab disapa Iccang ini.

Seperti diketahui, Kepala UPT Pasar Sanggam Adji Dilayas melakukan pemugaran warna di sisi luar bangunan pasar yang terletak di Jalan HARM Ayoeb itu.

Namun, pemugaran yang telah memakan biaya puluhan juta diduga tanpa perencanaan dan pengawasan.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kepala UPT Pasar Sanggam Najemuddin, menjelaskan jika pemugaran pasar dengan melakukan pengecatan sekeliling bangunan pasar, dilakukan untuk menyambut kunjungan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, beberapa waktu lalu.

“Posisinya waktu itu karena kebetulan ada Pak Gubernur yang datang dalam rangka mengikuti kegiatan PKK. Makanya kami lakukan pengecatan di sekitar lokasi yang mau didatangi Pak Gubernur, supaya semakin bagus dilihat,” katanya saat dikonfirmasi Berau Post, Kamis (12/4).

Untuk biaya pengecatan tanpa perencanaan dan pengawasan itu, Najemuddin mengaku meminjam dana UPT Pasar. Pinjaman tersebut, lanjut dia, akan diganti ketika proyek pemugaran pasar yang sudah dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 dilaksanakan nantinya. “Nanti uangnya diganti dengan menggunakan uang proyek itu. Karena saya juga baru tahu kalau ada dianggarkan tahun ini,” ucapnya.

Kabar terbaru yang diterimanya, penyusunan perencanaan rencana proyek tersebut telah diselesaikan. Sehingga pengecatan yang telah dilakukan sekitar 10 persen dari rencana total pengecatan dari proyek yang akan dilaksanakan, segera akan dilanjutkan.

“Kemarin yang dicat itu belum semuanya, baru 10 persen dari keseluruhan,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 14:12

Empat Saksi Dihadirkan

TANJUNG REDEB - Sidang perdana perihal laporan Forum Masyarakat Peduli…

Rabu, 12 Desember 2018 14:11

“Usaha Tak Akan Membohongi Hasil”

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Rabu, 12 Desember 2018 14:10

Eksekutif-Legislatif Saling Sindir

TANJUNG REDEB – Pelaksanaan sidang paripurna ke-20 di gedung DPRD…

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Senin, 10 Desember 2018 13:44

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG REDEB – Insiden terendamnya batu bara yang dimuat kapal…

Senin, 10 Desember 2018 13:42

Segera Buka Seleksi Direktur PDAM

PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) telah memutuskan menolak gugatan mantan…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

Keseharian Berubah, Jadi Lebih Disiplin dan Profesional

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

Jadi Gaya Hidup

TANJUNG REDEB – Perkembangan kopi dalam rentan waktu 40 sampai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .