MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 16 April 2018 10:46
Penanganan Abrasi Pulau Derawan, Berharap Bankeu Provinsi
BERHARAP PROVINSI: Upaya penanganan abrasi Pulau Derawan diusulkan menggunakan bantuan keuangan provinsi.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Erosi pantai atau abrasi di Pulau Derawan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir kian mengkhawatirkan. Lapangan voli hingga helipad di bibir pantai sudah menjadi bukti keganasan peristiwa alam tersebut.

Menurut Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Rahmad, pihaknya pernah berdiam diri melihat abrasi di Pulau Derawan. Pada 2015 silam, sebenarnya tinggal selangkah lagi pihaknya melakukan penanganan abrasi.

Namun, penanganan yang menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Provinsi Kalimantan Timur itu urung terlaksana, karena gagal lelang. “Anggarannya pun sudah ada, lebih dari Rp 21 miliar dari Bankeu. Begitu juga perencanaannya sudah ada dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya). Cuma karena gagal, anggarannya dikembalikan,” katanya saat diwawancara Berau Posti, Minggu (15/4).

Sejak saat itu, tidak ada lagi anggaran yang diperuntukkan untuk penanganan abrasi di Pulau Derawan. Meskipun pihaknya setiap tahun mengajukan melalui Bankeu Provinsi.

Tahun ini, Rahmad mengatakan, pihaknya pun kembali melakukan usulan melalui Bankeu provinsi untuk tahun 2019. Dengan kisaran biaya yang diajukan sekitar Rp 21 miliar hingga Rp 25 miliar. “Untuk perencanaannya masih pakai yang ada. Kalau biayanya tentu harus dihitung ulang karena perlu disesuaikan tambahan tingkat kerusakan yang terjadi dan harga-harga saat ini,” ujarnya.

“Dan sebenarnya abrasi di Pulau Derawan ini sangat perlu secepatnya ditangani sebelum kerusakannya semakin jauh,” sambungnya.

Lebih lanjut, permasalahan abrasi pantai diungkapkan Rahmad, tak hanya terjadi di Pulau Derawan semata. Tapi juga terjadi di kepulauan lainnya seperti Pulau Balikukup.

Bahkan, tahun ini pihaknya telah memproyeksikan melakukan perencanaan guna menahan abrasi yang terjadi di pulau yang masuk dalam administrasi Kecamatan Batu Putih itu. “Pantai lain yang akan ditangani, seperti abrasi pantai Pulau Balikukup. Perencanaannya ada tahun ini. Kalau nantinya untuk pembangunannya tidak bisa terakomodir APBD kita, maka akan kami usulkan ke Bankeu Provinsi juga,” pungkasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 00:13

4,409 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali…

Kamis, 21 Februari 2019 00:12

Tragis, Bocah SD Terlindas Truk

TELUK BAYUR - Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:08

DKPP Menangkan Komisioner KPU

TANJUNG REDEB - Sidang putusan perkara dugaan pengaduan Pelanggaran Kode…

Kamis, 21 Februari 2019 00:05

Rumah Hangus Terbakar Api Rokok

TELUK BAYUR – Musibah kebakaran lagi-lagi melanda Kabupaten Berau. Seperti…

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Februari 2019 13:54

Polres Periksa Dua Saksi

TANJUNG REDEB – Pasca-kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah warga di…

Selasa, 19 Februari 2019 13:52

Kebakaran Milono Sisakan Seragam Polisi

Perawakannya sebagai abdi negara di institusi Polri tampak membuat Jems…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*