MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 16 April 2018 10:54
Aturan Distribusi Masih Bermasalah

Soal Pengambilan Elpiji 3 Kg Gunakan KBS

PERLU DIEVALUASI: Ketetapan aturan penyaluran elpiji di Talisayan masih menuai polemik. Masyarakat menilai aturan tersebut masih bermasalah.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Penegasan penggunaan gas elpiji tiga kilogram (kg) harus menunjukkan Kartu Berau Sejahtera (KBS) atau Kartu Indonesia Sejahterah (KIS), maupun kartu keluarga (KK) oleh Kecamatan Talisayan menuai kritikan dari sejumlah masyarakat.

Anto, warga Kampung Talisayan mengatakan, KBS tidak dapat menjadi patokan untuk pengambilan gas bersubsidi di sejumlah agen di Kecamatan Talisayan. “Belum tentu yang tidak memiliki kartu itu, tergolong keluarga mampu,” tuturnya kepada Berau Post, Minggu (15/4).

Misalnya, warga dengan pendapatan di atas Rp 1,5 juta per bulan yang masuk dalam kategori tidak mampu tidak berhak menggunakan gas elpiji 3 kg lantaran tidak memiliki KBS.

Ia mencotohkan, dirinya  yang bekerja di perkebunan kelapa sawit dengan gaji Rp 2-3 juta per bulan. Namun, ada banyak orang yang ditanggungnya selama ini. “Pemerintah tidak pernah berpikir ke arah sana. Karena mereka hanya mengambil kebijakan di atas meja,” kesalnya.

Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut buka suara. Tidak ingin dituliskan namanya, menurutnya larangan Aparatur Negeri Sipil (ASN) maupun calon ASN tidak boleh menggunakan elpiji 3 kg perlu dievaluasi. Melihat dari golongan atau tingkatan ASN.

“Seperti kepala dengan staf, status sama yakni PNS. Tapi gaji dan tunjangan pasti berbeda. Saya tetap melaksanakan ketetapan itu. Tapi saya harap, ada pembagian golongan PNS yang diperbolehkan menggunakan gas bersubsidi,” terangnya.

Sementara, Camat Talisayan, David Pamuji menyikapi hal tersebut. Ia menegaskan, kebijakan yang diambil berdasarkan surat keputusan (SK) bupati. Mulai dari penyaluran, harga, dan masyarakat yang berhak menggunakan elpiji 3 kg atau golongan miskin.

“Kecamatan tidak bisa membuat regulasi  sendiri. Kebijakan yang kami ambil, berdasarkan regulasi yang berlaku di pemerintahan daerah,” ujarnya.

Jika tidak memiliki KBS atau KIS, warga bisa mempergunakan atau menunjukkan KK untuk mengambil elpiji di sejumlah pangkalan.

“Tapi tetap yang diutamakan KBS atau KIS. Meski demikian, kategori pengguna elpiji tetap kami berlakukan. Kami tetap akan memonitoring. Apakah masuk dalam kategori penerima gas bersubsidi atau tidak,” terangnya.

Ia mengimbau, agar warga yang masuk dalam kreteria tidak diperbolehkan menggunakan elpiji 3 kg, untuk segera beralih ke gas 5,5 kg atau non subsidi yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Kita (keluarga mampu, Red) jangan mengambil hak orang miskin. Jangan mampu namun mengatakan miskin. Karena selama ini banyak yang salah persepsi tentang penyaluran elpiji 3 kg,” pintanya.

“Kami juga sudah meminta sejumlah agen maupun pangkalan di Talisayan, untuk memasang spanduk informasi kepada masayrakat. Mereka juga akan menjelaskan arah elpiji 3 kg, saat melakukan pengambilan,” pungkasnya. (jun/rio)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 13:06

Warga Berharap Peningkatan Jalan

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan berharap akses jalan di…

Rabu, 19 September 2018 13:04

Listrik Belum Merata di Tabalar

TABALAR – Warga di sejumlah kampung wilayah Kecamatan Tabalar, masih belum sepenuhnya masih mendapatkan…

Selasa, 18 September 2018 17:12

Jarang tapi Tak Langka, Si Kerabat Bunga Bangkai yang Tumbuh di Berau

Bunganya cantik, warnanya merah keunguan. Sayang baunya tak sedap, seperti bau bangkai tikus. Bunga…

Selasa, 18 September 2018 17:06

Pasang 18 Titik Penerangan Tenaga Surya

TALISAYAN - Demi menghindari hal yang tak diinginkan khususnya di malam hari, Pemerintah Kampung Talisayan…

Selasa, 18 September 2018 17:04

Pembakaran Lahan Mulai Dikeluhkan

TALISAYAN - Mulai maraknya pembakaran lahan untuk membuka lahan pertanian mulai dikeluhkan warga. Pasalnya,…

Selasa, 18 September 2018 16:59

Besok Rombongan Haji Tiba di Berau

TANJUNG REDEB - Sebanyak 149 Jamaah haji asal Kabupaten Berau dijadwalkan tiba di bumi Batiwakkal pada…

Senin, 17 September 2018 15:51

Minimalisir Terjadinya Konflik

TANJUNG REDEB – Setelah sempat vakum satu tahun, program Kementerian Sosial berupa Sarasehan Keserasian…

Senin, 17 September 2018 15:40

Warga Swadaya Timbun Jalan Berlubang

BATU PUTIH - Tak melulu bergantung pada pemerintah, sejumlah masyarakat di wilayah RT 4 Kampung…

Senin, 17 September 2018 15:39

Aparat Kampung dan Ketua RT Bakal Dapat Jaminan Sosial

TALISAYAN - Aparat Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, bisa tersenyum lebar. Pasalnya, hampir seluruh…

Senin, 17 September 2018 15:37

Dumaring Jadikan Mangrove Objek Wisata

TALISAYAN - Saat ini, banyak pemerintah kampung berlomba-lomba dalam mengembangkan potensi alam menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .