MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Selasa, 17 April 2018 12:33
Pemerintah Seychelles Bantu 5 Juta Euro

Dukungan Pengembangan Pulau Maratua Menuju Kawasan Industri Pariwisata Dunia

DUKUNG MARATUA: Wabup Berau Agus Tantomo (kiri) bersama Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, dan Dubes Republik Seychelles, Nico Barito pada rapat konsorsium Kawasan Industri Pariwisata Maratua.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Keunikan dan keindahan alam yang dimiliki Pulau Maratua menjadi destinasi pariwisata kelas dunia di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

Pengembangan wisata bahari Bumi Batiwakkal ini mendapat perhatian serius Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang telah menetapkan Pulau Maratua sebagai Kawasan Industri Pariwisata.

Karenanya, Gubernur Awang Faroek mendorong percepatan pengembangan wisata Maratua. Hal itu disampaikan saat rapat membahas pariwisata yang dilaksanakan di Meeting Room Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Minggu (15/4) malam yang dihadiri Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Mappasikra, Kepala Bapelitbang M Gazali, dan Camat Maratua, Marsudi.

Rapat yang dihadiri sejumlah stakeholder dan para pelaku usaha pariwisata ini membahas konsorsium Kawasan Industri Pariwisata Maratua juga dihadiri Duta Besar (Dubes) Republik Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito yang memberikan dukungan penuh dalam pengembangan destinasi Maratua menuju Kawasan Industri Pariwisata Dunia. Bahkan, Seychelles akan menggandeng beberapa negara besar lainnya untuk berinvestasi membangun wisata Maratua menjadi destinasi kelas dunia.

Pemerintah Seychelles melalui Dubesnya juga akan memberikan dukungan anggaran hibah untuk pengembangan wisata Maratua hingga 5 Juta Euro. Dukungan ini untuk membangun sarana dan prasarana serta meningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Maratua sebagai masyarakat pariwisata yang menjadi terdepan dalam mengelola wisata Maratua.

“Maratua memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan industri pariwisata Indonesia,” ungkap Nico.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak mengakui keistimewaan pariwisata bahari di Kabupaten Berau ini tak kalah dengan destinasi lain. Sehingga menurut dia, Maratua perlu dikembangkan untuk terus mendatangkan wisatawan.

Melalui kerja sama Pemerintah Provinsi dan Pemkab Berau, Pemerintah Seychelles serta pelaku usaha, diharapkan akan semakin mendorong pengembangan Maratua menjadi tujuan wisata dunia. Maratua dengan dukungan infrastruktur yang satu per satu dilengkapi saat ini diyakini Awang Faroek akan berkembang pesat.

Awang Faroek mengatakan perlu dilakukan penyusunan masterplan yang tidak hanya untuk Maratua, tapi juga pulau-pulau lain di sekitarnya. Sehingga pengembangan yang dilakukan akan lebih tertata lebih baik sesuai ketentuan. Dengan masterplan, lanjut Faroek, menjadi acuan dalam melakukan pembangunan yang dikerjasamakan para investor. Selain itu, kerja sama yang akan dilakukan dengan pemerintah Seychelles diharapkan segera ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama termasuk kerja sama dengan pelaku usaha pariwisata.

Sementara Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan Pemkab Berau sangat serius membangun wisata Maratua, termasuk mengusulkan Maratua menjadi kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri pariwisata.

Saat ini, dikatakan wabup, ada beberapa pelaku usaha yang siap berinvestasi di Maratua dengan membangun resor dan hotel Bintang Lima. Dengan kerja sama yang dilakukan bersama pemerintah Seychelles dan dukungan penuh Pemprov Kaltim, wabup mengatakan akan semakin mendorong percepatan pembangunan wisata Maratua. Begitu juga dengan dukungan anggaran yang akan dihibahkan sebesar 5 juta Euro dari Pemerintah Republik Seychelles diharapkan dapat mendukung pengembangan pertumbuhan objek wisata di pulau terdepan tersebut.

“Kami menyambut baik dukungan dari Gubernur Kaltim dan Pemerintah Republik Seychelles tersebut dalam membantu pengembangan Pulau Maratua ke depan,” jelas wabup.(hms4/asa)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 01:14

Bupati Hadiri Halal Bihalal PGRI

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram bersama Sekretaris Kabupaten (Sekkab) M Gazali dan pejabat di…

Selasa, 17 Juli 2018 01:13

WUIIHH..!! Bakal Ada Patung Soekarno di Maratua

TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) berencana…

Selasa, 17 Juli 2018 01:13

Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat

TANJUNG REDEB - Memiliki wilayah daratan yang luas dengan hutan yang masih terjaga dengan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:12

Wabup Buka Diklat Capas 2018

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

PAD Sektor Pariwisata Terus Meningkat

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, terus menggencarkan pengembangan sektor pariwisata…

Senin, 16 Juli 2018 15:51

Beri Dukungan Penuh Pembangunan Rumah Ibadah

TANJUNG REDEB – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tanjung Redeb, menggelar pesta pembangunan…

Senin, 16 Juli 2018 15:50

Bupati Muharram Nikahkan Putri Sulung

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram mengelar resepsi pernikahan putri pertamanya, Mufidah Haulah…

Senin, 16 Juli 2018 15:49

Maluang dan Tanjung Redeb Masuk 3 Besar

TANJUNG REDEB – Kampung Maluang dan Kelurahan Tanjung Redeb masuk dalam tiga besar pada keikutsertaannya…

Jumat, 13 Juli 2018 13:54

PKHB Masuk Tahap Implementasi Penuh

TANJUNG REDEB – Setelah berjalan selama 9 tahun, saat ini Program Karbon Hutan Berau (PKHB) akan…

Jumat, 13 Juli 2018 13:53

Maratua Jazz and Dive Fiesta Kembali Digelar

TANJUNG REDEB - Festival Maratua Jazz and Dive Fiesta akan kembali digelar di Pulau Maratua bulan ini.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .