MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 20 April 2018 00:27
Soal Pengecatan Pasar yang Mendahului Proyek, Bupati: Itu Menyalahi Aturan
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram memastikan akan melakukan evaluasi dalam jajaran Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau. Evaluasi dilakukan menyusul munculnya persoalan pengecatan sisi luar Pasar Sanggam Adji Dilayas yang dilakukan beberapa waktu lalu.

“Evaluasinya akan kami bicarakan, tapi saya belum mau berandai-andai,” katanya kepada Berau Post kemarin (19/4).

Muharram mengakui, apa yang dilakukan Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pasar Sanggam Adji Dilayas sudah menyalahi aturan. Karena melakukan kegiatan pengecatan mendahului pelaksanaan proyek yang telah dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau 2018. Sehingga pengecatan yang dilakukan tidak melalui proses perencanaan dan tanpa pengawasan.

“Prinsipnya, pelaksanaan yang belum ada perencanaan kemudian belum ada kontrak kerja, itu menyalahi aturan. Sebagai bupati, saya tidak akan mengatakan itu benar. Maka siapa yang melakukan itu harus bertanggung jawab, terserah bagaimana caranya,” tegas Muharram.

Terlebih jika dana yang digunakan merupakan hasil pendapatan pasar yang seharusnya langsung disetorkan ke Badan Pendapatan Daerah. “Semestinya yang didapat setiap hari, langsung disetor, bukan disimpan. Itu sudah enggak benar,” katanya.

Muharram mengaku, mendapat laporan terkait persoalan itu dari Kepala Disperindagkop Berau Wiyati. Pada pertemuan itu, dirinya sudah menegaskan agar tidak ada APBD yang dikeluarkan untuk mengganti pekerjaan yang telah dilakukan di pasar.

“Saya sudah perintahkan jangan dibayarkan (ganti, red). Kalau pakai (yang mengerjakan, red) pihak ketiga, maka mereka harus bersedekah. Hal itu tidak boleh terulang lagi, saya tidak setuju dengan cara itu,” ujarnya.

Muharram juga berharap, permasalahan itu bisa menjadi pelajaran. Bukan untuk Disperindagkop saja, tapi seluruh perangkat pemerintahan di Bumi Batiwakkal.

Seperti diketahui, Kepala UPT PSAD Najemuddin melakukan pengecatan sisi luar pasar untuk menyambut kedatangan Gubernur Kaltim Awang Faroek beberapa waktu lalu. Untuk pengecatan itu, dirinya mengakui meminjam dana kas pasar dan akan menggantikannya jika proyek pengecatan yang akan turun tahun ini dilaksanakan. (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*