MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Jumat, 20 April 2018 00:37
Wabup Wujudkan Sekolah Alam

Tanpa APBD, Dimulai di Long Lancim dan Balikukup

BANGUN PENDIDIKAN: Wabup Berau Agus Tantomo bersama masyarakat Kampung Long Lancim, Kecamatan Kelay, mendekatkan akses pendidikan di pedalaman Kelay ini dengan mewujudkan pendirian sekolah alam.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Belum seluruh kampung di Kabupaten Berau memiliki sekolah menengah pertama (SMP). Luasnya wilayah Bumi Batiwakkal, ditambah masih minimnya jumlah lulusan sekolah dasar di satu kampung menjadi kendala. Sementara untuk bersekolah ke SMP di kampung lain, membutuhkan waktu lama, bahkan harus menginap. Dengan keterbatasan ini, adalah salah satu penyebab anak putus sekolah.

Guna memastikan tidak ada anak putus sekolah di kampung, Wakil Bupati Berau Agus Tantomo menggagas pendirian sekolah alam. Sekolah tanpa gedung, pola ini yang diusung dalam program Sekolah Alam. Meski di kampung terpencil belum ada SMP, tapi anak-anak tetap bisa bersekolah melalui sekolah alam.

Wabup Agus Tantomo menggandang Sekolah Alam Indonesia yang telah berhasil mengembangkan sekolah alam di Indonesia. Program ini bahkan akan dimulai tahun ajaran 2018 dan tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Pada tahap awal, Sekolah Alam akan diwujudkan di dua kampung dari 17 kampung yang belum memiliki SMP, yaitu di Kampung Long Lancim, pedalaman Kecamatan Kelay, dan Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih. Wabup Agus Tantomo bahkan mengundang Lendo Novo, penggagas Sekolah Alam Indonesia untuk melihat kondisi dua kampung tersebut. Wabup bahkan turun ke lapangan bersama tim ke Kampung Long Lancim untuk bertemu masyarakat guna mewujudkan sekolah alam tersebut. Program ini menjawab penantian panjang masyarakat Long Lancim yang berharap anaknya bisa bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Wabup Agus Tantomo di sela kunjungannya ke Long Lancim bersama tim Sekolah Alam Indonesia, mengungkapkan keprihatinannya karena setiap tahun ada 5 hingga 6 anak yang lulus SD. Beberapa di antaranya tidak melanjutkan ke jenjang SMP lantaran lokasi sekolah berada di seberang kampung yang jaraknya cukup jauh.

Dengan sekolah alam, kata wabup, anak-anak Long Lancim tidak lagi harus berpisah dengan keluarga, karena akan tetap bersekolah dan mendapatkan pendidikan formal seperti sekolah lainnya di kampungnya sendiri. Sekolah alam juga mengajarkan pendidikan membangun karakter dan kemampuan menggali serta mengelola potensi daerahnya.

“Sekolah alam ini adalah sekolah tanpa gedung sekolah, data kita ada 17 kampung belum ada SMP. Agar tidak semakin tinggi angka putus sekolah, kita akan mulai sekolah alam tahun ini,” jelas wabup.

Guna mempercepat terealisasinya program tersebut, Wabup Agus Tantomo siap mengeluarkan dana pribadi untuk membiayai sekolah alam di Long Lancim dan Balikukup sebagai tahap awal. Ke depan, untuk 15 kampung lain yang juga belum memiliki SMP akan mengikuti program ini. Wabup akan tetap berupaya tanpa menggunakan APBD, dan akan menggagas konsep filantropis, mengajak orang per orang yang peduli sesama untuk menyumbang dan memberi kesempatan untuk berpahala.

“Ini saya awali dengan dana pribadi karena memang tidak teranggarkan di APBD. Saya akan berupaya tidak melibatkan APBD,” jelasnya.

Sekolah Alam, lanjut wabup, bukanlah hal baru, di Indonesia sudah ada sekolah alam dan lulusannya telah banyak berhasil. Sekolah Alam Indonesia yang mendukung program ini sudah diakui kualitasnya secara nasional, tidak kalah bahkan cenderung lebih unggul dari sekolah umum.

“Salah satu kelebihan sekolah alam adalah anak-anak tidak hanya diajarkan seperti yang diperoleh di sekolah umum, tapi mereka juga diajarkan belajar bisnis yang lebih khusus seperti bagaimana mengelola potensi sumber daya di daerahnya,” jelas wabup.(hms4/asa)

 


BACA JUGA

Kamis, 07 Juni 2018 14:29

Bupati-Wabup Buka Bersama Jajaran RSUD Abdul Rivai

TANJUNG REDEB – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai mengelar buka puasa bersama Pemerintah…

Kamis, 07 Juni 2018 14:24

BKKBN dan DPPKBP3A Gelar Pertemuan Forum Internalisasi

TANJUNG REDEB - Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BBKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan…

Kamis, 07 Juni 2018 14:21

Tausiah Ramadan dan Tadarus Alquran

TANJUNG REDEB - Menyemarakkan bulan suci Ramadan 1439 Hijriah. Forum Silaturahmi Majelis Taklim (Forsimta)…

Rabu, 06 Juni 2018 00:33

Sajikan One Data One Map

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja…

Rabu, 06 Juni 2018 00:31

Galakkan Program B2SA Berbasis Pangan Lokal

TANJUNG REDEB - Dalam rangka menggalakkan program pola konsumsi B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan…

Rabu, 06 Juni 2018 00:30

Dishub Bersiap Jelang Lebaran

TANJUNG REDEB - Tak terasa Lebaran Idulfitri sudah semakin dekat. Hari kemenangan bagi umat Islam itu…

Rabu, 06 Juni 2018 00:30

Wabup Motivasi Petugas Kebersihan

TANJUNG REDEB – Ratusan petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) memadati…

Selasa, 05 Juni 2018 14:07

Bupati Pimpin Upacara Harkitnas

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar Apel Gabungan memperingati Hari…

Selasa, 05 Juni 2018 14:04

Tingkatkan Sinergitas Pemerintah, TNI-Polri

TANJUNG REDEB – Dalam meningkatkan sinergitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak,…

Selasa, 05 Juni 2018 14:02

Empat Sekolah Lolos Adiwiyata Provinsi

TANJUNG REDEB - Setelah melalui penilaian yang dilakukan tim penilai Provinsi Kaltim, 4 sekolah yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .