MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 23 April 2018 10:16
Selamatkan Ekosistem, Omzet Rp 22 Juta Per Bulan

Menghidupkan Industri Rumah Tangga bagi Masyarakat Pesisir

AGAR MANDIRI: Salah satu produk industri rumah tangga keluarga-keluarga nelayan di Maratua, dipasarkan di sejumlah toko di Tanjung Redeb.

PROKAL.CO, Budaya masyarakat di wilayah pesisir Berau, khususnya Pulau Derawan dan Maratua, memiliki kecenderungan hidup pragmatis. Tidak salah. Sebab, sumber makanan sangat mudah didapat. Kini, pola pikir itu perlahan coba diperbaiki. Agar menciptakan kehidupan yang berkelanjutan.

 

RIO TAUFIQ ADAM, Tanjung Redeb

 

SEJAK 2016, Suhaina dan empat orang istri nelayan di Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan, disibukkan dengan kegiatan di dapur.

Bukan sekadar memasak untuk keluarga. Tapi, menghasilkan pundi-pundi rupiah. Membantu ekonomi keluarga.

Suhaina dan empat orang temannya merupakan satu dari Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) yang dibina Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pembinaan dilakukan guna menciptakan hidup berkelanjutan untuk keluarga nelayan di sekitar Kepulauan Derawan.

Mendapatkan modal bantuan dari Japan Fund for Poverty Reduction (JFPR), Suhaina dan kawan-kawan mampu mengembangkan industri rumah tangga dalam skala menengah.

Bahkan, dalam sebulan rumah pengolahannya mampu memproduksi 506 kilogram ikan tenggiri untuk dijadikan kerupuk ikan.

“Omzetnya bisa sampai Rp 22 juta sebulan,” tutur Suhaina kepada Berau Post, Minggu (22/4).

Dengan pemasukan sebesar itu merupakan tanda bahwa usaha KMP berjalan dengan baik. Perempuan berhijab itu sangat merasakan dampak perubahan keuangan pada keluarga.

Kelompok Suhaina hanya satu dari contoh sukses itu. JFPR juga mengembangkan program serupa di beberapa wilayah lainnya. Ada 8 kampung yang saat ini mendapat bantuan dari JFPR, yaitu Kampung Tanjung Batu, Semanting, Pulau Derawan, Pegat Batumbuk, Teluk Harapan, Payung-Payung, Bohe Silian dan Teluk Alulu. Sebanyak 38 KMP dibantu dalam permodalan hingga pembinaan.

Achis Martua Siregar selaku pendamping dari JFPR mengatakan, program pembinaan kepada KMP tidak melulu pada sektor industri rumah tangga. Program menyesuaikan kegiatan usaha dari tiap kampung. Semisal, KMP yang di Pulau Derawan dan Pulau Maratua membuat sektor usaha kerajinan dan tangan dan penyewaan alat snorkeling.

Dia menerangkan, satu KMP dibantu dana Rp 20 juta. Khusus pemanfaatannya diserahkan langsung oleh KMP.

“Bahkan ketika ada hasilnya seperti yang dirasakan oleh Ibu Suhaina, langsung diserahkan kepada KMP. Kami hanya memberikan bantuan modal dan pendampingan,” tulis Achis melalui pesan WhatsApp kepada Berau Post.

Tidak sekadar mengembangkan dari sektor usaha, program yang digalakkan KKP ini juga berpusat pada pengelolaan sumber daya alam. Seperti mempertahankan ekosistem terumbu karang dan lamun.

“Fokusnya adalah menyelamatkan ekosistem dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di pesisir melalui pilihan-pilihan bisnis,” jelasnya.

Satu hal yang dilakukan JFPR adalah memberikan pemahaman terhadap pentingnya pemasaran terhadap produk yang dibuat KMP. Sekaligus membantu mencarikan mitra-mitra yang mau diajak bekerja sama.

Produk amplang dan kerupuk ikan yang dibuat oleh Suhaina dan kawan-kawan misalnya, telah berhasil masuk di sejumlah mini market di Tanjung Redeb. Menggunakan sistem konsinyasi, produk itu berhasil diterima oleh konsumen dengan cukup baik. “Terbukti dari omzet yang mampu diperoleh,” terangnya.

Untuk meningkatkan skala, KMP dan JFPR berencana membuat rumah produksi amplang dan kerupuk ikan di Kampung Teluk Semanting. Sedangkan di Pulau Maratua, pihaknya berencana membangun tempat pemasaran atau showroom sebagai pusat oleh-oleh.

“Harapannya hasil-hasil produk yang dihasilkan ini bisa menjadi buah tangan wisatawan ketika berkunjung ke Pulau Derawan dan Pulau Maratua. Tidak mudah memang. Tapi kami yakin,” beber Achis.

Meski secara angka dan pendapatan hasilnya sudah terlihat, namun tak mudah bisa mempertahankan bisnis yang dibangun oleh KMP. Karena pola pikir masyarakat harus diubah terlebih dahulu.

“Ini yang coba pelan-pelan saya benahi. Agar masyarakat di wilayah pesisir Berau mampu mandiri secara ekonomi dan lebih sejahtera. Semoga hasilnya bisa terlihat hingga program ini berakhir Desember mendatang,” tandasnya. (*/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…

Kamis, 24 Mei 2018 14:21

Nelayan Rakit Bom di Laut

TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek…

Rabu, 23 Mei 2018 00:37

Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui.…

Rabu, 23 Mei 2018 00:28

Perusahaan dan Kapten Kapal Terancam Sanksi

TANJUNG REDEB – Persoalan nyaris tenggelamnya tongkang pembawa batu bara milik PT Rantaupanjang…

Rabu, 23 Mei 2018 00:27

Relokasi Sulit, Bupati Minta Redam Aroma Tak Sedap TPA

TANJUNG REDEB – Banyaknya keluhan masyarakat terkait keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)…

Rabu, 23 Mei 2018 00:25

Aniaya Anak, OF Dijemput Polisi

TANJUNG REDEB – Video penganiayaan yang diduga dilakukan seorang ibu kepada anak kandungnya, viral…

Selasa, 22 Mei 2018 14:24
BREAKING NEWS

Video Pukul Anak Viral, Si Ibu Berhasil Diamankan. Ini Penyebabnya

TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau dibuat heboh dengan viralnya video penyiksaan balita oleh wanita yang…

Selasa, 22 Mei 2018 09:02

XpressAir Buka Rute Kalimarau-APT Pranoto

PARA penumpang XpressAir dengan rute penerbangan Tanjung Redeb-Samarinda pada Kamis (24/5) nanti, bakal…

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

DLHK Panggil PT RUB

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau memanggil manajemen PT Rantaupanjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .