MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 24 April 2018 11:55
Andalkan Air Hujan, Warga Minta Perhatian Pemkab
KRISIS AIR BERSIH: Masyarakat Kampung Bukit Makmur Jaya menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

PROKAL.CO, BIATAN -  Sulitnya mendapatkan air bersih, memaksa masyarakat Kampung Bukit Makmur Jaya di Kecamatan Biatan, memanfaatkan air hujan.

Hal tersebut diungkapkan Wadi, warga setempat. Dituturkannya, kampung termpat tinggalnya sejatinya ada bantuan air bersih dari pemerintah kampung. Namun hanya untuk memenuhi kebutuhan masak maupun dikonsumsi dan itu pun tidak gratis, masyarakat harus membeli seharga Rp 5 ribu per galonnya.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), dirinya dan masyarakat lainnya menampung air hujan untuk menutupi kebutuhan tersebut.

"Itu keadaan kami di sini (Kampung Bukit Makmur Jaya, Red.)," katanya kepada Berau Post, Senin (23/4).

Yang menjadi masalah, kata petani itu, kebutuhan MCK hanya tersedia selama musim hujan. Sedangkan ketika musim kemarau, semua tempat penyimpanan air bersih masyarakat habis.

Sehingga, warga harus rela mengambil air dari mata air yang jaraknya cukup jauh menggunakan jeriken dan dibawa menggunakan motor.

"Dilangsir sampai tandon penyimpanan air penuh. Terpaksa mengirit pemakaian sembari menunggu hujan datang,” terangnya.

Serupa juga dikatakan Yanti, warga lainnya. Penghasilan yang tidak tetap dan keterbatasan ekonomi, alasan dia lebih memanfaatkan air hujan.

Jika ingin mendapatkan kualitas air yang baik, dirinya harus merogoh kantong lebih dalam, untuk membeli air bersih dari depot.

"Per galonnya, untuk memasak dan dikonsumsi paling lama bertahan dua hari. Paling sedikit, 15 galon yang digunakan selama 1 bulan. Ya tahu sendiri penghasilan petani tidak tentu. Belum memikirkan kebutuhan lain," keluhnya.

Oleh karena itu, warga Kampung Bukit Jaya meminta perhatian dan berharap langkah Pemkab Berau dalam mengatasi kebutuhan air bersih yang layak untuk warga.(jun/app)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:56

Ibu Hamil Bisa Manfaatkan RTK

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, telah menyiapkan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK)…

Kamis, 24 Mei 2018 14:41

Kagum Program Gerbang Pancasila

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Mahyudin dalam kunjungannya…

Kamis, 24 Mei 2018 14:36

Dewan Tunggu Surat Partai Demokrat

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar dua pekan setelah kepergian Wakil Ketua II DPRD Berau Anwar, pihak…

Rabu, 23 Mei 2018 00:16

Bawah Jembatan Lempake Jadi Tempat Sampah

BIATAN - Minimnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, bagi sebagian oknum warga sepertinya…

Rabu, 23 Mei 2018 00:15

Bisnis Sarang Burung Walet Kian Menggiurkan

TALISAYAN- Menggiurkannya investasi sarang burung walet rumahan, membuat para pengusaha maupun masyarakat…

Rabu, 23 Mei 2018 00:14

Kuota Bright Gas 5,5 Kg Dianggap Kurang

TANJUNG REDEB – Keberadaan Bright Gas 5,5 Kg di Bumi Batiwakkal, belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:13

Balapan Liar, Dua Motor Lagi Diamankan

TANJUNG REDEB – Selema Ramadan, Satlantas Polres Berau terus memburu aksi balapan liar di sejumlah…

Rabu, 23 Mei 2018 00:11

Konvoi Sahur Dipantau Satlantas

TANJUNG REDEB – Membangunkan orang sahur sah-sah saja, tapi kalau caranya membahayakan keselamatan…

Rabu, 23 Mei 2018 00:10

IPAL, Solusi Sanitasi Ramah Lingkungan

TANJUNG REDEB - Program Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilakukan pemerintah melalui Dinas…

Selasa, 22 Mei 2018 09:39

Satlantas Amankan Motor untuk Balapan Liar

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat Ramadan intensitas balapan liar cukup tinggi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .