MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 25 April 2018 00:09
Bupati Juga Kecewa, Penghapusan Proyek Rel Kereta Api Kaltim dari PSN
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram, mengaku kecewa dengan penghapusan proyek rel kereta api di Kaltim dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurutnya, penghapusan oleh Kementerian Perhubungan tersebut bakal memperlambat proses pemenuhan infrastruktur di Kaltim. “Saya sebagai bupati sebenarnya mengharapkan hal itu bisa terwujud. Tentu pembatalan itu sesuatu yang mengecewakan,” ungkapnya saat diwawancara baru-baru ini.

"Apalagi Pak Gubernur sudah mengirim mahasiswa Kaltim untuk belajar perkeretaapian ke luar negeri," sambungnya.

Padahal diyakini Muharram, keberadaan jalur kereta api akan memberikan nilai tambah untuk Kaltim, guna membantu pengembangan perekonomian Kaltim, termasuk di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau. Khususnya dalam mempercepat sirkulasi barang dan jasa.

“Kalau batal, berarti terjadi perlambatan pemenuhan infrastruktur. Tapi namanya barang belum ada dan tiba-tiba batal, tentu tidak terlihat dampaknya,” jelas mantan anggota DPRD Kaltim ini.

Walau demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk memaksa pihak kementerian untuk berubah pikiran.

“Penghapusan itu kan dilakukan pemerintah pusat, jadi kita ikut aja. Apalagi selama ini kami hanya dengar informasi soal wacana itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menghapus proyek pembangunan kereta api Kalimantan dari PSN. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berdalih, proyek yang nantinya menghubungkan semua provinsi di Kalimantan dengan kereta api itu tak kunjung dilirik investor.

Pengamat ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman (Unmul) Aji Sofyan Effendi berpendapat, pencoretan tersebut tak terlalu berdampak dari sisi ekonomi. “Toh, kita enggak bisa membandingkan ada dampak atau tidak, lantaran infrastrukturnya belum pernah dibangun di Kaltim,” ujarnya.

Hanya, dia mempertanyakan alasan proyek prestisius itu dibatalkan, selain dalih tak dilirik investor. Kalau kerja sama Pemprov Kaltim dan Russian Railways jelas bentuknya business to business, dia melihat bahwa pusat masih berorientasi dengan untung-rugi. “Secara tak langsung, pusat melihat Kalimantan belum bisa memberi profit tinggi,” jelasnya.

Menurut dia, pemerintah pusat jangan hanya berorientasi bisnis. Ada tanggung jawab negara untuk memikirkan pelayanan publik, memperlancar arus transportasi daerah yang terisolasi, serta memperkuat produksi. “Ada tujuan lain yang mesti dilihat dengan adanya kereta api di luar Pulau Jawa,” sebutnya. Sofyan Effendi melihat orientasi pembangunan masih terkonsentrasi di Jawa.

Bahkan salah satu media nasional menyebut hal itu dikarenakan anjloknya harga batu bara dalam beberapa tahun terakhir, hingga membuat investor yang akan membangun proyek tersebut menahan keinginannya. (sam/udi)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 01:05

Diduga Martin B-10

BANGKAI pesawat di gunung Kampung Long Keluh, diduga kuat berjenis bomber medium, yakni Martin B-10…

Jumat, 17 Agustus 2018 01:02

Misteri Gunung Pesawat

KUNG  PHONG (Gunung Besar) di Kampung Long Keluh, Kecamatan Kelay, masih menyimpan misteri tentang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:03

Dewan Pengawas Bisa “Memaksa”

TANJUNG REDEB - Memegang amanat sebagai Dewan Pengawas pada sebuah Perusahaan Daerah (Perusda), disebut…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:00

Disiplin Berlatih, Hanya Kalah dari Pelari Mancanegara

Olahraga lari, selain menjadi hobi yang sehat, juga menjadi motivasi untuk mencatatkan prestasi dan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:57

KPU Dinilai Tertutup

TANJUNG REDEB - Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak)…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:50

Harus Jalin Kerja Sama dengan Dokter Spesialis

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Berau Johansyah, mengakui…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:58

Dua Sekolah Minta Ditunda

TANJUNG REDEB – Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, tengah gencar…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:55

RSUD Jadi “Tumbal” BPJS Lagi, Nurmin: Kita yang Dibenturkan dengan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, kembali  terkena getah dari aturan…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:53

Tolak Disebut Kecolongan

TANJUNG REDEB - Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Ramlan Asri, menolak…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:52

Wadah Bakat Muda, Lapangan Latihan Sering Kebanjiran

Melihat besarnya antusias anak-anak Kampung Pegat Batumbuk bermain sepak bola, mendorong Hamsah untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .