MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 25 April 2018 00:09
Bupati Juga Kecewa, Penghapusan Proyek Rel Kereta Api Kaltim dari PSN
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram, mengaku kecewa dengan penghapusan proyek rel kereta api di Kaltim dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurutnya, penghapusan oleh Kementerian Perhubungan tersebut bakal memperlambat proses pemenuhan infrastruktur di Kaltim. “Saya sebagai bupati sebenarnya mengharapkan hal itu bisa terwujud. Tentu pembatalan itu sesuatu yang mengecewakan,” ungkapnya saat diwawancara baru-baru ini.

"Apalagi Pak Gubernur sudah mengirim mahasiswa Kaltim untuk belajar perkeretaapian ke luar negeri," sambungnya.

Padahal diyakini Muharram, keberadaan jalur kereta api akan memberikan nilai tambah untuk Kaltim, guna membantu pengembangan perekonomian Kaltim, termasuk di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau. Khususnya dalam mempercepat sirkulasi barang dan jasa.

“Kalau batal, berarti terjadi perlambatan pemenuhan infrastruktur. Tapi namanya barang belum ada dan tiba-tiba batal, tentu tidak terlihat dampaknya,” jelas mantan anggota DPRD Kaltim ini.

Walau demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk memaksa pihak kementerian untuk berubah pikiran.

“Penghapusan itu kan dilakukan pemerintah pusat, jadi kita ikut aja. Apalagi selama ini kami hanya dengar informasi soal wacana itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menghapus proyek pembangunan kereta api Kalimantan dari PSN. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berdalih, proyek yang nantinya menghubungkan semua provinsi di Kalimantan dengan kereta api itu tak kunjung dilirik investor.

Pengamat ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman (Unmul) Aji Sofyan Effendi berpendapat, pencoretan tersebut tak terlalu berdampak dari sisi ekonomi. “Toh, kita enggak bisa membandingkan ada dampak atau tidak, lantaran infrastrukturnya belum pernah dibangun di Kaltim,” ujarnya.

Hanya, dia mempertanyakan alasan proyek prestisius itu dibatalkan, selain dalih tak dilirik investor. Kalau kerja sama Pemprov Kaltim dan Russian Railways jelas bentuknya business to business, dia melihat bahwa pusat masih berorientasi dengan untung-rugi. “Secara tak langsung, pusat melihat Kalimantan belum bisa memberi profit tinggi,” jelasnya.

Menurut dia, pemerintah pusat jangan hanya berorientasi bisnis. Ada tanggung jawab negara untuk memikirkan pelayanan publik, memperlancar arus transportasi daerah yang terisolasi, serta memperkuat produksi. “Ada tujuan lain yang mesti dilihat dengan adanya kereta api di luar Pulau Jawa,” sebutnya. Sofyan Effendi melihat orientasi pembangunan masih terkonsentrasi di Jawa.

Bahkan salah satu media nasional menyebut hal itu dikarenakan anjloknya harga batu bara dalam beberapa tahun terakhir, hingga membuat investor yang akan membangun proyek tersebut menahan keinginannya. (sam/udi)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…

Senin, 15 Oktober 2018 13:25

Hasilnya Tak Berkah, Ada Cela pada Hukum Indonesia

Hasil tangkapannya melimpah. Namun tidak pernah dirasakan membawa berkah. Ali pun telah menyadarinya.…

Senin, 15 Oktober 2018 13:22

Pertimbangan Sarana, TC Digelar di Samarinda

Ingin mencatatkan sejarah, kontingen senam Berau optimistis mampu membawa pulang minimal dua medali…

Senin, 15 Oktober 2018 13:20

DKPP Sebut Belum Jadi Laporan

TANJUNG REDEB – Informasi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:45

Saksi Adief Tak Hadir di Sidang

TANJUNG REDEB - Proses gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PT Tirta Segah Adief…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:44

Posko Masih Terima Bantuan

JELANG keberangkatan menuju Sulawesi Tengah untuk membawa berbagai bantuan dari masyarakat Berau, Posko…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42

Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:41

Jangan Takut Lapor Jika Dirugikan

TANJUNG REDEB - Bukan hanya di Kabupaten Berau, laporan Partai Perindo terhadap oknum komisioner Komisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .