MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 25 April 2018 00:09
Bupati Juga Kecewa, Penghapusan Proyek Rel Kereta Api Kaltim dari PSN
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram, mengaku kecewa dengan penghapusan proyek rel kereta api di Kaltim dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurutnya, penghapusan oleh Kementerian Perhubungan tersebut bakal memperlambat proses pemenuhan infrastruktur di Kaltim. “Saya sebagai bupati sebenarnya mengharapkan hal itu bisa terwujud. Tentu pembatalan itu sesuatu yang mengecewakan,” ungkapnya saat diwawancara baru-baru ini.

"Apalagi Pak Gubernur sudah mengirim mahasiswa Kaltim untuk belajar perkeretaapian ke luar negeri," sambungnya.

Padahal diyakini Muharram, keberadaan jalur kereta api akan memberikan nilai tambah untuk Kaltim, guna membantu pengembangan perekonomian Kaltim, termasuk di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau. Khususnya dalam mempercepat sirkulasi barang dan jasa.

“Kalau batal, berarti terjadi perlambatan pemenuhan infrastruktur. Tapi namanya barang belum ada dan tiba-tiba batal, tentu tidak terlihat dampaknya,” jelas mantan anggota DPRD Kaltim ini.

Walau demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk memaksa pihak kementerian untuk berubah pikiran.

“Penghapusan itu kan dilakukan pemerintah pusat, jadi kita ikut aja. Apalagi selama ini kami hanya dengar informasi soal wacana itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menghapus proyek pembangunan kereta api Kalimantan dari PSN. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berdalih, proyek yang nantinya menghubungkan semua provinsi di Kalimantan dengan kereta api itu tak kunjung dilirik investor.

Pengamat ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman (Unmul) Aji Sofyan Effendi berpendapat, pencoretan tersebut tak terlalu berdampak dari sisi ekonomi. “Toh, kita enggak bisa membandingkan ada dampak atau tidak, lantaran infrastrukturnya belum pernah dibangun di Kaltim,” ujarnya.

Hanya, dia mempertanyakan alasan proyek prestisius itu dibatalkan, selain dalih tak dilirik investor. Kalau kerja sama Pemprov Kaltim dan Russian Railways jelas bentuknya business to business, dia melihat bahwa pusat masih berorientasi dengan untung-rugi. “Secara tak langsung, pusat melihat Kalimantan belum bisa memberi profit tinggi,” jelasnya.

Menurut dia, pemerintah pusat jangan hanya berorientasi bisnis. Ada tanggung jawab negara untuk memikirkan pelayanan publik, memperlancar arus transportasi daerah yang terisolasi, serta memperkuat produksi. “Ada tujuan lain yang mesti dilihat dengan adanya kereta api di luar Pulau Jawa,” sebutnya. Sofyan Effendi melihat orientasi pembangunan masih terkonsentrasi di Jawa.

Bahkan salah satu media nasional menyebut hal itu dikarenakan anjloknya harga batu bara dalam beberapa tahun terakhir, hingga membuat investor yang akan membangun proyek tersebut menahan keinginannya. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:33

Qiraat Mujawwad Remaja Terbaik, Hadiah untuk Modal Kuliah

Sukses mengharumkan nama Berau di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Kalimantan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…

Kamis, 24 Mei 2018 14:21

Nelayan Rakit Bom di Laut

TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek…

Rabu, 23 Mei 2018 00:37

Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui.…

Rabu, 23 Mei 2018 00:28

Perusahaan dan Kapten Kapal Terancam Sanksi

TANJUNG REDEB – Persoalan nyaris tenggelamnya tongkang pembawa batu bara milik PT Rantaupanjang…

Rabu, 23 Mei 2018 00:27

Relokasi Sulit, Bupati Minta Redam Aroma Tak Sedap TPA

TANJUNG REDEB – Banyaknya keluhan masyarakat terkait keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)…

Rabu, 23 Mei 2018 00:26

Gerebek Sahur di Kediaman Bupati Berau Muharram

Gerebek sahur sudah menjadi agenda rutin Berau Post selama bulan Ramadan. Dan di Ramadan tahun ini,…

Rabu, 23 Mei 2018 00:25

Aniaya Anak, OF Dijemput Polisi

TANJUNG REDEB – Video penganiayaan yang diduga dilakukan seorang ibu kepada anak kandungnya, viral…

Selasa, 22 Mei 2018 14:24
BREAKING NEWS

Video Pukul Anak Viral, Si Ibu Berhasil Diamankan. Ini Penyebabnya

TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau dibuat heboh dengan viralnya video penyiksaan balita oleh wanita yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .