MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 25 April 2018 00:09
Bupati Juga Kecewa, Penghapusan Proyek Rel Kereta Api Kaltim dari PSN
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram, mengaku kecewa dengan penghapusan proyek rel kereta api di Kaltim dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurutnya, penghapusan oleh Kementerian Perhubungan tersebut bakal memperlambat proses pemenuhan infrastruktur di Kaltim. “Saya sebagai bupati sebenarnya mengharapkan hal itu bisa terwujud. Tentu pembatalan itu sesuatu yang mengecewakan,” ungkapnya saat diwawancara baru-baru ini.

"Apalagi Pak Gubernur sudah mengirim mahasiswa Kaltim untuk belajar perkeretaapian ke luar negeri," sambungnya.

Padahal diyakini Muharram, keberadaan jalur kereta api akan memberikan nilai tambah untuk Kaltim, guna membantu pengembangan perekonomian Kaltim, termasuk di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau. Khususnya dalam mempercepat sirkulasi barang dan jasa.

“Kalau batal, berarti terjadi perlambatan pemenuhan infrastruktur. Tapi namanya barang belum ada dan tiba-tiba batal, tentu tidak terlihat dampaknya,” jelas mantan anggota DPRD Kaltim ini.

Walau demikian, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk memaksa pihak kementerian untuk berubah pikiran.

“Penghapusan itu kan dilakukan pemerintah pusat, jadi kita ikut aja. Apalagi selama ini kami hanya dengar informasi soal wacana itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menghapus proyek pembangunan kereta api Kalimantan dari PSN. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berdalih, proyek yang nantinya menghubungkan semua provinsi di Kalimantan dengan kereta api itu tak kunjung dilirik investor.

Pengamat ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mulawarman (Unmul) Aji Sofyan Effendi berpendapat, pencoretan tersebut tak terlalu berdampak dari sisi ekonomi. “Toh, kita enggak bisa membandingkan ada dampak atau tidak, lantaran infrastrukturnya belum pernah dibangun di Kaltim,” ujarnya.

Hanya, dia mempertanyakan alasan proyek prestisius itu dibatalkan, selain dalih tak dilirik investor. Kalau kerja sama Pemprov Kaltim dan Russian Railways jelas bentuknya business to business, dia melihat bahwa pusat masih berorientasi dengan untung-rugi. “Secara tak langsung, pusat melihat Kalimantan belum bisa memberi profit tinggi,” jelasnya.

Menurut dia, pemerintah pusat jangan hanya berorientasi bisnis. Ada tanggung jawab negara untuk memikirkan pelayanan publik, memperlancar arus transportasi daerah yang terisolasi, serta memperkuat produksi. “Ada tujuan lain yang mesti dilihat dengan adanya kereta api di luar Pulau Jawa,” sebutnya. Sofyan Effendi melihat orientasi pembangunan masih terkonsentrasi di Jawa.

Bahkan salah satu media nasional menyebut hal itu dikarenakan anjloknya harga batu bara dalam beberapa tahun terakhir, hingga membuat investor yang akan membangun proyek tersebut menahan keinginannya. (sam/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…

Senin, 21 Januari 2019 14:16

Kerugian Negara Capai Rp 149 Juta

TANJUNG REDEB – Walau sudah mendapatkan angka kerugian negara berdasarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*