MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Senin, 07 Mei 2018 11:18
“Ya Allah, muliakan dan bahagiakanlah Pak Jokowi.”
Oleh: Endro S Efendi

PROKAL.CO, SAAT membaca kalimat doa di atas, bagaimana tanggapan Anda? Ingat, respons Anda yang paling pertama sangatlah menentukan. Jika Anda mengaminkan doa di atas, maka yakinlah doa itu akan kembali kepada siapa saja yang mengaminkannya. Sebaliknya, jika ada yang mencibir atau sinis dengan doa itu, maka juga akan kembali kepada mereka yang mencibir atau sinis. Lagi-lagi, semua respons itu akan kembali pada diri sendiri.

Tentu, judul di atas tak ada kaitannya dengan saya mendukung atau tidak mendukung Pak Jokowi sebagai presiden negara ini. Ini sama sekali tak ada kaitannya dengan politik. Tulisan ini sengaja saya buat sebagai bahan latihan untuk diri saya sendiri, bagaimana respons saya pertama kali membaca judul-judul sejenis tulisan ini.

Lantas, bagaimana jika sahabat semua membaca judul berita, “Antrean BBM Semakin Panjang” atau “Harga BBM Kembali Naik”. Jujur, bagaimana respons Anda? Positif atau kurang positif dalam menyikapinya? Lagi-lagi, respons pertama itulah yang menentukan.

Merespons segala sesuatu secara positif sejak kejadian awal. Itulah salah satu poin penting yang diajarkan dalam Private Training Rahasia Magnet Rezeki di Econection, Mega Bekasi Hypermall, Sabtu (5/5).

Dua Certified Trainer Magnet Rezeki (CTMR) masing-masing Arief BAR dan dr Chrysanti membeber semua rahasia bagaimana menarik rezeki dengan mudah dan nyaman, berdasarkan ilmu dari buku laris Rahasia Magnet Rezeki yang ditulis ustaz Nasrullah.

Arief menjelaskan, Allah menciptakan manusia sejatinya untuk dimuliakan dan dimanjakan. Lantas kenapa ada yang belum berhasil atau belum mendapatkan yang diharapkan? Salah satu penyebabnya adalah karena begitu banyak perisai yakni dosa yang ada pada diri masing-masing manusia. Itu sebabnya, jika ingin dimanjakan dan dimuliakan oleh Allah, hal yang perlu dilakukan adalah berhenti berbuat dosa, dengan bertaubat. “Jangan hanya berpikir pada dosa besar, justru yang membahayakan itu dosa-dosa kecil, yang ketika dibiarkan akan terus bertumpuk,” sebut Arief.

Begitu pula dr Chrysanti yang mengilustrasikan permen ketika Allah memberikan rezeki. “Ketika bapak ibu saya berikan permen dalam kondisi sudah terbuka, apakah ada yang mau?” tanyanya. Tentu saja peserta menjawab tidak mau. Lalu bagaimana jika diberikan permen dalam kondisi masih terbungkus? Tentu saja mau. Padahal, ketika permen sudah diberikan, bungkusnya tetap saja harus dibuka sebelum dimakan. Lantas kenapa ketika diberikan permen dalam kondisi sudah terbuka tidak mau?

“Itulah cara Allah memberikan rezeki. Terkadang Allah memberi rezeki bersama bungkusnya. Tugas kita membuka bungkusnya itu, supaya rezekinya bisa kita nikmati,” urainya.

Sehingga, ketika menghadapi persoalan yang dirasa tidak ringan, perlu dipahamkan dalam diri sendiri, boleh jadi itu adalah bungkusnya. Jika bungkusnya bisa dilalui dengan mudah dan nyaman, maka rezeki akan datang dengan sendirinya dengan mudah dan berlimpah, sesuai dengan yang diharapkan.

Selain diberikan pemahaman bagaimana berpikir positif, berperasaan positif, hingga motivasi yang positif, terakhir peserta seminar juga diajak untuk praktik garpu tala. Teknik garpu tala adalah teknik dahsyat yakni berkomunikasi langsung dengan Allah melalui media Alquran.

“Adukan saja dan meminta jawaban atas setiap persoalan kepada Allah. Allah pasti punya jawabannya. Jangan mengadu kepada manusia,” ujar Arief. Benar saja, usai teknik garpu tala dipraktikkan, hampir semua peserta mendapatkan solusi hingga jawaban dari Allah, melalui Alquran yang dibawa oleh masing-masing peserta.

Nah, kembali pada kalimat paling awal atas tulisan ini. Bagaimana tanggapan sahabat semua setelah membaca doa itu? Saya yakin sahabat sudah bisa merespons doa itu dengan tepat. Semoga para pembaca semua, juga selalu dimuliakan dan dibahagiakan oleh Allah. Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (*/udi)

*) Direktur Utama Berau Post


BACA JUGA

Sabtu, 17 Maret 2018 00:23

Meneropong Visi dan Misi Calon Kepala Daerah

TAHUN 2018 sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan Pemilu kepala daerah secara serentak. Di Kalimantan…

Kamis, 15 Maret 2018 11:09

Surabaya Pertama, Bali Berikutnya

SAYA penasaran dengan kepeloporan Surabaya di bidang persewaan sepeda listrik Migo. Sambil menjemput…

Rabu, 14 Maret 2018 12:37

KAPITALISME LEWAT NARKOBA

AKHIR-akhir ini hangat di media pemberitaan terkait impor berton-ton sabu-sabu ke Indonesia. Tidak salah-salah,…

Selasa, 13 Maret 2018 13:01

Apa Kabar RS Baznas?

DALAM Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata "Rumah Sakit/RS" didefinisikan sebagi 1) Gedung tempat…

Selasa, 13 Maret 2018 12:49

Tak Cukup Hanya Terpesona

ORANG awam akan bertanya: mengapa pembangkit listrik tenaga angin itu dibangun di daerah yang sudah…

Senin, 12 Maret 2018 10:50

TAKING OWNERSHIP

ADA perubahan paradigma dari dunia usaha dalam mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap…

Senin, 12 Maret 2018 10:37

Kepastian yang Tidak Pasti

KALAU Anda bisa paham tulisan seri 4 ini, kecerdasan Anda pasti di atas rata-rata. Inilah bagian yang…

Minggu, 11 Maret 2018 00:14

Tebak-tebakan Tak Berhadiah

SAYA lagi bertaruh dengan beberapa aktivis green energy. Tentang berapa banyak pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 03 Maret 2018 11:28

Menebus Dosa Proyek Raksasa

PERSAHABATAN saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara. Robert…

Selasa, 27 Februari 2018 10:52

Tujuh Bulan di Lemhannas, Sanggupkah?

SUDAH satu minggu, saya harus beradaptasi dengan hal baru. Orang baru, suasana baru, juga ilmu baru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .