MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 08 Mei 2018 00:17
Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Turun
KEBUTUHAN POKOK: Harga kebutuhan pokok di Pasar Sanggam Adji Dilayas masih relatif stabil.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Menjelang Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau belum mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan harga bawang putih dan bawang merah cenderung turun.

Salah seorang pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Diyah mengatakan harga bawang merah saat ini berkisar Rp 40 ribu per kilogram (kg) dan dua hari lalu berkisar Rp 45 ribu per kg. Sementara bawang putih saat ini, berkisar Rp 30 ribu per kg dan sebelumnya Rp 35 ribu per kg.

"Bawang merah dan bawang putih sekarang harganya lagi turun dan untuk bawang putih biasanya pedagang datangkan dari Samarinda. Bawang merah didatangkan dari Sulawesi," ujarnya kepada Berau Post, Jumat (4/5) lalu.

Lanjutnya, ketersediaan bawang merah dan bawang putih dari distributor berjalan lancar sehingga harga cukup stabil, namun jika ketersediaan kurang tentunya berimbas pada harga yang melonjak.

Sementara itu, pedagang lain, Zainuddin mengungkapkan untuk sembako yang lainnya, seperti cabai, bumbu dapur dan yang lainnya relatif stabil. Hanya, kenaikan ini diperkirakan tidak berlangsung lama.

"Cabai tiung sekarang naik berkisar Rp 60 ribu per kg jika beberapa hari lalu berkisar Rp 50, untuk jenis cabai keriting sekitar 50 ribu per kg dan cabai merah besar berkisar Rp 60 per kg," sebutnya.

Kenaikan harga juga terpantau terjadi pada daun kol dan tomat. Hanya, kenaikan keduanya tidak begitu signifikan. Untuk daun kol dan tomat kini berkisar Rp 12 ribu per kg, sebelumnya Rp 10 ribu.

Menurutnya, kenaikan harga sembako memang tidak bisa diprediksi. Sebab, satu hari bisa naik, hari berikutnya bisa turun.

“Pedagang tentunya hanya mengikuti harga pasar, apalagi momen Ramadan seperti halnya tahun lalu harga beberapa bahan pokok ikut melonjak kami berharap setidaknya harga stabil, sehingga pembeli maupun penjual sama-sama diuntungkan," pungkasnya. (*/nar/app)


BACA JUGA

Selasa, 08 Mei 2018 00:19

Buat Standarisasi Tambak Udang

TANJUNG REDEB – Kualitas budidaya perikanan di Kabupaten Berau terus ditingkatkan. Salah satunya…

Senin, 07 Mei 2018 11:42

Petani Dilema, Pemasaran Sulit dan Rendahnya Harga Jual

TALISAYAN – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kampung di Kecamatan Talisayan, dalam memenuhi…

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .