MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 08 Mei 2018 00:19
Buat Standarisasi Tambak Udang
Yunda Zuliarsih

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kualitas budidaya perikanan di Kabupaten Berau terus ditingkatkan. Salah satunya melalui program Standarisasi Budidaya Tambak Udang Menuju Berau Centra Mariculture (Sang Ratu).

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih mengatakan, program Sang Ratu dibuat melalui anggaran perubahan, dengan melibatkan stakeholder terkait untuk membuat suatu standarisasi budidaya tambak udang yang dituangkan dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 44 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Budidaya Perikanan di Kabupaten Berau.

"Saat ini kami telah menysusun tim untuk monitoring budidaya perikanan di Kabupaten Berau yang terdiri dari stakeholder terkait dan masyarakat," katanya kepada Berau Post, Jumat (4/5) lalu.

Yunda menjelaskan, standarisasi budidaya tambak udang dibutuhkan agar dalam pelaksanaannya budidaya tambak udang dilakukan dengan baik dan benar. Berwawasan lingkungan termasuk mengembangkan benih unggul, penggunaan pakan, hingga menggunakan teknologi yang digunakan serta pembukaan dan perlakuan terhadap lahan tambak.

"Project dari program tersebut dilaksanakan di Kampung Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur bahkan sebelumnya telah dilakukan verifikasi terhadap tambak udang di kampung tersebut. Dukungan yang diberikan pemerintah daerah juga memberikan bantuan berupa sarana produksi perikanan untuk budidaya udang galah," ungkapnya.

Lanjutnya, ini pertama kalinya dan baru dilaksanakan di Pulau Besing. Terpilihnya di kampung tersebut merupakan proyek tambak semi insentif yang satu-satunya di Kalimantan Timur dan kedepannya kami akan merangkul masyarakat untuk kegiatan tersebut minimal tradisional plus.

“Sang ratu merupakan bentuk inovasi yang dulunya masyarakat melakukan budidaya secara tradisional penuh, kedepannya kami mengupayakan dalam tradisional plus dan kalau bisa ke semi intensif," sambungnya.

Menurutnya, Berau memiliki potensi sangat besar dalam bidang budidaya perikanan. Bahkan Berau menjadi penghasil udang windu terbesar di Kalimantan Timur. Potensi tersebut akan diupayakan dimaksimalkan salah satunya melalui program sang ratu.

"Selain itu, program sang ratu juga ditampilkan sebagai inovasi budidaya perikanan. Selain itu inovasi tersebut juga ditampilkan dalam bentuk presentasi dan video secara regional Kalimantan oleh Dinas Perikanan Berau," tuturnya.

Dari standarisasi tersebut, dirinya berharap dapat menjadi pedoman bagi para pembudidaya dalam melakukan kegiatan produksi dan menjadikan Kabupaten Berau sebagai sentra budidaya tambak udang.

”Dengan ini kami berharap pembudidaya tradisional di Kabupaten Berau lebih tinggi. Karena kita ketahui selama ini Berau memang terkenal dengan udang jenis windu,” pungkasnya. (*/nar/app)


BACA JUGA

Selasa, 08 Mei 2018 00:17

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Turun

TANJUNG REDEB - Menjelang Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau belum mengalami…

Senin, 07 Mei 2018 11:42

Petani Dilema, Pemasaran Sulit dan Rendahnya Harga Jual

TALISAYAN – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kampung di Kecamatan Talisayan, dalam memenuhi…

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .