MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 08 Mei 2018 00:29
Pelayanan Kesehatan Bakal Membaik

Ketua DPRD Sambut Positif Rencana Pertamina Bangun Rumah Sakit

Syarifatul Syadiah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sambutan positif terkait rencana PT Pertamina membangun rumah sakit di Bumi Batiwakkal, datang dari legislatif.

Ditegaskan Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, Kabupaten Berau memang sudah membutuhkan rumah sakit baru, di tengah banyaknya keluhan masyarakat terhadap kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai selama ini, khususnya terkait minimnya jumlah ruang perawatan. 

“Saya secara pribadi dan tentunya teman-teman di DPRD insyallah setuju dan sangat mendukung rencana pembangunan rumah sakit oleh Pertamina. Kami ingin seluruh masyarakat bisa terlayani kesehatannya sebaik mungkin," ujarnya kepada Berau Post kemarin (7/5).

Dijelaskannya, rencana Pertamina membangun rumah sakit di Berau, seperti membantu pemkab merealisasikan rencana pembangunan rumah sakit baru yang dicanangkan sejak beberapa tahun lalu. Ya, selain kondisi keuangan daerah yang masih terbatas hingga saat ini, persoalan lahan juga menjadi masalah yang belum terselesaikan sehingga Pemkab Berau belum merealisasikan pembangunan rumah sakit baru.

“Walau sudah ada dana sekitar Rp 5 miliar yang dikucurkan untuk perencanaan, tapi mau bagaimana lagi. Sekarang kita bicara yang ada di depan mata, enggak usah flashback demi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar perempuan yang akrab disapa Sari.

Selain mendukung rencana pembangunan rumah sakit oleh Pertamina, politikus Partai Golkar ini juga meminta Pemkab Berau merealisasikan rencana pembangunan Rumah Sehat. Seperti diketahui, Pemkab Berau bersama Berau Coal dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau, sudah meneken memorandum of understanding (MoU) untuk membangun Rumah Sehat sejak tahun lalu. 

Pembangunannya juga tidak membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau, karena ditanggung PT Berau Coal untuk pembangunan fisiknya, dan pihak Baznas Berau yang akan menjalankan operasionalnya.

“Ini bakalan sangat membantu masyarakat, khususnya masyarakat tidak mampu agar bisa mendapat pelayanan kesehatan yang baik, yang selama ini tidak bisa menjangkau pelayanan di rumah sakit,” jelasnya.

Menurutnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang ada di Bumi Batiwakkal, semakin baik untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pasalnya, ujar dia, akan muncul persaingan sehat dalam pemberian layanan kesehatan dan masyarakat punya pilihan dalam menggunakan fasilitas kesehatan.

“Masyarakat tidak harus dirujuk ke luar daerah lagi karena sudah ada tempat pelayanan kesehatan yang representatif di Berau. Jadi kami minta segera saja ditentukan lahannya (lokasi pembangunan rumah sakit, red) supaya bisa segera dilaksanakan. Apalagi ini memang tidak membebani APBD," pungkasnya.

Kemarin diberitakan, manajemen Rumah Sakit Pertamina menunjukkan keseriusannya untuk membangun rumah sakit di Bumi Batiwakkal.

Pada Minggu (6/5), manajemen Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dipimpin Direktur Utama RSPB Syamsul Bahri, melakukan survei kelayakan lokasi rencana pembangunan rumah sakit. Walau tak merinci lokasi mana saja yang disurvei, Syamsul yang didampingi Wakil Direktur Medik MN Khairuddin dan Wakil Direktur Keuangan Sihono, menyebut ada tujuh lokasi yang ditinjau.

Ditemui di salah satu rumah makan di Jalan AKB Sanipah II, Syamsul mengaku tak mau buang-buang waktu untuk memantapkan rencana pembangunan rumah sakit di Berau. Menurutnya, dari tujuh lokasi yang disurvei, seluruhnya dinilai layak untuk pembangunan rumah sakit. Tentu dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tapi, untuk menentukan lokasi pembangunannya nanti, pihaknya menyerahkan keputusan tersebut kepada tim dari Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta. “Yang pasti, masukan atau usulan dari pemerintah daerah akan jadi pertimbangan tim untuk menentukan lokasinya nanti,” katanya.

Dijelaskannya, ada beberapa hal mendasar yang harus dipenuhi sebelum menentukan lokasi pembangunan sebuah rumah sakit. Seperti luasan lahan, akses, hingga mempertimbangkan rencana pengembangan pembangunan yang dicanangkan pemerintah daerah.

“Sementara masih disiapkan analisisnya, insyallah dalam waktu dekat kita sudah mulai,” katanya.

Syamsul memberi bocoran, rencananya rumah sakit yang akan dibangun dengan tipe C dengan kapasitas sekitar 200 tempat tidur. Walau bertipe C, tapi pelayanan maupun fasilitas yang akan disediakan, dipastikan tidak kalah dengan rumah sakit bertipe B.

Pemilihan tipe C juga bukan tanpa alasan. Sebab, pembangunan rumah sakit yang nantinya, untuk melayani masyarakat yang menjadi peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab, regulasi penggunaan BPJS Kesehatan mengharuskan pasien untuk berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) tipe C. 

“Sesuai regulasinya, peserta BPJS harus dirawat di rumah sakit tipe C, tidak bisa langsung ke tipe B. Namun jika layanan penanganan kesehatan yang dibutuhkan tidak tersedia di rumah sakit tipe C, baru dirujuk ke tipe B. Tidak bisa langsung,” jelasnya.

Sedangkan untuk pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) rumah sakit nantinya, pihaknya berkomitmen memanfaatkan SDM lokal. “Tentu akan ada pelatihan dari kami (Pertamina) supaya tenaga kesehatannya nanti bisa memenuhi standar yang ada di Pertamina,” terang Syamsul. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 13:31

Butuh Makan, Fadly Nekat Ngaku Polisi

TANJUNG REDEB – Mengaku sebagai oknum Polisi dari Polda Kaltim,…

Kamis, 24 Januari 2019 13:29

Perampokan Sarang Walet Mulai Marak

BIDUKBIDUK – Perampokan sarang burung rumahan di wilayah pesisir selatan cukup…

Kamis, 24 Januari 2019 13:24

Kakam Harus Lebih Hati-Hati, Wabup Imbau Cabut Izin Garapan di KBK

TANJUNG REDEB – Satu per satu kepala kampung di Bumi…

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*